Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

Presiden Jokowi Resmikan Bank Syariah Indonesia Hasil Merger 3 BUMN

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 01 Februari 2021 | 14:56 WIB
Presiden Jokowi Resmikan Bank Syariah Indonesia Hasil Merger 3 BUMN
Presiden Jokowi. [Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden]

Suara.com - Presiden Jokowi meresmikan terbentuknya Bank Syariah Indonesia (BSI). BSI ini terbentuk hasil merger dari tiga Bank Syariah, yaitu Bank Rakyat Indonesia Syariah, Bank Negara Indonesia Syariah, dan Bank Mandiri Syariah.

Menurut Jokowi, kehadiran Bank Syariah Indonesia ini sangat penting. Apalagi, Indonesia jadi negara dengan penduduk muslim terbesar.

Ia pun merasa senang dengan perkembangan ekonomi syariah Indonesia. Peringkat Indonesia terkait dengan ekonomi syariah terus naik.

"Alhamdulillah berdasarkan data the state of Global Islamic economy Indicator report, Sektor ekonomi syariah Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang berarti. Tahun 2018 ekonomi syariah Indonesia berada diperingkat ke 10 dunia, Tahun 2019 naik menjadi peringkat yang kelima dunia dan tahun 2020 Alhamdulillah ekonomi syariah Indonesia berada pada peringkat keempat dunia," ujar Jokowi dalam konferensi pers, Senin (1/2/2021).

Selain ekonomi syariah, Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengungkapkan, kinerja perbankan syariah juga menggembirakan. Bahkan, lanjutnya, kinerja perbankan syariah di atas perbankan konvensional.

"Satu ini urusan sisi aset. Sisi aset naek 10,97 persen secara tahunan, sementara bank konvensional naiknya 7,7 persen. Dari sisi dana pihak ketiga tumbuhnya 11,56 persen secara tahunan, sedikit juga di atas bank konvensional yang sebesar 11,49 persen. Kemudian dari sisi pembiayaan Tumbuh 9,42 persen secara tahunan, jauh lebih tinggi dari bank konvensional yang hanya tumbuh 0,55 persen," ungkapnya.

Dengan hasil ini, Jokowi merasa yakin bahwa ekonomi syariah bakal tumbuh cepat. Selain itu, tambahnya, ekonomi syariah bisa menjadi penopang perekonomian Indonesia.

"Saya menaruh harapan besar agar bank syariah Indonesia ini memberikan kontribusi besar dalam pengembangan ekonomi syariah yang mensejahterakan umat dan mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia," kata Mantan Walikota Solo ini.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi memaparkan, per Desember 2020 BSI memiliki aser sebesar Rp 240 triliun, pembiayaan Rp 157 triliun.

Kemudian, total dana DPK sebesar Rp 240 triliun dan modal inti Rp 22,6 triliun. Selain itu, BSI memliki lebih dari 1.200 kantor cabang dan 20 ribu karyawan.

"BSI akan jadi bank peringkat ke 7 di Indonesia berdasarkan total aset. tltugas kami bukan hanya gabungkan 3 bank ini. Bersamaan tranformasi, perbaikan proses bisnis, penguatan risk management, penguatan sumber daya insani dan teknologi digital," pungkas Hery.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diresmikan Hari Ini! Intip Fakta-fakta Bank Syariah Indonesia

Diresmikan Hari Ini! Intip Fakta-fakta Bank Syariah Indonesia

News | Senin, 01 Februari 2021 | 14:11 WIB

Iconomics Dorong Perkembangan Ekonomi Syariah Indonesia

Iconomics Dorong Perkembangan Ekonomi Syariah Indonesia

Bisnis | Senin, 01 Februari 2021 | 10:38 WIB

Apa Itu Wakaf Uang? Simak Penjelasan Hukumnya Berikut Ini

Apa Itu Wakaf Uang? Simak Penjelasan Hukumnya Berikut Ini

News | Jum'at, 29 Januari 2021 | 18:19 WIB

Terkini

Jelang Idul Adha, Emas Antam Turun Harga Jadi Rp 2,79 Juta/Gram

Jelang Idul Adha, Emas Antam Turun Harga Jadi Rp 2,79 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:56 WIB

Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM

Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:52 WIB

Harga Emas Naik Tajam Pagi Ini! Cek Harga Terbaru Antam, UBS, dan Galeri24

Harga Emas Naik Tajam Pagi Ini! Cek Harga Terbaru Antam, UBS, dan Galeri24

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:42 WIB

Aset Emas Dijual Massal, Harganya Terancam Turun?

Aset Emas Dijual Massal, Harganya Terancam Turun?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:33 WIB

IASC dan 9 Negara Bongkar 138 Ribu Kasus Penipuan Global, Kerugian Capai Rp13,2 Triliun

IASC dan 9 Negara Bongkar 138 Ribu Kasus Penipuan Global, Kerugian Capai Rp13,2 Triliun

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:20 WIB

Daftar Saham Paling Banyak Dijual Asing, Emiten Konglomerat Rontok!

Daftar Saham Paling Banyak Dijual Asing, Emiten Konglomerat Rontok!

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:07 WIB

Harga Minyak Turun ke USD 90-an Usai AS-Iran Beri Sinyal Gencatan Senjata Jangka Panjang

Harga Minyak Turun ke USD 90-an Usai AS-Iran Beri Sinyal Gencatan Senjata Jangka Panjang

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:54 WIB

Emiten CASH Bidik Pertumbuhan Bisnis Pembayaran Digital Nasional

Emiten CASH Bidik Pertumbuhan Bisnis Pembayaran Digital Nasional

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:33 WIB

IHSG Diproyeksi Melemah Hari Ini, Simak Level Support Kritis dan Rekomendasi Saham Analis

IHSG Diproyeksi Melemah Hari Ini, Simak Level Support Kritis dan Rekomendasi Saham Analis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:32 WIB

Satgas PASTI Hentikan Appeninc, VID, dan Sensenowai, Diduga Lakukan Penipuan Berkedok Investasi

Satgas PASTI Hentikan Appeninc, VID, dan Sensenowai, Diduga Lakukan Penipuan Berkedok Investasi

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:19 WIB