Mesin Pesawat Rusak Sesaat Lepas Landas, Begini Penjelasan Bos Garuda

Dwi Bowo Raharjo, Achmad Fauzi

Rabu, 17 Februari 2021 | 21:39 WIB
Mesin Pesawat Rusak Sesaat Lepas Landas, Begini Penjelasan Bos Garuda
Pesawat Garuda Indonesia [shutterstock]

Suara.com - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra membenarkan adanya pesawat yang alami kerusakan setelah lepas landas.

Kejadian itu terjadi pada penerbangan bernomor GIA642 rute Makassar-Gorontalo, pada pagi hari tadi.

Menurut Irfan, kerusakan pesawat tersebut terdapat pada bagian mesin. Namun sayangnya, Irfan tak merinci kerusakan yang terjadi.

Ia menambahkan, pilot langsung kembali ke bandara awal atau Return to Base (RTB) setelah mengetahui ada kerusakan pada mesin.

"Ada masalah di mesin, keputusan RTB dilakukan oleh pilot," ujar Irfan kepada Suara.com, Rabu (17/2/2021).

Sebelumnya, Mesin Pesawat Garuda Indonesia mengalami kerusakan saat terbang dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Rabu 17 Februari 2021.

Saat mendarat petugas keamanan bandara bersama petugas pemadam kebakaran siaga. Mengawal proses pendaratan pesawat.

Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura 1 Iwan Risdianto mengatakan, pesawat dengan nomor penerbangan GIA642. Reg : PK-GFF. Rute Makassar - Gorontalo.

Dengan kondisi Block Off : 09:41 LT ATD : 09:55 LT ATA (RTB) : 10:18 LT Block On (RTB) : 10:23 LT

baca juga

PIC : Capt. Jonathan Martin POB : 26/00/00 Parking Stand : R38. Reason : Technical problem (Engine Failure No.2).

"Penumpang sudah diberangkatkan lagi dengan pesawat yang berbeda. Sementara pesawat yang rusak diperbaiki di bandara," kata Iwan kepada SuaraSulsel.id

Pesawat mengangkut 26 orang penumpang. Terbang Pukul 9.17 Wita. Kemudian kembali lagi ke landasan karena mengalami gangguan pada mesin nomor 2.

Iwan menjelaskan sedianya, pesawat boeing 737-800 dengan kode G-A642 terbang dari Bandara Hasanuddin menuju Bandara Djalaluddin Gorontalo pada pukul 09.17 wita. Namun, ada instrumen mesin pesawat yang mengalami kerusakan.

"Tetapi karena ada instrumen pesawat yang rusak sehingga penumpang diberangkatkan menggunakan pesawat lain," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penampakan Mesin Garuda Indonesia yang Keluarkan Asap Hitam Saat Terbang

Penampakan Mesin Garuda Indonesia yang Keluarkan Asap Hitam Saat Terbang

Sulsel | Rabu, 17 Februari 2021 | 18:19 WIB

Garuda Indonesia Mendarat Darurat karena Mesin Rusak, Penumpang Selamat

Garuda Indonesia Mendarat Darurat karena Mesin Rusak, Penumpang Selamat

Bali | Rabu, 17 Februari 2021 | 16:36 WIB

Menegangkan! Detik-detik Garuda Indonesia Mendarat Darurat di Makassar

Menegangkan! Detik-detik Garuda Indonesia Mendarat Darurat di Makassar

Bali | Rabu, 17 Februari 2021 | 16:22 WIB

Mendarat Darurat di Makassar, Garuda Indonesia Angkut 26 Penumpang

Mendarat Darurat di Makassar, Garuda Indonesia Angkut 26 Penumpang

Sulsel | Rabu, 17 Februari 2021 | 16:01 WIB

Terkini

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat

Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?

Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik

Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

×