Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.935

Produk UMKM Jateng Pameran di Singapura, Ganjar Pranowo: Kita Tes Pasar

Fabiola Febrinastri

Kamis, 29 April 2021 | 17:58 WIB
Produk UMKM Jateng Pameran di Singapura, Ganjar Pranowo: Kita Tes Pasar
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. (Dok : Pemprov Jateng)

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, pameran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Gayeng 2021 di Singapura merupakan langkah untuk tes pasar produk UMKM Jateng.

"Hari ini, dengan Bank Indonesia, kita coba tes (dengan pameran) di Suntec City Mal Singapura, semoga bisa sukses. Acara di Singapura juga dihadiri oleh lima Duta Besar, kita paksa mereka untuk beli produk UMKM," katanya, di Kantor Gubernur Jateng, Kamis (29/4/2021).

Sebanyak 28 UMKM dari Jateng mengikuti pameran di Suntec City Mall Singapura pada 16 April hingga 23 Mei 2021. 

Pameran "UMKM Gayeng 2021 Monco Negoro: Artisan Jawa Tengah Go Internasional" itu, pertama kali diselenggarakan di dua negara, yaitu Indonesia, di Atrium Mal Paragon Semarang dan Singapura, di Suntec City Mall. Acara ini digagas oleh Pemerintah Provinsi Jateng, bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Jateng

Acara resmi dibuka secara virtual oleh Ganjar, Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi, dan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Singapura, H.E. Suryo Pratomo.

Pembukaan pameran virtual juga dihadiri oleh Menteri Perindustrian, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Menteri Koperasi dan UMKM. Hadir pula secara langsung di Suntec City Mall, Duta Besar Mongolia H.E. George Tumur, High Commisioner Brunei Darussalam H.E. Dato Paduka Haji Sidek bin Ali, Deputy Chief of Mission Filipina Mr. Adrian Bernie Candolada, Deputy Chief of Mission Thailand Mr. Twekiat Janprajak, Assistant CEO of Singapore Business Federation Darius Lim, Chairman and Founder of Universal Success Enterprise Prasoon Mukherje, dan Chairman and Founder od Scanteak Lim Pok Chin.

Ganjar mengatakan, produk UMKM Jateng siap untuk masuk ke pasar internasional. Bahkan produk-produk Jateng dan Indonesia secara umum  sudah banyak yang mendapat pengakuan dan peminat dari beberapa negara lain.

"Kalau dilihat dari kesiapannya, sudah siap banget. Kita sudah banyak punyak event dengan BUMD, dan BUMN. Kita mencoba mendorong agar mereka berprestasi dan bisa menjual produk tidak hanya di Jawa Tengah tetapi juga di luar negeri," katanya.

Menurut Ganjar, produk UMKM yang sudah masuk ke pasar internasional tersebut merupakan hasil kurasi. Produk itu telah melewati penilaian terkait kualitas produk, pengemasan yang bagus, dan telah menyediakan cara penjualan secara daring.

baca juga

Untuk itu, pelaku UMKM di Jateng tidak boleh minder dengan produk-produk luar negeri. Buktinya dari beberapa pameran yang diselenggarakan secara virtual mampu menarik minat dari negara lain. 

"Dari pameran daring dan luring, itu ternyata bisa menarik minat kawan di luar negeri. Kemarin kawan di Prancis mengubungi saya, bahkan membuat video yang isinya menawarkan untuk menjualkan produk di Eropa. Harapannya, nanti itu bisa menjadi hub (pusat penghubung) untuk negara-negara Eropa. Kita tidak boleh minder, produk kita tidak jelek, justru unik dan menarik," ungkap Ganjar.

Duta besar RI untuk Singapura, Suryo Pratomo mengatakan, butuh kolaborasi antara pemangku kepentingan terkait di Indonesia, termasuk kementerian dan lembaga, pemerintah provinsi dan sektor swasta untuk meningkatkan daya saing UMKM di pasar global. Pameran UMKM Gayeng Monco Negoro itu merupakan gerakan yang bagus untuk memfasilitasi UMKM di pasar global.

Sementara itu, Deputi Gubernur BI, Rosmaya Hadi menyatakan bahwa untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional, kita perlu mengambil peluang untuk meningkatkan porsi perdagangan UMKM dan menarik investasi internasional di industri kreatif.

Kegiatan ini diharapkan akan dapat membantu membuka akses pasar internasional bagi UMKM Indonesia, serta mengenalkan berbagai produk unggulan hasil produksi UMKM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganjar Pranowo Siap Laksanakan Penyederhanaan Birokrasi Pemprov Jateng

Ganjar Pranowo Siap Laksanakan Penyederhanaan Birokrasi Pemprov Jateng

News | Selasa, 27 April 2021 | 16:17 WIB

Tim Vaksin Nusantara bertemu Ganjar Pranowo, Ada Apa?

Tim Vaksin Nusantara bertemu Ganjar Pranowo, Ada Apa?

Jawa Tengah | Kamis, 22 April 2021 | 17:08 WIB

Mantan Wali Kota Solo Nilai Ganjar Pranowo Layak Jadi Capres

Mantan Wali Kota Solo Nilai Ganjar Pranowo Layak Jadi Capres

Jawa Tengah | Rabu, 21 April 2021 | 12:30 WIB

Padam sejak September 2020, Ganjar Pranowo Nyalakan Lagi Api Abadi Mrapen

Padam sejak September 2020, Ganjar Pranowo Nyalakan Lagi Api Abadi Mrapen

News | Selasa, 20 April 2021 | 14:13 WIB

Ganjar Pranowo Renovasi Rumah Warga, Eko Kuntadhi Sindir Anies Baswedan

Ganjar Pranowo Renovasi Rumah Warga, Eko Kuntadhi Sindir Anies Baswedan

Hits | Selasa, 20 April 2021 | 13:35 WIB

Ganjar Pranowo dan Dubes Ceko Bahas Kerja Sama Produk UMKM Jateng

Ganjar Pranowo dan Dubes Ceko Bahas Kerja Sama Produk UMKM Jateng

Bisnis | Senin, 19 April 2021 | 15:37 WIB

Ganjar Pranowo: Ada Invisible Hand yang Ingin Memecah Belah Indonesia

Ganjar Pranowo: Ada Invisible Hand yang Ingin Memecah Belah Indonesia

Bekaci | Jum'at, 02 April 2021 | 18:08 WIB

Terkini

Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Sumbar | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:49 WIB

Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak

Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:49 WIB

BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove

Sumut | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:45 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Banten | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:41 WIB

MAKI Desak Kejagung Segera Geledah Rumah Pribadi Febrie Adriansyah di Kebayoran, Ada Apa?

MAKI Desak Kejagung Segera Geledah Rumah Pribadi Febrie Adriansyah di Kebayoran, Ada Apa?

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:39 WIB

BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat

BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat

Jakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:36 WIB

70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi

70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:33 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal

Malang | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:31 WIB

Tangsel Darurat Kekerasan Anak: 118 Kasus Terdata, 34 Pencabulan Menyasar Siswa Laki-laki

Tangsel Darurat Kekerasan Anak: 118 Kasus Terdata, 34 Pencabulan Menyasar Siswa Laki-laki

Banten | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:28 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Libatkan Kelompok Tani Lokal untuk Pulihkan Ekosistem Pesisir

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Libatkan Kelompok Tani Lokal untuk Pulihkan Ekosistem Pesisir

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:27 WIB

×