Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Ini Harapan BEI Usai Terima Prioritas Vaksin dari Jokowi

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 31 Maret 2021 | 13:19 WIB
Ini Harapan BEI Usai Terima Prioritas Vaksin dari Jokowi
Bursa Efek Indonesia (Shutterstock)

Suara.com - Sektor perbankan dan pasar modal hari ini menggelar program vaksinasi Covid-19 secara massal, bertempat di Bursa Efek Indonesia (BEI) kedua sektor ini masuk dalam kategori prioritas penerima vaksin dari pemerintah.

"Betul sekali, vaksinasi hari ini di mainhall BEI adalah untuk pelaku perbankan dan pasar modal. Untuk pasar modal sendiri vaksinasi hari ini dilakukan terbatas untuk kalangan karyawan di lingkungan SRO, perusahaan efek/sekuritas, serta perwakilan dari lembaga dan profesi penunjang pasar modal," kata Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (31/3/2021).

Hasan mengatakan untuk tahap awal pemberian vaksin ini diprioritaskan kepada karyawan yang berada di frontline/gugus depan, yang fungsinya mengharuskan interaksi dengan pihak eksternal.

Hasan pun berharap bahwa dimulainya vaksinasi bagi perbankan dan pasar modal ini untuk memberikan rasa aman dan mengurangi risiko dalam melayani masyarakat/pelanggan.

"Sehingga menjadi sektor yang mendapatkan prioritas juga untuk dilakukan vaksinasi terlebih dahulu," harapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini Rabu (31/3/2021) melakukan peninjauan program vaksinasi Covid-19 kepada pelaku industri perbankan dan pasar modal di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI).

Jokowi tak sendiri, dia ditemani Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Ketua DK OJK Wimboh Santoso dan Direktur Utama BEI Inarno Djajadi.

Menurut Jokowi sektor perbankan dan pasar modal merupakan bagian penting bergeraknya perekonomian nasional ditengah pandemi, sehingga sektor ini menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk mendapatkan vaksin.

"Oleh sebab itu pada pagi hari ini kita melakukan vaksinasi besar-besaran di perbankan dan pasar modal, terutama bagi yang setiap hari berhadapan dengan pelanggan dan masyarakat," kata Jokowi dalam sambutannya.

Jokowi berharap seusai mendapatkan vaksin para pelaku industri perbankan dan pasar modal, aktivitas sektor ini dapat terlindungi dari penularan virus Covid-19.

"Setelah diberikan vaksinasi saya berharap berjalan normal seperti biasanya," Pungkasnya.

Pemerintah mencatat hingga 28 Maret 2021, sudah sebanyak 10,49 juta penduduk Indonesia yang sudah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19, rinciannya 7,25 juta orang sudah dapat vaksin dosis pertama dan 3,24 juta orang telah mendapatkan vaksin dosis kedua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Sebut Vaksinasi Lansia Lambat karena Pemda Tak Jemput Bola

Pemerintah Sebut Vaksinasi Lansia Lambat karena Pemda Tak Jemput Bola

News | Rabu, 31 Maret 2021 | 12:13 WIB

Giliran Ribuan Guru di Pekanbaru Jalani Vaksinasi Covid-19

Giliran Ribuan Guru di Pekanbaru Jalani Vaksinasi Covid-19

Riau | Rabu, 31 Maret 2021 | 11:33 WIB

Vaksinasi COVID-19 Untuk Lansia di Kabupaten Bogor Lambat, Baru 6 Persen

Vaksinasi COVID-19 Untuk Lansia di Kabupaten Bogor Lambat, Baru 6 Persen

Bogor | Rabu, 31 Maret 2021 | 11:16 WIB

Terkini

Ekspor CPO hingga Batu Bara Bakal Lewat Satu Pintu, Aturannya Rampung Hari Ini

Ekspor CPO hingga Batu Bara Bakal Lewat Satu Pintu, Aturannya Rampung Hari Ini

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 12:05 WIB

Ekonom Senior Wanti-wanti Pemerintah Soal Potensi Monopoli Ekspor SDA

Ekonom Senior Wanti-wanti Pemerintah Soal Potensi Monopoli Ekspor SDA

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 12:05 WIB

Ekspor Lewat PT DSI, Beban Pungutan hingga Bea Keluar Tak Lagi Ditanggung Eksportir

Ekspor Lewat PT DSI, Beban Pungutan hingga Bea Keluar Tak Lagi Ditanggung Eksportir

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:58 WIB

Dongkrak Kinerja Bisnis, Pertamina Optimalisasi AI dan Digitalisasi

Dongkrak Kinerja Bisnis, Pertamina Optimalisasi AI dan Digitalisasi

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:57 WIB

Waspada! Pemerintah Mulai Sidak SPKLU, Isi Daya Mobil Listrik Bisa Tak Sesuai Bayaran?

Waspada! Pemerintah Mulai Sidak SPKLU, Isi Daya Mobil Listrik Bisa Tak Sesuai Bayaran?

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:48 WIB

Wujudkan Semangat Berbagi Hari Raya Iduladha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat

Wujudkan Semangat Berbagi Hari Raya Iduladha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:36 WIB

Gerai Alfamart Tutup Massal di Lombok Tengah, Mendag Tunjuk Daerah jadi Biang Kerok

Gerai Alfamart Tutup Massal di Lombok Tengah, Mendag Tunjuk Daerah jadi Biang Kerok

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:32 WIB

Harga Cabai dan Bawang Merah Melonjak Tinggi Jelang Iduladha

Harga Cabai dan Bawang Merah Melonjak Tinggi Jelang Iduladha

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:25 WIB

Listrik Sumatera Pulih Usai Blackout, PLN Pastikan Sistem Kini Stabil

Listrik Sumatera Pulih Usai Blackout, PLN Pastikan Sistem Kini Stabil

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:23 WIB

Harga Minyak Mentah Rekor Terendah dalam 2 Pekan, Mulai Turun di Bawah US$100

Harga Minyak Mentah Rekor Terendah dalam 2 Pekan, Mulai Turun di Bawah US$100

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 10:09 WIB