Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Di Tengah Pandemi, Laba Semen Indonesia Naik Jadi Rp 2,79 Triliun di 2020

Bangun Santoso | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 01 Maret 2021 | 11:14 WIB
Di Tengah Pandemi, Laba Semen Indonesia Naik Jadi Rp 2,79 Triliun di 2020
Sebagai ilustrasi: Suasana aktivitas pekerja di Pabrik Semen Gresik, Tuban, Jawa Timur, Senin (28/3).

Suara.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) tahun 2020 mengumumkan kenaikan laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 16,73 persen menjadi Rp 2,79 triliun.

Tercatat pendapatan sebesar Rp 35,17 triliun, turun 12,87 persen dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp 40,37 triliun.

Sementara veban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp 23,56 triliun turun 14,82 persen dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp 27,65 triliun.

Sedangkan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 2,79 triliun naik 16,73 persen dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp 2,39 triliun.

Direktur Utama SIG, Hendi Prio Santoso mengatakan, meskipun kondisi ekonomi dan industri semen di Indonesia mengalami kontraksi akibat pandemi Covid-19, serta semakin ketatnya persaingan.

"Perseroan mampu melalui tahun 2020 dengan pencapaian kinerja yang baik, khususnya dalam hal efisiensi biaya," kata Hendri dalam keterangan persnya, Senin (1/3/2021).

Perseroan mampu menjaga kinerja melalui berbagai inisiatif strategis, Beban Pokok Pendapatan tahun 2020 mengalami penurunan yang lebih besar dibandingkan dengan penurunan pendapatan sehingga mampu mencatatkan peningkatan marjin EBITDA menjadi 25,80 persen.

Selain itu, Perseroan juga melakukan pengelolaan arus kas secara disiplin, serta menerapkan kebijakan belanja modal yang ketat, sehingga Perseroan mampu mengelola arus kas dari aktivitas operasi tetap positif.

Hendi Prio Santoso menyampaikan, akibat pandemi Covid-19, sepanjang tahun 2020, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 35,17 triliun, lebih rendah 12,87 persen dibandingkan tahun sebelumnya, penurunan ini disebabkan oleh turunnya permintaan akan produk bahan bangunan serta beberapa proyek strategis nasional yang mengalami penundaan akibat kebijakan realokasi anggaran Pemerintah.

Menyikapi kondisi pasar dalam negeri, pada tahun 2020, Perseroan melakukan penjualan ekspor ke berbagai negara, seperti Australia, Bangladesh, Srilanka, dan Cina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SIG-Pelindo I Sinergi Manfaatkan Produk Semen dan Jasa Kepelabuhanan

SIG-Pelindo I Sinergi Manfaatkan Produk Semen dan Jasa Kepelabuhanan

Bisnis | Rabu, 24 Februari 2021 | 17:38 WIB

Semua Pabrik Semen Indonesia Kini Gunakan Bahan Bakar dari Sampah

Semua Pabrik Semen Indonesia Kini Gunakan Bahan Bakar dari Sampah

Bisnis | Rabu, 06 Januari 2021 | 18:39 WIB

Semen Indonesia Kantongi Sertifikasi ISO Antipenyuapan

Semen Indonesia Kantongi Sertifikasi ISO Antipenyuapan

Bisnis | Minggu, 03 Januari 2021 | 10:57 WIB

Rajai Pasar Semen di Tengah Pandemi Corona, Bos SIG Dapat Ini

Rajai Pasar Semen di Tengah Pandemi Corona, Bos SIG Dapat Ini

Bisnis | Selasa, 15 Desember 2020 | 13:36 WIB

Semen Indonesia Sabet Penghargaan Internasional Berkat Inovasinya

Semen Indonesia Sabet Penghargaan Internasional Berkat Inovasinya

Bisnis | Kamis, 10 Desember 2020 | 14:03 WIB

Semen Indonesia Gandeng KAI Optimalkan Angkutan Barang

Semen Indonesia Gandeng KAI Optimalkan Angkutan Barang

Bisnis | Jum'at, 27 November 2020 | 20:37 WIB

Atria Multi Energi Siap Pasok Kebutuhan Batu Bara untuk Semen Indonesia

Atria Multi Energi Siap Pasok Kebutuhan Batu Bara untuk Semen Indonesia

Bisnis | Jum'at, 27 November 2020 | 06:12 WIB

Terkini

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN 2026 Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN 2026 Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:57 WIB

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:40 WIB

Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk

Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:31 WIB