Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 26 Februari 2026 | 00:05 WIB
Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026
Menteri PKP Maruarar Sirait (kiri) menyatakan 133.000 rumah subsidi akan diresmikan Presiden Prabowo di Jawa Tengah dan Jawa Timur tahun ini. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]
baca 10 detik
  • Menteri PKP Maruarar Sirait menyatakan 133.000 rumah subsidi akan diresmikan Presiden Prabowo di Jawa Tengah dan Jawa Timur tahun ini.
  • Peresmian 62.000 unit di Jawa Tengah dijadwalkan Juli, disusul 71.000 unit di Jawa Timur pada Desember 2026.
  • Kementerian PKP juga akan melakukan peletakan batu pertama 140.000 unit rumah susun di Meikarta dalam waktu dekat.

Suara.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menyebut sebanyak 133.000 unit rumah subsidi bakal berdiri di kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur pada tahun ini. Nantinya, Presiden Prabowo Subianto yang akan meresmikannya setelah bangunan siap dihuni.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan penyerahan kunci rumah subsidi dalam jumlah besar di Jawa Tengah dan Jawa Timur tahun ini. Totalnya mencapai 133 ribu unit rumah yang akan diresmikan secara bertahap sepanjang 2026.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait alias Ara mengatakan agenda pertama dijadwalkan berlangsung di Jawa Tengah pada pertengahan tahun.

"Bulan Juli, kami sudah mengundang Bapak Presiden (Prabowo Subianto) untuk hadir di tempatnya Pak Gubernur Jawa Tengah, Pak Luthfi, di Batang untuk (meresmikan) 62.000 (rumah subsidi)," ujar Ara saat rapat bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).

Setelah itu, peresmian 71 ribu unit rumah subsidi akan digelar di Jawa Timur pada akhir tahun.

"Kemudian, bulan Desember tahun ini, kita akan undang (Prabowo) ke Jawa Timur tempatnya (Gubernur Jawa Timur) Ibu Khofifah, (meresmikan) 71.000 (rumah subsidi)," lanjut dia.

Ara mengatakan, peresmian rumah subsidi tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap hunian terjangkau melalui skema KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Ia mengingatkan tahun lalu Presiden juga telah meresmikan penyerahan kunci rumah subsidi dalam jumlah besar di sejumlah daerah.

Pada 2025, penyerahan kunci rumah subsidi dilakukan di Bogor, Jawa Barat, sebanyak 26 ribu unit. Selain itu, peresmian juga dilakukan di Serang, Banten, untuk sekitar 50 ribu unit rumah.
Ara mengklaim capaian tersebut menjadi rekor nasional dalam sejarah penyerahan rumah subsidi.

baca juga

"Jadi, tahun lalu adalah rekor terbesar rumah subsidi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Nah, kita akan mengembangkan tahun ini supaya lebih memecahkan rekor lagi," ucap Ara.

Selain agenda peresmian rumah subsidi, Kementerian PKP juga menyiapkan proyek hunian skala besar di Jawa Barat. Ara menyebut pihaknya akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah susun di kawasan Meikarta dalam waktu dekat.

"Saya tanggal 8 Maret, paling lama, datang ke Meikarta untuk melakukan groundbreaking untuk sekitar 140.000 unit. Ya, kita sudah siapkan 30 hektare, tanahnya itu hibah," tutur Ara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Bisa Cuma Andalkan APBN, Menteri PKP Maruarar Sirait Tagih Kolaborasi Daerah dan Swasta

Tak Bisa Cuma Andalkan APBN, Menteri PKP Maruarar Sirait Tagih Kolaborasi Daerah dan Swasta

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 19:32 WIB

Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan

Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 21:16 WIB

Punya 42 Tower, Meikarta Bakal Jadi Rusun Subsidi Terbesar di Indonesia

Punya 42 Tower, Meikarta Bakal Jadi Rusun Subsidi Terbesar di Indonesia

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 08:35 WIB

Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!

Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 19:33 WIB

Meikarta Jadi Rusun Subsidi, KPK Buka Suara: Unit Kami Sita?

Meikarta Jadi Rusun Subsidi, KPK Buka Suara: Unit Kami Sita?

News | Minggu, 18 Januari 2026 | 13:30 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

×