Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Fakta tentang Eiger, Berawal dari Cihampelas Kini Mendunia

Rifan Aditya

Kamis, 28 Januari 2021 | 19:50 WIB
Fakta tentang Eiger, Berawal dari Cihampelas Kini Mendunia
Fakta tentang Eiger

Suara.com - Merek produk perlengkapan outdoor terkemuka, Eiger sedang menjadi perbincangan setelah melayangkan surat kepada seorang YouTuber yang mengulas produknya. Terlepas dari hal itu, kalian perlu tahu fakta tentang Eiger, produk lokal Indonesia yang kini mendunia. 

Bangga menggunakan produk Indonesia, jadi langkah sederhana dalam menaikkan tingkat pertumbuhan ekonomi nasional yang bisa dilakukan oleh semua orang. Produk-produk dalam negeri ini kini juga tak hanya sekedar ada, namun juga benar-benar berkualitas.

Contohnya adalah Eiger, nama besar di industri perlengkapan rekreasi luar ruang ini ternyata merupakan salah satu brand asli Indonesia. Fakta tentang Eiger sendiri sepertinya masih belum diketahui, selain tentu kualitas produknya yang bisa diandalkan.

1. Fakta tentang Eiger, Produk Asli Indonesia

Mungkin pengguna produk Eiger sendiri belum tentu paham bahwa produk berkualitas yang digunakannya adalah produk asli Indonesia. Eiger diciptakan pada tahun 1990 oleh  Ronny Lukito.

Riset produk dan strategi pemasaran yang tepat menempatkan produk Eiger sejajar dengan produk serupa dari sisi kualitas dan harga yang bersaing. Toko resmi Eiger sendiri dibuka pertama kali di Cihampelas, Bandung, pada tahun 1994 silam.

Hingga saat ini, produk-produk Eiger sendiri banyak menjadi pilihan pegiat olahraga dan aktivitas luar ruang yang berada di area tropis. Tidak hanya karena harganya yang bersaing, kualitas yang dimiliki juga tidak kalah dengan pabrikan luar negeri.

2. Terinspirasi dari Nama Gunung Di Swiss

Fakta tentang Eiger yang lain adalah latar belakang penamaan yang diberikan sang pemilik, Ronny Lukito. Eiger sendiri merupakan nama salah satu gunung di Swiss yang terkenal sulit ditaklukkan, dan memerlukan keahlian tinggi ketika mendakinya.

baca juga

Dari filosofi tersebut, produk Eiger kemudian dikembangkan agar dapat digunakan di berbagai medan sulit dan membantu pegiat aktivitas luar ruang untuk menaklukkan tantangan yang ditemuinya.

Eiger Flagship Store [Press Release]
Eiger Flagship Store [Press Release]

3. Diuji oleh Pakar Berpengalaman dan Proses yang Panjang

Kualitas dari produk Eiger sendiri tidak perlu diragukan lagi. Sebelum produknya dilepas ke pasar, pihak Eiger terlebih dahulu melakukan riset dan percobaan.

Hal ini didukung oleh para brand ambassador yang sekaligus berperan sebagai peneliti lapangan, untuk mencoba dan melakukan berbagai tes pada produk terbarunya. Serangkaian tes yang dilakukan adalah dengan menggunakan produk dummy turun secara langsung ke lapangan untuk diuji.

Setelah selesai melakukan kegiatan atau ekspedisi, kemudian brand ambassador ini akan memberikan masukan pada produk yang sudah digunakan. Kemudian, pihak Eiger akan melakukan perbaikan sesuai dengan masukan yang ada.

Tidak main-main, penelitian dan pengembangan produk bisa memakan waktu hingga lebih dari dua tahun sebelum secara resmi dilepaskan untuk dipasarkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Komplain Eiger ke YouTuber karena Review, Padahal Enggak Diendorse

Viral Komplain Eiger ke YouTuber karena Review, Padahal Enggak Diendorse

Lifestyle | Kamis, 28 Januari 2021 | 18:46 WIB

Polemik Surat Keberatan Eiger Viral, Fiersa Besari: Mengekang Kebebasan

Polemik Surat Keberatan Eiger Viral, Fiersa Besari: Mengekang Kebebasan

Banten | Kamis, 28 Januari 2021 | 17:58 WIB

Begini Review Youtuber yang Jadi Alasan Eiger Tidak Terima

Begini Review Youtuber yang Jadi Alasan Eiger Tidak Terima

Batam | Kamis, 28 Januari 2021 | 17:31 WIB

Terkini

Pengabdian Menjadi Nilai Ibadah, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci

Pengabdian Menjadi Nilai Ibadah, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:29 WIB

Daftar Saham HSC: Update BEI, Emiten Prajogo Pangestu Ikut Masuk List

Daftar Saham HSC: Update BEI, Emiten Prajogo Pangestu Ikut Masuk List

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:16 WIB

Purbaya: Prabowo Terus Pantau Kondisi Ekonomi RI, Diskusi Seminggu Sekali

Purbaya: Prabowo Terus Pantau Kondisi Ekonomi RI, Diskusi Seminggu Sekali

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:52 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:48 WIB

Harga Cabai Anjlok hingga 13%, Beras dan Daging Ayam Justru Kompak Naik

Harga Cabai Anjlok hingga 13%, Beras dan Daging Ayam Justru Kompak Naik

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:42 WIB

KAI Mulai Gunakan Biodiesel B50 secara Bertahap pada Lokomotif

KAI Mulai Gunakan Biodiesel B50 secara Bertahap pada Lokomotif

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:41 WIB

Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:18 WIB

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:05 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:59 WIB

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:15 WIB

×