Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kilau Emas Kembali Pudar, Belum Mampu Lawan Obligasi AS

Dwi Bowo Raharjo, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 12 Maret 2021 | 08:14 WIB
Kilau Emas Kembali Pudar, Belum Mampu Lawan Obligasi AS
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas kembali jatuh dari level tertinggi satu pekan pada perdagangan Kamis (12/3), setelah imbal hasil obligasi AS kembali naik.

Mengutip CNBC pada Jumat (12/3/2021), harga emas di pasar spot melemah 0,1 persen menjadi 1.725,00 dolar AS per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sejak 3 Maret, yakni 1.739,63 dolar AS per ounce.

Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup sedikit berubah menjadi 1.722,60 dolar AS per ounce.

"Imbal hasil US Treasury 10-tahun sekarang melambung lagi, yang menstabilkan dolar dan membebani harga emas," kata Tai Wong, trader di bank investasi BMO, New York.

Data menunjukkan jumlah warga Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun ke level terendah empat bulan, pekan lalu.

Data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan mengangkat imbal hasil US Treasury 10-tahun di atas 1,5 persen, sementara Indeks Dolar (Indeks DXY) bergerak menjauh dari level terendah satu pekan.

"Imbal hasil obligasi meningkat dalam beberapa pekan terakhir di tengah kekhawatiran tentang permasalahan inflasi yang muncul karena ekonomi utama dunia telah mengaktifkan keran uang mereka terbuka lebar selama setahun terakhir," kata analis Kitco Metals, Jim Wyckoff.

Kendati emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dari stimulus yang meluas, imbal hasil obligasi yang lebih tinggi pada tahun ini telah mengancam status tersebut karena diterjemahkan ke dalam opportunity cost yang lebih tinggi untuk memegang logam kuning.

Bank Sentral Eropa mengatakan akan menggunakan Pandemic Emergency Purchase Programme senilai 1,85 triliun euro dengan lebih murah hati selama beberapa bulan mendatang untuk menghentikan kenaikan biaya pembiayaan utang yang tidak beralasan.

baca juga

RUU bantuan Covid-19 Amerika senilai 1,9 triliun dolar AS juga disetujui pada Rabu.

Logam lainnya, perak turun 0,2 persen menjadi 26,12 dolar AS per ounce. Paladium melemah 0,2 persen menjadi 1.200,11 dolar AS per ounce, sementara platinum melejit 1,6 persen menjadi 2.343,95 dolar AS per ounce.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbal Hasil Obligasi AS Turun, Harga Emas Bersinar Lagi

Imbal Hasil Obligasi AS Turun, Harga Emas Bersinar Lagi

Bisnis | Kamis, 11 Maret 2021 | 07:59 WIB

Naik Rp 15.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 930.000 per Gram

Naik Rp 15.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 930.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 10 Maret 2021 | 10:12 WIB

Harga Emas Dunia Berbalik Menguat Berkat Ini

Harga Emas Dunia Berbalik Menguat Berkat Ini

Bisnis | Rabu, 10 Maret 2021 | 08:08 WIB

Anjlok Rp 15.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 915.000 per Gram

Anjlok Rp 15.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 915.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 09 Maret 2021 | 11:09 WIB

Harga Terus Turun, Investor Mulai Tinggalkan Emas

Harga Terus Turun, Investor Mulai Tinggalkan Emas

Bisnis | Selasa, 09 Maret 2021 | 07:58 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×