alexametrics

Erick Thohir: Vaksin Mandiri Bukan Prioritas

Dwi Bowo Raharjo | Mohammad Fadil Djailani
Erick Thohir: Vaksin Mandiri Bukan Prioritas
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin berjalan keluar dari pintu belakang Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Rabu (7/7/2020). [ANTARA FOTO/Adam Bariq]

Erick mengatakan vaksin gratis adalah prioritas yang diutamakan pemerintah.

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan fokus pemerintah saat ini memberikan vaksinasi Covid-19 secara gratis kepada masayarakat.

Terkait dengan usulan adanya vaksinasi mandiri, Erick menyebut bukan prioritas pemerintah saat ini.

"Tentu vaksin mandiri bukan prioritas, vaksin gratis adalah prioritas yang diutamakan," kata Erick dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (20/1/2021).

Erick pun memahami adanya usulan vaksinasi mandiri ini, tapi ada aturan yang harus dipenuhi terlebih dahulu jika kalangan swasta ini melakukan vaksinasi mandiri.

Baca Juga: Hari Ini, 4 Dokter di Balikpapan Kena Covid, Kasus Harian Tambah 101 Pasien

"Satu vaksinnya berbeda jenis, jadi supaya yang gratis dan mandiri tidak tercampur. Jadi merek vaksinnya berbeda. Yang kedua juga utamakan vaksin gratis," kata dia.

"Jadi vaksin gratis harus berjalan 1-2 bulan ke depan. Baru nanti kalau ada untuk yang mandiri setelah itu, itu yang kami dapatkan dari diskusi-diskusi kemarin," Erick menambahkan.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemerintah akan membuka opsi vaksinasi Covid-19 secara mandiri oleh perusahaan kepada karyawannya.

Perusahaan akan diizinkan membeli vaksin sendiri dari produsen vaksin Covid-19.

Syaratnya, vaksin tersebut harus sesuai dengan yang diiizinkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Baca Juga: Studi: Infeksi Covid-19 Awal Hanya Memberi Sedikit Perlindungan

Komentar