Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Sabtu, 28 Februari 2026 | 12:30 WIB
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
  • Wakil Menteri ESDM Yuliot menyatakan penghentian ekspor timah demi memaksimalkan pemanfaatan industri dalam negeri.
  • Timah akan dimaksimalkan untuk mendukung produksi industri solar panel serta sektor elektronik dan semikonduktor nasional.
  • Rencana ini mendukung program hilirisasi untuk memanfaatkan mineral ikutan, seperti logam tanah jarang, secara maksimal.

Suara.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot, mengungkap alasan dibalik rencana penghentian ekspor timah.

Dia mengatakan, hal itu bertujuan untuk memaksimalkan pemanfaatannya untuk industri dalam negeri dan memperkuat hilirisasi.

"Ini kan sudah ada beberapa industri solar panel yang ada di dalam negeri, dan juga ini akan memanfaatkan timah juga sebagai salah satu faktor penunjang produksinya. Jadi harapannya ke depan yang untuk timah itu justru ini bisa dimanfaatkan secara maksimal di industri di dalam negeri," bebe Yuliot di Jakarta dikutip pada Sabtu (28/2/2026).

Selain itu, timah juga akan dimaksimalkan untuk kebutuhan industri elektronik dan semikonduktor.

Apalagi kata Yuliot, semikonduktor termasuk dalam industri prioritas, dan menjadi yang salah satu disebutkan dalam perjanjian perdagangan timbal balik atau Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat.

"Ya, berarti ini kan juga pemanfaatan secara maksimal dalam negeri," ujarnya.

Kemudian, rencana penghentian ekspor timah juga bertujuan untuk program hilirisasi. Yuliot menjelaskan, ekstraksi mineral ikutan dalam bijih timah selama belum dimanfaatkan secara maksimal.

"Jadi dalam rangka penataan sektor pertambangan, ya kami mengharapkan itu. Nanti juga bagian yang bisa logam tanah jarang yang ada di situ, ya kemudian kritikal mineral juga ada di situ, bisa dimanfaatkan untuk pengembangan industri di dalam negeri," ucapnya.

Rencana menghentikan ekspor timah pertama kali disampaikan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. Dia mengatakan perlu mengganti ekspor bahan mentah dengan produk hasil hilirisasi domestik.

"Tahun lalu kita melarang ekspor bauksit. Dan tahun ke depan, kita akan mengkaji untuk beberapa komoditas lain, termasuk timah. Tidak boleh lagi kita ekspor barang mentah. Silahkan teman-teman membangun investasi hilirisasi di dalam negeri," kata Bahlil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah

Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah

Bisnis | Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:09 WIB

Susul Bauksit, Bahlil Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah

Susul Bauksit, Bahlil Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah

Bisnis | Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:55 WIB

Menkeu Purbaya Kena Semprot Dua Menteri Prabowo Kurang dari 24 Jam

Menkeu Purbaya Kena Semprot Dua Menteri Prabowo Kurang dari 24 Jam

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 19:32 WIB

Peringatan Bahlil Soal Pasokan Energi RI Jika Ada Perang

Peringatan Bahlil Soal Pasokan Energi RI Jika Ada Perang

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 19:31 WIB

Di Balik Rencana Bahlil Potong Produksi Batu Bara

Di Balik Rencana Bahlil Potong Produksi Batu Bara

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 18:58 WIB

Bahlil Sindir Purbaya Lagi, Kali Ini Soal Lifting Minyak

Bahlil Sindir Purbaya Lagi, Kali Ini Soal Lifting Minyak

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 18:34 WIB

Terkini

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:00 WIB

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:48 WIB

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:45 WIB

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:18 WIB

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:15 WIB

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB

Produksi Listrik EBT Tembus 8.743 GWh, Pertamina Genjot Transisi Energi

Produksi Listrik EBT Tembus 8.743 GWh, Pertamina Genjot Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:06 WIB

BTN Cetak Laba Bersih Rp 1,1 Triliun di Kuartal I-2026

BTN Cetak Laba Bersih Rp 1,1 Triliun di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:59 WIB

Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia

Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:56 WIB

IFG Life Rampungkan Pembayaran Klaim Nasabah Eks Jiwasraya

IFG Life Rampungkan Pembayaran Klaim Nasabah Eks Jiwasraya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:52 WIB