Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jokowi Berharap Vaksin Gotong Royong Mampu Pulihkan Ekonomi

Iwan Supriyatna, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 18 Mei 2021 | 12:16 WIB
Jokowi Berharap Vaksin Gotong Royong Mampu Pulihkan Ekonomi
Presiden Joko Widodo (Jokowi). [SuaraSulsel.id / Sekretariat Presiden]

Suara.com - Presiden Joko Wdodo (Jokowi) berharap vaksin gotong royong dapat memulihkan pertumbuhan ekonomi nasional di tahun 2021.

"Vaksinasi ini juga kita harapkan bisa memulihkan ekonomi kita. Kita tahu di kuartal I 2021, bulan Januari-Maret, pertumbuhan ekonomi berada di angka minus 0,74," ujar Jokowi saat meninjau vaksinasi gotong royong di PT Unilever, Jababeka, Cikarang, Selasa (18/5/2021).

Selain vaksinasi kata Jokowi, dengan kerja keras, pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal II tahun 2021, April-Juni, diharapkan sesuai target yakni 7 persen.

"Kita semuanya berharap dengan kerja keras kita semuanya, kita berharap di kuartal yang kedua 2021 di bulan April, Mei dan Juni kita sesuai dengan target yaitu, kurang lebih 7 persen bisa kita capai. Karena produksi di semua lini perusahaan, unit usaha semuanya bisa bergerak normal kembali," ucap dia.

Tak hanya itu Jokowi juga berharap vaksin gotong royong dapat mempercepat proses vaksinasi di Indonesia.

Meski kata Jokowi semua pihak tahu, untuk mencari dan membeli vaksin bukanlah hal yang mudah. Terlebih vaksin menjadi rebutan dari 215 negara di dunia yang juga dilanda pandemi Covid-19.

"Semuanya ingin mendapatkan vaksin dan alhamdulillah untuk vaksin gotong royong pada tahapan pertama kita telah mendapatkan 420 ribu vaksin dan segera saya perintahkan untuk dilaksanakan di lapangan dan kita harapkan nanti kita akan mendapatkan suplai vaksinnya lebih banyak," tutur Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi menegaskan suplai vaksin akan lebih banyak sehingga proses vaksinasi gotong royong ini bisa mempercepat pencapaian target program vaksinasi yaitu 181,5 juta penduduk yang menjadi penerima vaksin Covid-19.

"Kita berharap nantinya di bulan Agustus atau maksimal di bulan September sudah mencapai jumlah kurang lebih 70 juta yang divaksin. Sehingga kita harapkan di bulan-bulan itu kurvanya sudah berada di bawah dan kita harapkan terutama perusahaan, pabrik, industri semuanya bisa berproduksi dalam suasana yang normal kembali," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksinasi Gotong Royong: Cara Daftar, Tarif, Jenis Vaksin

Vaksinasi Gotong Royong: Cara Daftar, Tarif, Jenis Vaksin

News | Selasa, 18 Mei 2021 | 11:59 WIB

Vaksin Gotong Royong yang Tersedia di Indonesia Baru 420 Ribu Dosis

Vaksin Gotong Royong yang Tersedia di Indonesia Baru 420 Ribu Dosis

News | Selasa, 18 Mei 2021 | 11:38 WIB

Jokowi ke Bekasi Lihat Vaksinasi COVID-19 untuk Buruh

Jokowi ke Bekasi Lihat Vaksinasi COVID-19 untuk Buruh

Bekaci | Selasa, 18 Mei 2021 | 11:22 WIB

Terkini

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:35 WIB

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:05 WIB

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:01 WIB

Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel

Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:40 WIB

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:17 WIB

Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT

Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:14 WIB

Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z

Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:07 WIB

Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI

Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:35 WIB

Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu

Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:02 WIB

Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo

Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:48 WIB

×