Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bertemu Wamendag Chile, Kementan Bahas Rencana Perpanjangan Kerja Sama di Sektor Pertanian

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 07 Juni 2021 | 22:31 WIB
Bertemu Wamendag Chile, Kementan Bahas Rencana Perpanjangan Kerja Sama di Sektor Pertanian
Dok: Kementan

Suara.com - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Chile, Rodrigo Yanez menyambangi kantor Kementerian Pertanian (Kementan) pada Senin, (7/6/2021). Kedatangan Rodrigo disambut oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbu.

Kedatangan Wamendag Chile dalam rangka memperkuat ekspor-impor komoditas pertanian. Pasalnya, hubungan kerja sama Indonesia-Chile di sektor pertanian akan berakhir pada November 2021 mendatang.

Harvick Hasnul Qolbu menjelaskan, saat ini, Pemerintah Indonesia tengah menjajaki pepanjangan kerja sama perdagangan di sektor pertanian dengan Chile. Dalam pertemuan tersebut, dibahas juga rencana perpanjangan kerja sama tersebut. Rencananya kerja sama itu, akan diperpanjang untuk jangka waktu tiga tahun ke depan.

Menurut Harvick, perpanjangan kerja sama antar keduanya penting. Sebab, Chile merupakan pintu masuk ekspor pertanian Indonesia ke Amerika Latin.

"Chile ini bisa menjadi hub. Chile memainkan peranan penting di Amerika Latin agar ekspor pertanian Indonesia bisa terus berkembang ke Brasil dan negara Amerika Latin lainnya," papar Harvick dalam keterangannya di Jakarta, Senin, (7/6/2021).

Kata Harvick, Pemerintah Chile telah membawa momerandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman perdagangan di bidang pertanian. MoU tersebut rencananya akan segera ditandatangani oleh Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan Menteri Perdagangan Luar Negeri Chile, Rodrigo Yanez.

Harvick memaparkan potensi ekspor yang bisa dilakukan Indonesia dalam kerja sama tersebut. Peluang ekspor buah-buahan khas tropikal seperti nanas, anggur dan produk rempah-rempah menurut Harvick sangat terbuka bisa dilakukan ke Chile.

"Kita berharap ekspor kita ke Chile bisa terus meningkat. Ada banyak potensi yang kita miliki yang bisa diekspor ke Chile," terang Harvick.

Selain pertanian sektor tanaman pangan dan hortikultura, kerja sama itu juga membuka peluang untuk ekspor-impor komoditas peternakan seperti daging sapi, unggas hingga babi.

baca juga

"Hal itu juga sedang kita jajaki dalam kerja sama ini. Jadi ini ekspor-impor dua arah antara Indonesia dan Chile," ujar dia.

Sebagai catatan, neraca perdagangan Indonesia-Chile pada 2020 surplus sekitar USD800 ribu. Adapun total nilai perdagangan sektor pertanian kedua negara di tahun lalu mencapai US$26,9 juta.

Ekspor utama pertanian Indonesia ke Chile antara lain produk kelapa sawit (US$5,3 juta), obat hewan (US$3,4 juta), nanas (US$1,9 juta), kelapa (US$0,9 juta), hingga hasil perkebunan lainnya (US$0,6 juta).

Terlebih, Kementerian Pertanian juga telah mendukung disepakatinya persetujuan kemitraan komprehensif atau Indonesia-Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (IC-CEPA) pada 14 Desember 2017.

Kemitraan itu diharapkan dapat membuka lebih luas lagi agar produk-produk Indonesia bisa maduk ke pasar Amerika Latin.

Harvick berharap, surplus neraca perdagangan antara Indonesia-Chile bisa lebih meningkat lagi. Secara angka, Harvick menyebutkan total nilai perdagangan kedua negara saat ini memang belum terlalu besar, masih berada di kisaran US$25-26 Juta.

"Tapi ke depan ini kita harapkan dapat terus meningkat dan kita bisa mengeksplorasi potensi yang kita miliki untuk diekspor ke Chile. Kita berharap ke depan ini kita bisa dikembangkan. Kita bisa mengunjungi Chile untuk sama-sama membuka akses pasar. Inilah komitmen yang sudah terbangun saat ini. Pemerintah Chile sendiri sangat berkomitmen terhadal hal tersebut," tututp Harvick.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentan SYL Dukung Kebijakan Gubernur NTT Kelola Alsintan dengan Brigade

Mentan SYL Dukung Kebijakan Gubernur NTT Kelola Alsintan dengan Brigade

Bisnis | Senin, 31 Mei 2021 | 17:43 WIB

Purwakarta Surplus Domba Gara-gara Dedi Mulyadi

Purwakarta Surplus Domba Gara-gara Dedi Mulyadi

Jabar | Minggu, 30 Mei 2021 | 21:48 WIB

Kementan-Kemenkop Gandeng IPB Wujudkan Korporatisasi Sektor Pertanian

Kementan-Kemenkop Gandeng IPB Wujudkan Korporatisasi Sektor Pertanian

Bisnis | Minggu, 30 Mei 2021 | 20:17 WIB

Gubernur Sumsel Dukung Program Food Estate untuk Stabilitas Pangan

Gubernur Sumsel Dukung Program Food Estate untuk Stabilitas Pangan

Bisnis | Jum'at, 28 Mei 2021 | 18:13 WIB

Megawati Klaim Penerimaan Pajak Selalu Surplus saat Dirinya Jadi Presiden

Megawati Klaim Penerimaan Pajak Selalu Surplus saat Dirinya Jadi Presiden

Bisnis | Jum'at, 28 Mei 2021 | 16:56 WIB

Mentan Minta Program Food Estate Tekankan 5 Hal Ini

Mentan Minta Program Food Estate Tekankan 5 Hal Ini

Bisnis | Kamis, 27 Mei 2021 | 17:15 WIB

Terkini

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Bri | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga

Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Asap Tak Punya Paspor, Airlangga Minta Negara ASEAN Tolong RI

Asap Tak Punya Paspor, Airlangga Minta Negara ASEAN Tolong RI

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:13 WIB

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Mahasiswa UIN Jakarta Cium Aroma Intervensi Politik

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Mahasiswa UIN Jakarta Cium Aroma Intervensi Politik

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG

Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG

Kalbar | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:11 WIB

×