Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Masih Pandemi, Ini Tips Atur Keuangan Pribadi di 2021

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 28 Januari 2021 | 17:00 WIB
Masih Pandemi, Ini Tips Atur Keuangan Pribadi di 2021
Ilustrasi mengatur keuangan. (Dok : Kredivo).

Suara.com - Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia pada tahun 2020 lalu hingga sekarang, memang membuat perekonomian banyak orang terguncang.

Apalagi pada Januari ini angka penyebaran Covid-19 kian meningkat setiap harinya. Terpaksa pemerintah mengetatkan kembali PSBB khususnya di Jawa dan Bali dengan mengatur jam malam restoran, tempat hiburan hingga minimarket demi menghindari terjadinya kumpul-kumpul yang menyebabkan tingkat penularan Covid-19 semakin tinggi.

Melihat keadaan tahun 2021 seperti ini, mungkin sekarang sudah saatnya kita semua harus menyesuaikan resolusi dengan cara yang realistis. Jangan dulu berpikir bisa jalan-jalan ke luar negeri atau membeli sepatu incaran, toh virus masih berkeliaran di luar sana dan kita juga tidak bisa kemana-mana dengan sepatu atau baju baru yang dibeli.

Cukup dengan memiliki tubuh yang sehat, jauh dari virus Covid-19, tetap memiliki pekerjaan, memiliki dana darurat, serta hanya menggunakan pinjaman online cepat cair bayar bulanan untuk keperluan produktif saja, adalah resolusi yang paling dasar yang harus Anda wujudkan pada tahun 2021 ini. Intinya tubuh dan keuangan sama-sama sehat dan tidak ada masalah pada tahun ini.

Lalu, bicara soal keuangan yang sehat, Anda harus mengatur keuangan pribadi Anda dengan baik. Bagaimana caranya? Mari simak ulasan berikut:

1. Cek Kondisi Keuangan

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah, memeriksa kondisi keuangan Anda pada tahun 2020 kemarin. Dikarenakan efek pandemi membuat adanya kebutuhan-kebutuhan baru dan menghilangkan kebutuhan-kebutuhan lama, seperti internet, listrik dan PAM yang lebih sering digunakan pada saat pandemi dibanding sebelumnya dan dana malam kongkow di cafe serta dana transportasi yang berkurang ketika pandemi.

Kondisi tersebut tetap harus diperhitungkan mana pos anggaran yang harus didahulukan dan bisa dilakukan subsidi hilang. Yang memberatkan jika kehilangan sebagian penghasilan atau bahkan seluruh penghasilan karena efek PHK. Jika sudah demikian, resolusi utama yang lebih diutamakan adalah membangun kembali sumber penghasilan utama kemudian membuat strategi baru resolusi keuangan di tahun 2021. Paling tidak bisa berhasil survive di masa pandemi sudah yang terbaik.

2. Tentukan Tujuan Baru

baca juga

Seperti yang sudah dibicarakan di atas, bahwa tahun 2021 lebih baik mengatur ulang resolusi menjadi semakin realistis. Oleh karenanya, rencana liburan, membeli motor baru dan berbagai pengeluaran konsumtif lainnya harus ditunda atau disetop karena sudah tidak memungkinkan untuk dilanjutkan.

Dalam posisi demikian, buat dan atur ulang tujuan baru. Apa yang hendak dituju dengan penjabaran yang jelas. Misalnya punya dana darurat untuk 12 bulan atau investasi yang ditujukan untuk passive income jangka panjang sampai bisa menutupi sepertiga penghasilan adalah tujuan yang rasional di masa pandemi.

3. Dana Darurat jadi Prioritas

Jika Anda masih memiliki penghasilan pada tahun 2021 ini, maka bersyukurlah tidak menjadi satu dari banyaknya orang yang penghasilannya berkurang bahkan tidak memiliki penghasilan sama sekali ketika pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia. Namun, meningkatnya jumlah pasien Covid-19 setiap harinya dan ketatnya PSBB saat ini, tidak menutup kemungkinan Anda juga bisa mengalami hal yang tidak terduga.

Jika sudah demikian, pintu utama yang bisa digunakan adalah dana darurat. Terutama jika karena kejadian tersebut membuat kita tidak bisa punya pemasukan atau penghasilan. Dana darurat inilah yang bisa digunakan sepanjang yang sudah disediakan.

Ibarat sebuah kendaraan yang punya satu ban serep harus langsung mencari tambal ban agar bisa memiliki cadangan lain sehingga tidak kesulitan atau kelimpungan saat terjadi bocor ban lain di perjalanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendapatan Anjlok, Ini Tips Mengatur Keuangan Anda Saat Pandemi Covid-19

Pendapatan Anjlok, Ini Tips Mengatur Keuangan Anda Saat Pandemi Covid-19

Jawa Tengah | Sabtu, 23 Januari 2021 | 11:50 WIB

Lebih Hemat saat Pandemi, Ini 5 Aplikasi Kelola Uang di Android

Lebih Hemat saat Pandemi, Ini 5 Aplikasi Kelola Uang di Android

Tekno | Rabu, 04 November 2020 | 19:37 WIB

Tantangan Para UKM Ekonomi Kreatif di Tengah Pandemi

Tantangan Para UKM Ekonomi Kreatif di Tengah Pandemi

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2020 | 17:23 WIB

Trik Anti Rugi Kredit HP Tanpa Uang Muka

Trik Anti Rugi Kredit HP Tanpa Uang Muka

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2020 | 20:17 WIB

Meningkatkan Daya Beli Masyarakat dengan Kemudahan Berkredit

Meningkatkan Daya Beli Masyarakat dengan Kemudahan Berkredit

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2020 | 17:35 WIB

Videografis: Cara Efektif Mengatur Keuangan saat Pandemi

Videografis: Cara Efektif Mengatur Keuangan saat Pandemi

Video | Selasa, 20 Oktober 2020 | 15:40 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×