Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Gabah dan Beras Turun, Petani Makin Menderita

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 03 Mei 2021 | 14:08 WIB
Harga Gabah dan Beras Turun, Petani Makin Menderita
Petani memanen padi di Cikulur, Lebak, Banten, Kamis (1/4/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga gabah di tingkat petani turun 2,51 persen begitu juga dengan harga beras penggilingan yang ikut turun 0,60 persen di bulan April 2021.

Dari 2.523 transaksi penjualan gabah di 27 provinsi selama April 2021, tercatat transaksi gabah kering panen (GKP) 65,36 persen, gabah kering giling (GKG) 13,71 persen, dan gabah luar kualitas 20,93 persen.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan selama April 2021, rata-rata harga GKP di tingkat petani mengalami penurunan menjadi Rp 4.275,- per kg atau turun 2,51 persen dan di tingkat penggilingan Rp 4.398,- per kg atau turun 1,85 persen dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada bulan sebelumnya.

Sedangkan rata-rata harga GKG di tingkat petani Rp 4.882,- per kg atau turun 6,36 persen dan di tingkat penggilingan Rp 4.994,- per kg atau turun 6,31 persen. Harga gabah luar kualitas di tingkat petani Rp 3.981,- per kg atau turun 1,54 persen dan di tingkat penggilingan Rp 4.084,- per kg atau turun 1,32 persen.

"Dibandingkan April 2020, rata-rata harga gabah pada April 2021 di tingkat petani untuk kualitas GKP, GKG, dan gabah luar kualitas masing-masing turun sebesar 7,06 persen, 13,91 persen dan 6,13 persen," ucap Setianto dalam pers virtualnya, Senin (3/5/2021).

Begitu juga ditingkat penggilingan, rata-rata harga gabah pada April 2021 dibandingkan dengan April 2020 untuk kualitas GKP, GKG, dan gabah luar kualitas masing-masing turun sebesar 6,26 persen,14,01 persen dan 5,57 persen.

Sementara itu harga rata-rata beras kualitas premium di penggilingan juga mengalami penurunan menjadi Rp 9.550,- per kg atau turun sebesar 0,60 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Sedangkan beras kualitas medium di penggilingan juga mengalami penurunan menjadi Rp 8.979,- per kg atau sebesar 1,91 persen, dan rata-rata harga beras luar kualitas di penggilingan juga turun menjadi Rp 8.675,- per kg atau sebesar 0,76 persen.

"Dibandingkan dengan April 2020, rata-rata harga beras di penggilingan pada April 2021 untuk kualitas premium, medium, dan luar kualitas masing-masing turun sebesar 4,68 persen, 7,16 persen dan 3,49 persen," ucap Setianto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinjau Panen Raya, Jokowi Harap Ketahanan Pangan Tercapai Tanpa Impor

Tinjau Panen Raya, Jokowi Harap Ketahanan Pangan Tercapai Tanpa Impor

News | Kamis, 29 April 2021 | 15:21 WIB

Jokowi Cek Produksi Padi di Kabupaten Malang, Pastikan Tak Impor Beras

Jokowi Cek Produksi Padi di Kabupaten Malang, Pastikan Tak Impor Beras

Malang | Kamis, 29 April 2021 | 14:07 WIB

Takut Disensus, Petani di Tabanan Nekat Gantung Diri

Takut Disensus, Petani di Tabanan Nekat Gantung Diri

Bali | Rabu, 28 April 2021 | 10:28 WIB

Terkini

Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak

Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 10:09 WIB

Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global

Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:39 WIB

Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel

Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:24 WIB

Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi

Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:11 WIB

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 06:17 WIB

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 21:57 WIB

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 19:58 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 18:20 WIB

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:59 WIB

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:55 WIB