Indramayu Terancam Puso, Mentan Sarankan Penggunaan Bantuan Pompa Air

Fabiola Febrinastri

Rabu, 02 Juni 2021 | 06:48 WIB
Indramayu Terancam Puso, Mentan Sarankan Penggunaan Bantuan Pompa Air
Ilustrasi tanaman padi. (Dok : Kementan)

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjelaskan, bantuan pompa air yang diberikan pemerintah, dapat digunakan untuk membantu petani mengatasi kekeringan yang dialami. Hal ini juga berlaku bagi ratusan hektare sawah di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang terancam puso.

"Bantuan tersebut sebagai alat bantu untuk menyedot air dari beberapa sumber air terdekat untuk mengairi lahan. Pompa air tersebut bisa dimanfaatkan agar pasokan air bisa teraliri," kata Mentan SYL.

Petani di Indramayu terancam mengalami gagal panen. Atas kondisi tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) menyarankan petani untuk memanfaatkan bantuan pompa air yang disalurkan dalam kurun waktu 2019-2020.

Untuk di Kabupaten Indramayu, pada 2019, Kementan telah menyalurkan pompa air sebanyak 83 unit. Selanjutnya pada tahun 2020, Kementan kembali menyalurkan bantuan pompa air sebanyak 70 unit. Bantuan tersebut disalurkan kepada kelompok tani di Indramayu.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil menuturkan, bantuan pompa air tersebut dimaksudkan agar petani dapat terus berproduksi meski memasuki musim kemarau.

"Dengan pompa sawah bisa tetap teraliri air sehingga petani dapat terus berproduksi," ujar Ali.

Musim kemarau yang dialami petani Indramayu diharapkan tidak menghambat petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertaniannya.

"Bantuan pompa air ini berkaitan erat dengan produktivitas. Kami tak ingin petani terganggu produktivitasnya, karena mengalami musibah kekeringan. Kondisi apapun tak boleh menghambat pertanian kita," ujarnya.

Selain bantuan pompa air untuk mengatasi kekeringan, Ali meminta petani juga mengikuti program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) atau asuransi pertanian, agar mereka tak mengalami kerugian akibat bencana yang melanda.

baca juga

Asuransi pertanian, Ali melanjutkan, merupakan proteksi bagi petani ketika bencana terjadi dan mengalami gagal panen.

"Petani akan mendapat pertanggungan sebesar Rp6 juta per hektar per musim tanam ketika mengalami gagal panen. Dengan pertanggungan ini petani memiliki modal kembali untuk tetap berproduksi," ujar Ali.

Asuransi pertanian yang diprogramkan Kementan, menurut Ali, merupakan bagian dari perlindungan agar bencana tak membuat petani tak bisa berproduksi kembali. "Asuransi pertanian adalah bagian dari mitigasi agar petani tak mengalami kerugian," tutur dia.

Sementara itu, Direktur Pembiayaan Ditjen PSP Kementan, Indah Megahwati menambahkan, untuk mengikuti program AUTP, syarat yang harus dipenuhi cukup mudah. Petani cukup bergabung dalam kelompok tani dan mendaftarkan lahannya untuk diikutsertakan dalam program AUTP.

"Untuk preminya sebesar Rp180 ribu per hektare per musim tanam, tapi petani cukup membayar premi sebesar Rp36 ribu per hektare per musim tanam, karena sisanya, sebesar Rp144 ribu dibantu pemerintah melalui APBN," terang Indah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentan SYL Dukung Kebijakan Gubernur NTT Kelola Alsintan dengan Brigade

Mentan SYL Dukung Kebijakan Gubernur NTT Kelola Alsintan dengan Brigade

Bisnis | Senin, 31 Mei 2021 | 17:43 WIB

Kementan-Kemenkop Gandeng IPB Wujudkan Korporatisasi Sektor Pertanian

Kementan-Kemenkop Gandeng IPB Wujudkan Korporatisasi Sektor Pertanian

Bisnis | Minggu, 30 Mei 2021 | 20:17 WIB

Pusri Bangun Pabrik Baru di Palembang, Mentan : Negeri Ini Butuh Pupuk yang Baik

Pusri Bangun Pabrik Baru di Palembang, Mentan : Negeri Ini Butuh Pupuk yang Baik

Bisnis | Sabtu, 29 Mei 2021 | 09:13 WIB

Gubernur Sumsel Dukung Program Food Estate untuk Stabilitas Pangan

Gubernur Sumsel Dukung Program Food Estate untuk Stabilitas Pangan

Bisnis | Jum'at, 28 Mei 2021 | 18:13 WIB

Mentan Minta Program Food Estate Tekankan 5 Hal Ini

Mentan Minta Program Food Estate Tekankan 5 Hal Ini

Bisnis | Kamis, 27 Mei 2021 | 17:15 WIB

Antisipasi Rob Saat Gerhana Bulan Total, DKI Siagakan Pompa Air

Antisipasi Rob Saat Gerhana Bulan Total, DKI Siagakan Pompa Air

Jakarta | Rabu, 26 Mei 2021 | 20:52 WIB

Terkini

Kebakaran Lahan di Tol Samarinda-Balikpapan, Petugas Terkendala Pasokan Air

Kebakaran Lahan di Tol Samarinda-Balikpapan, Petugas Terkendala Pasokan Air

Kaltim | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:52 WIB

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran Lahan di Pulau Tidung

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran Lahan di Pulau Tidung

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Nasib UMKM RI: Modal dan Akses Pasar Jadi Tantangan

Nasib UMKM RI: Modal dan Akses Pasar Jadi Tantangan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:38 WIB

iPad Mini OLED Resmi Meluncur, Lebih Tipis dan Tangguh dengan Chip A20 Pro

iPad Mini OLED Resmi Meluncur, Lebih Tipis dan Tangguh dengan Chip A20 Pro

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:38 WIB

7 Manfaat Koran Bekas untuk Kebersihan Rumah yang Jarang Diketahui

7 Manfaat Koran Bekas untuk Kebersihan Rumah yang Jarang Diketahui

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:31 WIB

UMKM Tak Cukup Go Digital, Keamanan Transaksi dan Legalitas Usaha Juga Penting

UMKM Tak Cukup Go Digital, Keamanan Transaksi dan Legalitas Usaha Juga Penting

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Ulasan The Good Son: Rahasia Kelam di Balik Sosok Anak yang Sempurna

Ulasan The Good Son: Rahasia Kelam di Balik Sosok Anak yang Sempurna

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Mahasiswa Unri Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Satgas PKH Dievaluasi

Mahasiswa Unri Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Satgas PKH Dievaluasi

Riau | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:26 WIB

Waspada Hujan Lebat Sore hingga Malam, Semarang Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Waspada Hujan Lebat Sore hingga Malam, Semarang Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:19 WIB

Sinyal Damai Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia

Sinyal Damai Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:06 WIB

×