Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Bertemu Wamendag Chile, Kementan Bahas Rencana Perpanjangan Kerja Sama di Sektor Pertanian

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Senin, 07 Juni 2021 | 22:31 WIB
Bertemu Wamendag Chile, Kementan Bahas Rencana Perpanjangan Kerja Sama di Sektor Pertanian
Dok: Kementan

Suara.com - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Chile, Rodrigo Yanez menyambangi kantor Kementerian Pertanian (Kementan) pada Senin, (7/6/2021). Kedatangan Rodrigo disambut oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbu.

Kedatangan Wamendag Chile dalam rangka memperkuat ekspor-impor komoditas pertanian. Pasalnya, hubungan kerja sama Indonesia-Chile di sektor pertanian akan berakhir pada November 2021 mendatang.

Harvick Hasnul Qolbu menjelaskan, saat ini, Pemerintah Indonesia tengah menjajaki pepanjangan kerja sama perdagangan di sektor pertanian dengan Chile. Dalam pertemuan tersebut, dibahas juga rencana perpanjangan kerja sama tersebut. Rencananya kerja sama itu, akan diperpanjang untuk jangka waktu tiga tahun ke depan.

Menurut Harvick, perpanjangan kerja sama antar keduanya penting. Sebab, Chile merupakan pintu masuk ekspor pertanian Indonesia ke Amerika Latin.

"Chile ini bisa menjadi hub. Chile memainkan peranan penting di Amerika Latin agar ekspor pertanian Indonesia bisa terus berkembang ke Brasil dan negara Amerika Latin lainnya," papar Harvick dalam keterangannya di Jakarta, Senin, (7/6/2021).

Kata Harvick, Pemerintah Chile telah membawa momerandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman perdagangan di bidang pertanian. MoU tersebut rencananya akan segera ditandatangani oleh Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan Menteri Perdagangan Luar Negeri Chile, Rodrigo Yanez.

Harvick memaparkan potensi ekspor yang bisa dilakukan Indonesia dalam kerja sama tersebut. Peluang ekspor buah-buahan khas tropikal seperti nanas, anggur dan produk rempah-rempah menurut Harvick sangat terbuka bisa dilakukan ke Chile.

"Kita berharap ekspor kita ke Chile bisa terus meningkat. Ada banyak potensi yang kita miliki yang bisa diekspor ke Chile," terang Harvick.

Selain pertanian sektor tanaman pangan dan hortikultura, kerja sama itu juga membuka peluang untuk ekspor-impor komoditas peternakan seperti daging sapi, unggas hingga babi.

"Hal itu juga sedang kita jajaki dalam kerja sama ini. Jadi ini ekspor-impor dua arah antara Indonesia dan Chile," ujar dia.

Sebagai catatan, neraca perdagangan Indonesia-Chile pada 2020 surplus sekitar USD800 ribu. Adapun total nilai perdagangan sektor pertanian kedua negara di tahun lalu mencapai US$26,9 juta.

Ekspor utama pertanian Indonesia ke Chile antara lain produk kelapa sawit (US$5,3 juta), obat hewan (US$3,4 juta), nanas (US$1,9 juta), kelapa (US$0,9 juta), hingga hasil perkebunan lainnya (US$0,6 juta).

Terlebih, Kementerian Pertanian juga telah mendukung disepakatinya persetujuan kemitraan komprehensif atau Indonesia-Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (IC-CEPA) pada 14 Desember 2017.

Kemitraan itu diharapkan dapat membuka lebih luas lagi agar produk-produk Indonesia bisa maduk ke pasar Amerika Latin.

Harvick berharap, surplus neraca perdagangan antara Indonesia-Chile bisa lebih meningkat lagi. Secara angka, Harvick menyebutkan total nilai perdagangan kedua negara saat ini memang belum terlalu besar, masih berada di kisaran US$25-26 Juta.

