Sasa Inti Gerakan Kampanye Akhiri Malnutrisi di Tanah Air

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 05 Mei 2021 | 09:40 WIB
Sasa Inti Gerakan Kampanye Akhiri Malnutrisi di Tanah Air
ilustrasi gizi buruk [shutterstock]

Suara.com - PT Sasa Inti berkomitmen penuh dalam mendukung pemerintah untuk dapat segera mengakhiri kondisi malnutrisi pada masyarakat Indonesia dalam upaya pencapaian Indonesia Emas 2045.

Salah satunya melalui pembuatan petisi Gerakan Indonesia Lebih Sehat bersama Sasa Tepung Bumbu Bervitamin.

Tak tanggung-tanggung, gerakan yang dicanangkan untuk mengajak seluruh komponen masyarakat Indonesia agar berperan serta dalam mewujudkan Indonesia yang lebih sehat itu diklaim telah mendapatkan dukungan luas dari masyarakat hingga menembus angka satu juta dukungan.

“Sebagai tindak lanjut dari petisi ini, kami mendonasikan Rp 200 juta kepada Rotary Club yang bergerak untuk pemberantasan stunting," ujar Marketing Director, Consumer Acquisition & Retention PT Sasa Inti, Albert Dinata, dalam keterangan persnya, Rabu (5/5/2021).

Donasi tersebut, menurut Albert, nantinya akan dipergunakan oleh Rotary Club untuk turut serta menekan angka stunting dengan menjalankan Program Kampanye Pencegahan Stunting.

Program yang bertajuk Ayo Cegah Stunting tersebut menjalankan pembelajaran kepada orang dewasa dan bekerjasama dengan 100 Posyandu serta PAUD untuk menyampaikan pesan media pencegahan stunting.

“Satu juta suara untuk Gerakan Indonesia Lebih Sehat meyakinkan kami untuk terus berinovasi dalam kebaikan bangsa. Kami sangat berterima kasih juga kepada seluruh konsumen Indonesia yang sudah beralih menggunakan tepung bumbu bervitamin,” tutur Albert.

Menurut World Health Organization (WHO), stunting merupakan kegagalan pertumbuhan dan perkembangan, yang dialami anak-anak akibat asupan gizi yang tidak mencukupi dalam jangka waktu yang lama. Anak-anak yang mengalami stunting, terutama pada usia dini, juga dapat mengalami keterbelakangan pada organ lain, termasuk otak.

Pada tahun 2013, sekitar 37 persen atau sembilan juta anak balita di Indonesia mengalami stunting. Hal ini membuat Indonesia menjadi negara keempat dengan angka stunting tertinggi di dunia. Kemudian dari 10 Negara ASEAN, Indonesia menempati urutan ketiga dengan angka stunting tertinggi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Untuk Pulihkan Kondisi Anak Malnutrisi, Ilmuwan Buat Suplemen Baru

Untuk Pulihkan Kondisi Anak Malnutrisi, Ilmuwan Buat Suplemen Baru

Health | Jum'at, 23 April 2021 | 14:18 WIB

Minim Asupan Gizi, Pasien Kanker Kerap Alami Malnutrisi

Minim Asupan Gizi, Pasien Kanker Kerap Alami Malnutrisi

Health | Senin, 29 Maret 2021 | 16:13 WIB

Kejar Target Indonesia Emas 2045, Sajian Bumbu Bernutrisi Bisa Jadi Pilihan

Kejar Target Indonesia Emas 2045, Sajian Bumbu Bernutrisi Bisa Jadi Pilihan

Press Release | Rabu, 24 Maret 2021 | 18:32 WIB

Terkini

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

×