Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pemerintah Sudah Bayar Rp 633 Miliar, Lunasi 3 Juta Dosis Vaksin Sinovac

Chandra Iswinarno | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 27 Januari 2021 | 20:19 WIB
Pemerintah Sudah Bayar Rp 633 Miliar, Lunasi 3 Juta Dosis Vaksin Sinovac
Vaksin Sinovac dalam bentuk curah yang dikemas dalam kemasan berpendingin khsusus sebelum dikirimkan ke Indonesia. (ANTARA/HO-KBRI Beijing/mii)

Suara.com - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan sudah membayar lunas 3 juta dosis Vaksin Sinovac yang telah sampai di Indonesia pada akhir tahun lalu.

Total jumlah yang dibayarkan pemerintah sekitar Rp 633,8 miliar kepada Sinovac Biotech Ltd.

"Tahun 2020 kemarin sudah anggarkan 3 juta vaksin sinovac sebesar Rp 633,8 miliar dibayarkan Desember lalu dan digunakan 2021," kata Sri Mulyani saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR secara virtual, Rabu (27/1/2021).

Lebih lanjut, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menambahkan, terkait anggaran pemerintah menyiapkan sedikitnya Rp 73 triliun untuk pengadaan vaksin dan program vaksinasi sepanjang tahun 2021.

Dalam kesempatan itu juga dirinya mengatakan saat ini harga sejumlah vaksin virus corona sudah mulai menunjukan kenaikannya.

Hal tersebut terjadi karena negara-negara kaya di dunia tak henti-hentinya memborong vaksin.

"Sudah mulai terjadi kenaikan harga vaksin karena negara-negara kaya memborong semuanya. Jadi, orang-orang kaya di negara kaya sudah mulai memborong sendiri," katanya.

Akibat banyak negara yang memborong vaksin, kata dia, tentu akan mempengaruhi target herd immunity yang dicanangkan pemerintah sendiri.

Lantaran, efikasi vaksin Covid-19 yang rendah imbas ketersedian vaksin yang kurang.

"Sasarannya itu kan adalah yang tidak memiliki komorbid, berusia 18 sampai 59 tahun dan jumlahnya harus mencapai herd immunity itu, dan itu bergantung dari efikasinya," imbuh dia.

Dengan demikian, kata dia, pemerintah menghitung ulang kebutuhan sembari melakukan realokasi dan refocusing anggaran kementerian/lembaga untuk menambah kekurangan dana pengadaan vaksin tersebut.

"Ini mungkin sesuatu yang sudah disampaikan WHO bahwa vaksinasi covid-19 ini bisa menjadi tragedi moral dunia," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bupati Bekasi Disuntik Vaksin Covid-19 Besok

Bupati Bekasi Disuntik Vaksin Covid-19 Besok

Bekaci | Rabu, 27 Januari 2021 | 19:06 WIB

2021: Penerimaan Negara Ditargetkan Rp1.743 Triliun

2021: Penerimaan Negara Ditargetkan Rp1.743 Triliun

Bisnis | Rabu, 27 Januari 2021 | 18:29 WIB

Distribusi Vaksin Sinovac di Bantul, Dinkes Targetkan Selesai Tiga Hari

Distribusi Vaksin Sinovac di Bantul, Dinkes Targetkan Selesai Tiga Hari

Jogja | Rabu, 27 Januari 2021 | 19:05 WIB

Terkini

Laba Bersih Melonjak 79 Persen, Seabank Bakal Luncurkan Debit Card Tahun Ini

Laba Bersih Melonjak 79 Persen, Seabank Bakal Luncurkan Debit Card Tahun Ini

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 17:42 WIB

Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya

Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 17:06 WIB

Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga

Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 15:33 WIB

Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik

Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 14:14 WIB

Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA

Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 10:12 WIB

Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?

Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 10:05 WIB

Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam

Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 08:49 WIB

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 18:19 WIB

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 17:08 WIB

Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya

Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 15:12 WIB