Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Keterisian Tempat Tidur Isolasi Covid-19 di RS Sentuh Angka 40 Persen

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 07 Juni 2021 | 15:23 WIB
Keterisian Tempat Tidur Isolasi Covid-19 di RS Sentuh Angka 40 Persen
Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)

Suara.com - Keterisian tempat tidur isolasi atau bed occupancy ratio (BOR) untuk perawatan pasien Covid-19 secara nasional kini berada pada angka 40 persen, bahkan ada disejumlah daerah jumlah keterisiannya mencapai 50 persen.

Hal tersebut dikatakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), usai rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/6/2021).

"BOR rata-rata sudah 40 persen dan nanti Pak Menkes akan menjelaskan, 5 provinsi yang BOR-nya di atas 50 persen yaitu Kalbar, Jateng, Kepri, Jambi dan Riau," kata Airlangga.

Sementara dari sisi daerah yang disiplin menerapkan protokol kesehatan, wilayah Sumatera Barat, Jambi hingga Yogyakarta menjadi juaranya.

"Kepatuhan Sumbar, Jambi, Yogya 91-100 persen, yang kepatuhannya 61-57 persen adalah Jabar, Babel, Kalsel. Yang di bawah 60 persen adalah Sulteng dan Maluku dan kepatuhan ini yang penting untuk penanganan Covid," katanya.

Sebelumnya Airlangga mengaku optimistis bahwa perekonomian Indonesia pada kuartal II 2021 ini bisa tumbuh 8 persen. Tentunya angka yang dipatok ini lebih tinggi dengan target Presiden Jokowi yang menginginkan diangka 7 persen.

"Proyeksi pertumbuhan diperkirakan 6,7 persen 7,5 persen dan pemerintah meyakini di kuartal II kita mampu pada range 7 persen 8 persen," ungkap Airlangga.

Mantan Menteri Perindustrian ini bilang sejumlah indikator ekonomi sepanjang kuartal II ini boleh dibilang cukup menggembirakan. Seperti halnya data Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Indonesia yang mencapai 55,30, tertinggi sepanjang sejarah.

Kemudian juga soal penjualan kendaraan bermotor yang naik pascapemberlakuan stimulus pajak.

"Kenaikan kendaraan bermotor penjualan mobil sebesar 208 persen. Motor 227 persen secara yoy," paparnya.

Selain itu faktor lain yang makin membuatnya percaya diri adalah soal data indeks keyakinan konsumen (IKK) yang naik diatas 100 mendorong penjualan di sektor ritel sebesar 9,8 persen secara tahunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekolah Tatap Muka Dimulai Juli, Bagaimana Nasib Anak dengan Penyakit Bawaan?

Sekolah Tatap Muka Dimulai Juli, Bagaimana Nasib Anak dengan Penyakit Bawaan?

Health | Senin, 07 Juni 2021 | 15:21 WIB

WHO Sebut Vaksin Covid-19 Anak Bukan Prioritas, Bagaimana Kata IDAI?

WHO Sebut Vaksin Covid-19 Anak Bukan Prioritas, Bagaimana Kata IDAI?

Health | Senin, 07 Juni 2021 | 15:10 WIB

SAGE: Virus Corona Varian Delta 40 Persen Lebih Menular Ketimbang Alpha

SAGE: Virus Corona Varian Delta 40 Persen Lebih Menular Ketimbang Alpha

Health | Senin, 07 Juni 2021 | 14:39 WIB

Terkini

Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor

Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:29 WIB

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:25 WIB

Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!

Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:04 WIB

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:51 WIB

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:45 WIB

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:40 WIB

Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah

Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:15 WIB

IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok

IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:03 WIB

Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?

Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:01 WIB

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:40 WIB