Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Harga Minyak Dunia Naik 9 Hari Berturut-turut

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 11 Februari 2021 | 07:24 WIB
Harga Minyak Dunia Naik 9 Hari Berturut-turut
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia menguat pada perdagangan Rabu kemarin, memperpanjang reli untuk hari kesembilan, kenaikan beruntun terpanjang dalam dua tahun.

Kenaikan ini didukung pengurangan pasokan produsen dan harapan peluncuran vaksin akan mendorong pemulihan permintaan.

Mengutip CNBC, Kamis (11/2/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup menguat 38 sen atau 0,6 persen, menjadi 61,47 dolar AS per barel setelah menyentuh level tertinggi 13-bulan, yakni 61,61 dolar AS per barel.

Sementara itu, patokan Amerika, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, menetap 32 sen, atau 0,55 persen lebih tinggi, menjadi 58,68 dolar AS per barel, setelah menyentuh 58,76 dolar AS per barel, juga tingkat tertinggi dalam 13 bulan.

Brent kini menguat selama sembilan sesi berturut-turut, periode kenaikan terpanjang sejak Desember 2018 hingga Januari 2019. Ini adalah kenaikan harian kedelapan untuk minyak mentah WTI.

Beberapa analis mengatakan harga telah bergerak terlalu jauh di depan fundamental yang mendasarinya.

"Tingkat harga saat ini lebih sehat ketimbang pasar sebenarnya dan sepenuhnya bergantung pada pengurangan pasokan, karena permintaan masih harus pulih kembali," kata Bjornar Tonhaugen, analis Rystad Energy.

Minyak mentah melonjak sejak November karena pemerintah memulai program vaksinasi untuk Covid-19 sambil memberlakukan paket stimulus yang besar guna meningkatkan aktivitas ekonomi, dan produsen utama dunia membatasi pasokan.

Eksportir terbesar, Arab Saudi, secara sepihak mengurangi pasokan pada Februari dan Maret, melengkapi pemotongan yang disepakati oleh anggota lain dari Organisasi Negara Eksportir Minyak ( OPEC ) dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC Plus.

Kini, sejumlah analis memperkirakan terjadi defisit pasokan pada 2021 karena lebih banyak populasi yang divaksinasi dan mulai melakukan aktivitas perjalanan serta bekerja di kantor, yang berpotensi meningkatkan permintaan bahan bakar.

"Ini bakal menjadi semester kedua 2021 yang kuat dan harga minyak adalah cerminan dari itu," kata Craig Erlam, analis OANDA Eropa. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Terus Menguat, Kini Sentuh 61 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Dunia Terus Menguat, Kini Sentuh 61 Dolar AS per Barel

Bisnis | Rabu, 10 Februari 2021 | 07:20 WIB

Pertama Sejak Pandemi, Harga Minyak Dunia Tembus 60 Dolar AS per Barel

Pertama Sejak Pandemi, Harga Minyak Dunia Tembus 60 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 09 Februari 2021 | 07:21 WIB

Harga Minyak Dunia Hampir Sentuh 60 Dolar AS Per Barel

Harga Minyak Dunia Hampir Sentuh 60 Dolar AS Per Barel

Bisnis | Senin, 08 Februari 2021 | 07:52 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB