4 Faktor Ini Bisa Pengaruhi Target Pertumbuhan Ekonomi RI di 2021

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 08 Februari 2021 | 13:29 WIB
4 Faktor Ini Bisa Pengaruhi Target Pertumbuhan Ekonomi RI di 2021
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, tantangan ekonomi Indonesia pada tahun 2021 masih sangatlah luar biasa, mengingat pandemi virus corona atau Covid-19 masih ada.

Padahal kata dia, pemerintah mematok pertumbuhan ekonomi pada tahun ini berkisar 5 persen.

"Ada empat faktor yang akan mempengaruhi proyeksi pertumbuhan ekonomi di 2021," kata Suahasil dalam acara Indonesia Economic Outlook secara virtual, Senin (8/2/2021).

Salah satu yang utama adalah pandemi virus corona itu sendiri, inilah kata dia yang menjadi penentu utama kondisi ekonomi ke depan baik di tingkat global maupun dalam negeri.

"Penularan virus corona masih eskalatif baik secara global dan lokal," katanya.

Selain itu kedua, yang bisa mempengaruhi target ekonomi adalah soal program vaksinasi mulai berjalan.

Suahasil bilang, vaksinasi menjadi faktor positif menekan penularan dan pengembalian confidence masyarakat untuk kembali melakukan aktivitas ekonomi.

Ketiga, APBN 2021 ekspansif dan difokuskan untuk melanjutkan penanganan pandemi dan memperkuat pemulihan ekonomi melalui realokasi dan belanja produktif serta penguatan program PEN.

Keempat, implementasi reformasi struktural melalui aturan turunan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan pembentukan Indonesia Investment Authority (INA).

baca juga

Hal ini dapat mendorong ease of doing business, penciptaan lapangan kerja, dan memperkuat investasi pada periode pemulihan ekonomi.

Suahasil optimis, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini akan meroket hingga 5,5 persen, meskipun pandemi virus corona atau Covid-19 masih menghantui

Kepercayaan diri Suahasil mematok target tersebut lantaran telah sejalan dengan proyeksi yang dilakukan sejumlah lembaga ekonomi dunia.

"Pertumbuhan ekonomi akan meningkat pada kisaran 4,5-5,5 persen pada tahun 2021, sejalan dengan proyeksi lembaga internasional," kata Suahasil.

Momentum kebangkitan ekonomi pada tahun ini kata dia haruslah jadi pecutan utama setelah terkontraksi cukup hebat sepanjang tahun lalu.

"Pertumbuhan ekonomi pada 2020 minus 2,07 persen. Kita harus gunakan momen ini untuk 2021,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tumbuh Double Digit, Ini Rincian Kredit Mikro yang Disalurkan BRI pada 2020

Tumbuh Double Digit, Ini Rincian Kredit Mikro yang Disalurkan BRI pada 2020

Bisnis | Senin, 08 Februari 2021 | 10:29 WIB

Syarat dan Cara Daftar BPUM Rp 2,4 Juta Periode 2021, Segera Bisa Dicairkan

Syarat dan Cara Daftar BPUM Rp 2,4 Juta Periode 2021, Segera Bisa Dicairkan

News | Sabtu, 06 Februari 2021 | 18:26 WIB

Ekonomi 2020 Tumbuh Minus 2,07 Persen, Menteri Airlangga Bilang Mulai Pulih

Ekonomi 2020 Tumbuh Minus 2,07 Persen, Menteri Airlangga Bilang Mulai Pulih

Bisnis | Jum'at, 05 Februari 2021 | 21:15 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×