Kebijakan Harga Rokok 85% dari Harga Banderol Gagal Diterapkan

Iwan Supriyatna Suara.Com
Kamis, 29 April 2021 | 12:11 WIB
Kebijakan Harga Rokok 85% dari Harga Banderol Gagal Diterapkan
Rokok dengan bungkus polos. (Shutterstock)

Herni Ramdlaningrum, peneliti The Prakarsa di dalam Simposium yang diadakan oleh Indonesia Institute for Social Development (IISD) beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa kebijakan yang ada saat ini perlu diimbangi langkah lainnya agar tidak menjadi satu-satunya alat untuk menekan konsumsi rokok.

“Perlu ada strategi lain yang lebih lengkap, seperti pengawasan terhadap produsen rokok besar, perizinan, distribusi atau penjualan, serta sanksi perlu menjadi kerangka hukum yang turut diadopsi,” katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?