Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 18.053

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Achmad Fauzi

Rabu, 18 Maret 2026 | 19:50 WIB
Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit
Ilustrasi Pendampingan dan pelatihan petani sawit. [Dokumentasi TAPG].
baca 10 detik
  • Pendampingan terstruktur meningkatkan produktivitas petani sawit yang sebelumnya terkendala masalah teknis budidaya.
  • Kemitraan plasma dan program seperti PERKASA memberikan pengetahuan teknis mulai pemupukan hingga panen optimal.
  • Program PERKASA sejak akhir 2024 telah menjangkau petani di Jambi, Kalteng, dan Kaltim untuk peningkatan kapasitas.

Suara.com - Produktivitas petani kelapa sawit di sejumlah daerah mulai menunjukkan peningkatan seiring adanya pendampingan dan pelatihan yang lebih terstruktur. Selama ini, tantangan yang dihadapi petani tidak hanya berasal dari fluktuasi harga, tetapi juga persoalan teknis di lapangan.

Mulai dari penggunaan bibit yang kurang berkualitas, pemupukan yang tidak tepat, hingga pengendalian hama dan penyakit menjadi faktor yang memengaruhi hasil produksi kebun.

Kondisi tersebut diperparah dengan praktik budidaya yang masih mengandalkan kebiasaan turun-temurun tanpa perhitungan agronomis yang terukur.

Indra Ayu Riantika, petani plasma Koperasi Jati Sejahtera di Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, mengaku pernah mengalami hal tersebut. Ia menyebut, sebelumnya proses pemupukan dan panen dilakukan tanpa perencanaan yang jelas.

Ilustrasi pohon sawit. (Freepik)
Ilustrasi pohon sawit. (Freepik)

Perubahan mulai dirasakan setelah mengikuti program pendampingan melalui pola kemitraan dengan perusahaan.

"Melalui kemitraan plasma dengan PT Sukses Karya Mandiri (SKM), kami sebagai anggota koperasi benar-benar merasakan manfaatnya. Hasilnya sangat membantu perekonomian keluarga," ujar Indra seperti dikutip, Rabu (18/3/2026).

Ia menambahkan, pengetahuan yang diperoleh dari pendampingan tersebut juga dapat diterapkan di kebun lainnya sehingga mampu meningkatkan hasil produksi.

Hal serupa dirasakan Muslimin, petani plasma Koperasi Belum Lukut di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Berkat pendampingan yang diterima, produktivitas kebunnya kini mencapai 24,51 ton tandan buah segar (TBS) per hektare per tahun.

"Dari yang sama sekali tidak tahu apa-apa tentang merawat sawit, kini dari kebun, saya menemukan harapan. Melalui ketekunan dan pendampingan yang berkelanjutan, kebun yang saya miliki telah menunjukkan hasil nyata untuk menopang kehidupan saya dan keluarga," paparnya.

baca juga

Pendampingan ini merupakan bagian dari pola kemitraan yang dijalankan Triputra Agro Persada melalui sejumlah entitas anak usahanya di berbagai wilayah operasional.

Tak hanya itu, perusahaan juga mengembangkan program Pelatihan Petani Berkualitas dan Sejahtera (PERKASA) untuk meningkatkan kapasitas petani secara lebih luas. Program ini memberikan pemahaman teknis mulai dari pemilihan bibit, pemupukan, hingga praktik panen yang optimal.

Sejak diluncurkan pada akhir 2024, program PERKASA telah menjangkau petani mandiri di 69 desa yang tersebar di 10 kabupaten di Jambi, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

Salah satu peserta pelatihan, Maijan, petani di Kabupaten Muaro Jambi, mengaku merasakan manfaat langsung dari program tersebut.

"Melalui Pelatihan PERKASA yang diadakan PT Brahma Binabakti, saya belajar banyak hal tentang cara merawat kebun, termasuk pemupukan yang tepat agar tanah tetap sehat dan pohon berbuah optimal, dan saya telah membuktikannya," kata Maijan.

Bagi para petani, perubahan yang dirasakan tidak hanya dari sisi teknik bertani, tetapi juga meningkatnya kepercayaan diri dalam mengelola kebun secara lebih profesional.

Pendekatan pendampingan dan pelatihan yang berkelanjutan ini dinilai menjadi fondasi penting dalam meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani. Dalam jangka panjang, penguatan kapasitas petani juga berperan penting dalam menjaga keberlanjutan industri perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Naikkan Tarif Ekspor Produk Kelapa Sawit, CPO Jadi 12,5 Persen

Purbaya Naikkan Tarif Ekspor Produk Kelapa Sawit, CPO Jadi 12,5 Persen

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 19:53 WIB

Bukan Sekadar Renovasi, Program Pondasi Bangun Rasa Aman dan Produktivitas Warga

Bukan Sekadar Renovasi, Program Pondasi Bangun Rasa Aman dan Produktivitas Warga

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 21:03 WIB

Petani Sawit Protes Penyitaan Kebun oleh Satgas PKH, Regulasi Diabaikan

Petani Sawit Protes Penyitaan Kebun oleh Satgas PKH, Regulasi Diabaikan

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 17:18 WIB

Terkini

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:09 WIB

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki

Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki

Sport | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset

Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok

Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan

Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:29 WIB

RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!

RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!

Entertainment | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:27 WIB

Ramalan Keberuntungan Shio Babi Agustus 2026: Ada Peluang Cuan, Tapi Pantang Lakukan Hal Ini!

Ramalan Keberuntungan Shio Babi Agustus 2026: Ada Peluang Cuan, Tapi Pantang Lakukan Hal Ini!

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:24 WIB

×