Mentan Pastikan Petani Bisa Tenang, karena Stok Pupuk Subsidi Aman

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 27 Maret 2021 | 17:51 WIB
Mentan Pastikan Petani Bisa Tenang, karena Stok Pupuk Subsidi Aman
Mentan, Syahrul Yasin Limpo. (Dok : Kementan)

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan, petani bisa tenang, karena stok pupuk aman. Menurutnya, PT Pupuk Indonesia menjamin hal tersebut, sehingga diharapkan, petani tenang dalam beraktivitas.

"Kepastian stok pupuk bersubsidi, sekaligus membantah mengenai isu petani kesulitan mendapatnya. Dengan jumlah yang memang terbatas, pupuk subsidi didistribusikan secara tertutup dengan mengacu pada e-RDKK (Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok). Oleh sebab itu, petani yang sudah mengisi e-RDKK dipastikan akan mendapat pupuk bersubsidi," katanya, Sabtu (27/3/2021).

Salah satu daerah yang menerima stok pupuk bersubsidi adalah Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Untuk kawasan ini, pupuk dipastikan  tersedia. .

Stok pupuk subsidi di Kabupaten Manggarai saat ini sebesar 6.752 ton, yaitu Urea 3.535 ton, NPK Phonska 2.787 ton, SP-36 557 ton, ZA 408 ton, dan Petroganik 253 ton.

Sementara itu, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, mengatakan, kriteria penerima pupuk bersubsidi telah ditetapkan.

"Berdasarkan Permentan Nomor 49 Tahun 2020, kriteria penerima pupuk bersubsidi adalah petani yang memiliki KTP, memiliki lahan maksimal seluas 2 hektare, tergabung dalam kelompok tani, dan telah menyusun eRDKK," katanya.

Sarwo memastikan, data di e-RDKK telah melalui tahapan verifikasi berjenjang.

"Data tersebut sudah diverifikasi sejak awal di kelompok tani, sebelum diajukan ke kabupaten/kota. Kemudian, verifikasi dilakukan lagi sebelum dikirim ke provinsi. Provinsi pun memverifikasi lagi sebelum dikirim ke pusat. Pemerintah pusat kemudian memberikan kesempatan agar data e-RDKK itu diperbaiki, dikurangi atau ditambah sebelum akhirnya ditetapkan petani penerima manfaat dengan jumlah pupuk yang telah disesuaikan," ujarnya.

Kepala Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana menyatakan, alokasi pupuk subsidi yang ditetapkan oleh pemerintah untuk Kabupaten Manggarai pada tahun 2021 sebesar 5.560 ton.

baca juga

Untuk mendapatkan pupuk subsidi ini, Wijaya mengimbau petani untuk tergabung dalam kelompok tani dan menyusun e-RDKK.

Hal tersebut merupakan syarat untuk mendapatkan pupuk subsidi sesuai ketentuan dari Kementerian Pertanian. Sedangkan Pupuk Indonesia, sebagai produsen, menyalurkan pupuk subsidi sesuai alokasi yang telah ditetapkan oleh pemeritah setempat.

Pada prinsipnya, lanjut Wijaya, Pupuk Indonesia senantiasa siap dalam memenuhi alokasi pupuk subsidi yang ditetapkan pemerintah, karena Pupuk Indonesia memiliki fasilitas distribusi yang cukup baik di Kabupaten Manggarai, yakni mengelola empat gudang dan dua distributor resmi di Kecamatan Reo dan Kecamatan Ruteng.

“Oleh karena itu, dalam penyalurannya kami senantiasa berkoordinasi dengan dinas pertanian setempat, agar pupuk subsidi dapat disalurkan sesuai alokasi dan tepat sasaran,” tutup Wijaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komisi IV DPR: Dadahup Jadi Role Model untuk Food Estate

Komisi IV DPR: Dadahup Jadi Role Model untuk Food Estate

Bisnis | Jum'at, 26 Maret 2021 | 11:42 WIB

Petani Tegal Bisa Hindari Kerugian Gagal Panen dengan Asuransi

Petani Tegal Bisa Hindari Kerugian Gagal Panen dengan Asuransi

News | Rabu, 24 Maret 2021 | 20:08 WIB

Petani Bolaang Mongondow Dapat Pupuk Subsidi untuk Tingkatkan Produksi

Petani Bolaang Mongondow Dapat Pupuk Subsidi untuk Tingkatkan Produksi

Bisnis | Selasa, 23 Maret 2021 | 18:38 WIB

Pertanian Modern, Mentan Dorong Mahasiswa Polbangtan Medan Lakukan Ini

Pertanian Modern, Mentan Dorong Mahasiswa Polbangtan Medan Lakukan Ini

News | Senin, 22 Maret 2021 | 20:46 WIB

Mentan: Alih Fungsi Lahan Ancam Ketahanan Pangan Nasional

Mentan: Alih Fungsi Lahan Ancam Ketahanan Pangan Nasional

News | Senin, 22 Maret 2021 | 12:36 WIB

Ringankan Petani, Situbondo Gelontorkan Rp 6 Miliar untuk Pupuk Subsidi

Ringankan Petani, Situbondo Gelontorkan Rp 6 Miliar untuk Pupuk Subsidi

News | Sabtu, 20 Maret 2021 | 16:07 WIB

Terkini

5 Sunscreen dengan Vitamin E untuk Cegah Kerutan Muncul Lebih Cepat

5 Sunscreen dengan Vitamin E untuk Cegah Kerutan Muncul Lebih Cepat

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 12:41 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Sering Jadi Pemenang saat Debat, Nomor 1 Sesuai Dugaan

Urutan Zodiak yang Paling Sering Jadi Pemenang saat Debat, Nomor 1 Sesuai Dugaan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 12:40 WIB

RAPBN 2027: Pemerintah-DPR Sepakat Naikkan Anggaran Belanja Negara, Target Pajak Ikut Melonjak

RAPBN 2027: Pemerintah-DPR Sepakat Naikkan Anggaran Belanja Negara, Target Pajak Ikut Melonjak

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:37 WIB

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:33 WIB

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:29 WIB

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:27 WIB

Terciduk Jalan Bareng Cewek di Milan, San ATEEZ Akhirnya Buka Suara Bantah Rumor Kencan!

Terciduk Jalan Bareng Cewek di Milan, San ATEEZ Akhirnya Buka Suara Bantah Rumor Kencan!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:25 WIB

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:20 WIB

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:18 WIB

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 12:16 WIB

×