"Tapi ke depan ini kita harapkan dapat terus meningkat dan kita bisa mengeksplorasi potensi yang kita miliki untuk diekspor ke Chile. Kita berharap ke depan ini kita bisa dikembangkan. Kita bisa mengunjungi Chile untuk sama-sama membuka akses pasar. Inilah komitmen yang sudah terbangun saat ini. Pemerintah Chile sendiri sangat berkomitmen terhadal hal tersebut," tututp Harvick.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentan SYL Dukung Kebijakan Gubernur NTT Kelola Alsintan dengan Brigade

Mentan SYL Dukung Kebijakan Gubernur NTT Kelola Alsintan dengan Brigade

Bisnis | Senin, 31 Mei 2021 | 17:43 WIB

Purwakarta Surplus Domba Gara-gara Dedi Mulyadi

Purwakarta Surplus Domba Gara-gara Dedi Mulyadi

Jabar | Minggu, 30 Mei 2021 | 21:48 WIB

Kementan-Kemenkop Gandeng IPB Wujudkan Korporatisasi Sektor Pertanian

Kementan-Kemenkop Gandeng IPB Wujudkan Korporatisasi Sektor Pertanian

Bisnis | Minggu, 30 Mei 2021 | 20:17 WIB

Gubernur Sumsel Dukung Program Food Estate untuk Stabilitas Pangan

Gubernur Sumsel Dukung Program Food Estate untuk Stabilitas Pangan

Bisnis | Jum'at, 28 Mei 2021 | 18:13 WIB

Megawati Klaim Penerimaan Pajak Selalu Surplus saat Dirinya Jadi Presiden

Megawati Klaim Penerimaan Pajak Selalu Surplus saat Dirinya Jadi Presiden

Bisnis | Jum'at, 28 Mei 2021 | 16:56 WIB

Mentan Minta Program Food Estate Tekankan 5 Hal Ini

Mentan Minta Program Food Estate Tekankan 5 Hal Ini

Bisnis | Kamis, 27 Mei 2021 | 17:15 WIB

Terkini

Menko Airlangga Sebut Rupiah Lemah Saat Ini Cuma 5 Persen

Menko Airlangga Sebut Rupiah Lemah Saat Ini Cuma 5 Persen

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:57 WIB

Rupiah Konsisten Melemah saat Mata Uang Negara Lain Menguat Karena Harga Minyak Turun

Rupiah Konsisten Melemah saat Mata Uang Negara Lain Menguat Karena Harga Minyak Turun

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:53 WIB

Belajar dari Sejarah! Anggota DPR Misbakhun Klaim Rupiah Lemah Saat Ini Beda dari Krisis 1998

Belajar dari Sejarah! Anggota DPR Misbakhun Klaim Rupiah Lemah Saat Ini Beda dari Krisis 1998

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:44 WIB

BGN Bantah Anggaran MBG Dipangkas Rp67 T Seperti Klaim Purbaya

BGN Bantah Anggaran MBG Dipangkas Rp67 T Seperti Klaim Purbaya

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:33 WIB

OJK Tekankan Pentingnya Pasar Modal demi Pertumbuhan 7,5 Persen, Tapi Modal Asing Terus Kabur

OJK Tekankan Pentingnya Pasar Modal demi Pertumbuhan 7,5 Persen, Tapi Modal Asing Terus Kabur

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:20 WIB

Wamen ESDM Buka Suara soal Ganti Rugi Blackout Listrik Sumatra

Wamen ESDM Buka Suara soal Ganti Rugi Blackout Listrik Sumatra

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:14 WIB

Usai 1 Persen Saham Negara Masuk, Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Jadi BUMN

Usai 1 Persen Saham Negara Masuk, Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Jadi BUMN

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:05 WIB

BTN Akuisisi Portofolio Kredit SMBCI Rp20 Triliun untuk Perkuat Transformasi Beyond Mortgage

BTN Akuisisi Portofolio Kredit SMBCI Rp20 Triliun untuk Perkuat Transformasi Beyond Mortgage

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:01 WIB

5 Rekomendasi Investasi di 2026 untuk Dapat Passive Income, Aman dan Menguntungkan

5 Rekomendasi Investasi di 2026 untuk Dapat Passive Income, Aman dan Menguntungkan

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 15:44 WIB

Wamenkeu Ungkap 3 Sumber Krisis Ekonomi Negara, Gimana Nasib RI?

Wamenkeu Ungkap 3 Sumber Krisis Ekonomi Negara, Gimana Nasib RI?

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 15:33 WIB