alexametrics

ASN Disuruh Turun ke Desa-desa Supaya Jangan Hanya Kerja di Kantor Terus

Siswanto | Mohammad Fadil Djailani
ASN Disuruh Turun ke Desa-desa Supaya Jangan Hanya Kerja di Kantor Terus
Ilustrasi PNS bekerja. (Antara)

Program ASN Bekerja Bersama Desa, kata Halim Iskandar, tak hanya dilakukan di Kabupaten Blitar, namun akan dilaksanakan di sejumlah kabupaten-kabupaten lain.

Suara.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menugaskan 22 aparatur sipil negara  untuk turun ke sejumlah desa di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, agar "bukan hanya tahapan teoritik administratif, tapi juga memahami permasalahan di lapangan utamanya di desa." 

Program tersebut merupakan pilot project pertama Program ASN Kerja Bersama Desa di Pendopo Kabupaten Blitar, Minggu (28/3/2021), kata Halim Iskandar seraya mengatakan langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo yang menginginkan agar ASN tak hanya bekerja di kantor saja, melainkan juga turun langsung ke lapangan.

"Akhirnya saya cari pola agar ASN terutama yang muda-muda ini, ada satu tahapan proses pematangan bukan hanya tahapan teoritik administratif, tapi juga memahami permasalahan di lapangan utamanya di desa. Karena mau tidak mau, ASN di Kementerian Desa harus menguasai permasalahan-permasalahan di desa," ujarnya.

Program ASN Bekerja Bersama Desa, kata Halim Iskandar, tak hanya dilakukan di Kabupaten Blitar, namun akan dilaksanakan di sejumlah kabupaten-kabupaten  lain.

Baca Juga: Menteri Tjahjo Ingin ASN Beri Contoh Tidak Mudik Lebaran

Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan fasilitas pendampingan dalam pelaksanaan pemutakhiran data desa berbasis SDGs Desa.

Halim Iskandar  mengatakan pemutakhiran data desa berbasis SDGs Desa akan memberikan kemudahan dalam melakukan proses pembangunan, terutama dalam pengentasan kemiskinan di desa.

Dengan pemutakhiran data tersebut, kata Halim Iskandar, desa akan mendapatkan data sekaligus rekapitulasi permasalahan desa yang jauh lebih detil. Tak hanya oleh desa, data desa ini juga bisa menjadi landasan bagi pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan stakeholder lainnya dalam melakukan program-program di desa.

"Kita terus bergerak secara bertahap, perlahan tapi pasti. Karena kita ingin percepatan pembangunan desa berbasis pada penyelesaian permasalahan di desa," kata dia.

Halim Iskandar mengungkapkan salah satu alasan terpilihnya Kabupaten Blitar sebagai pilot project utama program ASN Bekerja Bersama Desa adalah besarnya potensi keterlibatan perempuan dalam proses pembangunan desa di Kabupaten ini. Yang mana, keterlibatan perempuan sendiri merupakan salah satu goal dari SDGs Desa.

Baca Juga: MenPAN RB Segera Terbitkan Surat Edaran Larangan Mudik Bagi ASN

"Kabupaten Blitar memiliki frame batu tentang SDGs Desa ke 4, yakni tentang keterlibatan perempuan. Itulah kenapa kita pilih Blitar, karena Bupatinya perempuan," kata dia.

Komentar