Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Data Ekonomi China-AS Kuat, Harga Minyak Dunia Langsung Naik

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 07 April 2021 | 07:55 WIB
Data Ekonomi China-AS Kuat, Harga Minyak Dunia Langsung Naik
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Data ekonomi yang kuat dari China dan Amerika Serikat membantu mengangkat harga minyak lebih dari 1 persen pada perdagangan hari Selasa kemarin, membalikkan beberapa kerugian di sesi sebelumnya.

Mengutip CNBC, Rabu (7/4/2021) minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), patokan Amerika, ditutup melonjak 68 sen, atau 1,2 persen menjadi 59,33 dolar AS per barel. WTI kehilangan 4,6 persen pada sesi Senin, setelah meluncur ke level terendah dua pekan di 57,63 dolar AS per barel.

Sementara itu, minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, meningkat 59 sen, atau 1 persen, menjadi 62,74 dolar AS per barel. Brent anjlok 4,2 persen pada penutupan sebelumnya.

Harga menguat karena data Maret menunjukkan aktivitas jasa Amerika menyentuh rekor tertinggi. Sektor jasa China juga meningkat tajam dengan kenaikan penjualan paling tajam dalam tiga bulan.

Selain itu, Inggris berencana melonggarkan pembatasan virus korona pada 12 April, memungkinkan bisnis dibuka kembali, termasuk semua toko, pusat kebugaran, salon rambut, dan tempat perhotelan luar ruangan.

Pasar pulih dari penurunan tajam pada sesi Senin, ketika kedua patokan harga minyak merosot sekitar 3 dolar AS karena meningkatnya pasokan minyak OPEC Plus dan melonjaknya infeksi Covid-19 di India dan sebagian Eropa.

Organisasi Negara Eksportir Minyak (OPEC) dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC Plus, pekan lalu sepakat untuk mengembalikan pasokan 350.000 barel per hari (bph) pada Mei, 350.000 bph lagi di Juni dan 400.000 bph atau lebih pada Juli.

"Meski OPEC Plus bertentangan dengan apa yang dipikirkan oleh sebagian besar pelaku pasar dan tim risetnya sendiri, meningkatkan produksi minyaknya secara signifikan selama tiga bulan ke depan, pasar sekarang memberi isyarat bahwa tak masalah dengan hal itu dan siap untuk mendapatkan keuntungan dari kurangnya ketidakpastian bahwa pembaruan month-to-month akan membawa hasil," kata Louise Dickson, analis Rystad Energy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelebihan Pasokan, Harga Minyak Anjlok 4 Persen

Kelebihan Pasokan, Harga Minyak Anjlok 4 Persen

Bisnis | Selasa, 06 April 2021 | 10:13 WIB

Produksi Dibatasi, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Produksi Dibatasi, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Bisnis | Senin, 05 April 2021 | 07:48 WIB

Harga Minyak Anjlok 2 Persen di Akhir Maret

Harga Minyak Anjlok 2 Persen di Akhir Maret

Bisnis | Kamis, 01 April 2021 | 07:44 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB