Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Indofarma Catatkan Penjualan Rp 373 Miliar di Kuartal I 2021

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 21 Mei 2021 | 08:54 WIB
Indofarma Catatkan Penjualan Rp 373 Miliar di Kuartal I 2021
Ilustrasi uang, pembukuan keuangan. (Pixabay/stevepb)

Suara.com - Kepanjang kuartal I 2021, PT Indofarma Tbk (INAF) mampu membukukan kenaikan penjualan yang siginifikan menyusul strategi perusahaan menggenjot penjualan Obat Ethical dan Alat Kesehatan terkait Covid-19.

Sepanjang tiga bulan pertama 2021, perusahaan farmasi milik BUMN ini membukukan penjualan bersih Rp 373,20 miliar, naik 152 persen dibandinhg periode yang sama tahun 2020 yang tercatat sebesar Rp 148,16.

Direktur Utama INAF, Arief Pramuhanto mengatakan peningkatan penjualan tersebut ditopang dari penjualan segmen Ethical sebesar Rp 191,87 miliar dan Alat Kesehatan sebesar Rp 175,49 miliar.

"Keberhasilan perusahaan meningkatkan penjualan tersebut berkontribusi positif pada pencapaian laba bersih Perseroan sebesar Rp 1,8 miliar, setelah mengalami kerugian bersih Rp 21,43 miliar pada periode yang sama tahun buku 2020," ucap Arief dalam keterangan persnya, Jumat (21/5/2021).

Tak hanya itu kata dia, dari sisi liabilitas Perseroan juga meningkat sebesar 8,29 persem dari yang semula Rp 1,28 triliun menjadi Rp 1,38 triliun pada kuartal pertama tahun 2021. Aset Perseroan mengalami peningkatan 6,32 persen dari yang semula Rp 1,71 triliun menjadi Rp 1,82 triliun pada kuartal pertama tahun 2021.

Terkait dengan investasi baru yang dikembangkan, Indofarma berencana mengembangkan 6 proyek pengembangan produk dan 1 proyek pendukung untuk memastikan proyek pengembangan produk tersebut dapat berjalan dengan baik dengan nilai pembiayaan investasi Rp 169,86 miliar dan modal kerja Rp 30 miliar.

Diantaranya untuk mengembangkan kemandirian produk alat kesehatan Indonesia, Perseroan akan melakukan pembangunan pabrik Melt Blown yang merupakan bahan baku masker dengan nilai pembiayaan investasi Rp 14,86 miliar dan modal kerja Rp 5 miliar, pabrik Hospital Furniture dengan nilai pembiayaan investasi Rp 15 miliar dan modal kerja Rp 5 miliar, pabrik sarung tangan atau gloves dengan nilai pembiayaan investasi Rp 20 miliar dan pabrik Catheter dengan nilai pembiayaan investasi Rp 50 miliar dan modal kerja Rp 10 miliar.

Sementara untuk pengembangan produk Natural Extract perusahaan penyiapkan pembiyaan investasi sebesar Rp 30 miliar. Untuk pengembangan Central Processing Facility, nilai pembiayaan investasi yang digunakan Rp 30 miliar dan modal kerja Rp 10 miliar. Nilai pembiayaan investasi untuk Supporting Function sebesar Rp 10 miliar.

“Akhir tahun ini, semua fasilitas produksi dan pendukung yang baru tersebut ditargetkan sudah selesai dan siap beroperasi pada awal 2022,” pungkas Arief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indofarma Catatkan Peningkatan Penjualan Hingga 26 Persen di Masa Pandemi

Indofarma Catatkan Peningkatan Penjualan Hingga 26 Persen di Masa Pandemi

Bisnis | Rabu, 28 April 2021 | 09:27 WIB

Melihat Latihan Timnas Garuda INAF di Hari Disabilitas Internasional

Melihat Latihan Timnas Garuda INAF di Hari Disabilitas Internasional

Foto | Kamis, 03 Desember 2020 | 15:09 WIB

Obat Penanganan Covid-19 Racikan Holding BUMN Farmasi Siap Dipakai

Obat Penanganan Covid-19 Racikan Holding BUMN Farmasi Siap Dipakai

News | Senin, 05 Oktober 2020 | 11:07 WIB

Terkini

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:16 WIB

IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900

IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:07 WIB

TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas

TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:03 WIB

Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom untuk Percepat Transformasi

Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom untuk Percepat Transformasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:46 WIB

ESDM Mulai Uji Coba B50 ke Kereta Api

ESDM Mulai Uji Coba B50 ke Kereta Api

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:37 WIB

Rencana 100 Gudang Pangan Disorot, Salah Lokasi Bisa Jadi Mubazir

Rencana 100 Gudang Pangan Disorot, Salah Lokasi Bisa Jadi Mubazir

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:28 WIB

Rupiah Loyo Lagi, Masih Betah di Level Rp 17.242/USD

Rupiah Loyo Lagi, Masih Betah di Level Rp 17.242/USD

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:22 WIB

YLKI Pertanyakan Infrastruktur dan Sistem Keselamatan PT KAI dalam Kecelakaan KRL di Bekasi

YLKI Pertanyakan Infrastruktur dan Sistem Keselamatan PT KAI dalam Kecelakaan KRL di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:12 WIB

Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Harus Dipercepat dan Dipermudah

Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Harus Dipercepat dan Dipermudah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:46 WIB

Bos KAI Ternyata Sering Dipanggil Prabowo, Bahas Apa?

Bos KAI Ternyata Sering Dipanggil Prabowo, Bahas Apa?

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:46 WIB