alexametrics

Luhut Curhat 4 Hari Dilarang Keluar Hotel saat Berada di China

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Luhut Curhat 4 Hari Dilarang Keluar Hotel saat Berada di China
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat mengunjungi Apple Academy di BSD Tangerang Selatan, Jumat (21/5/2021). (Antara/Dok Kemenko Kemaritiman dan Investasi)

Luhut Binsar Pandjaitan meminta semua pihak untuk meniru China dalam menangani pandemi Covid-19.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta semua pihak untuk meniru China dalam menangani pandemi Covid-19.

Pasalnya, Luhut menilai China sangat disiplin dalam penanganan pandemi kepada mayarakat. Sehingga, katanya, penyebaran kasus Covid-19 bisa dikendalikan.

Hal tersebut ia nyatakan setelah ia berkunjung ke China beberapa waktu lalu.

"China dengan penduduk 1,4 miliar itu mereka super disiplin, sehingga mereka bisa meng contain covid-19 di daerah mereka. Nah kita harus mencontoh dengan sekarang kelihatan ada covid menaik ke atas, ayo kita semua harus saling mengingatkan. Yang merasa jadi pemimpin ayo kita bekerja dengan hati dan juga menyampaikan pesan-pesan ini karena ini menyangkut kemanusiaan," ujar Luhut dalam sebuah webinar, Kamis (10/6/2021).

Baca Juga: TWK KPK Jadi Sorotan Media Asing, Materi Tes soal Tionghoa Dinilai Diskriminatif

Mantan Menkopolhukam ini pun bercerita, saat dirinya berkunjung ke China untuk melakukan dialog dengan pemerintah setempat, beberapa waktu lalu.

Luhut bilang, penanganan Covid-19 di China super ketat, bahkan Ia tidak bisa keluar hotel selama empat hari.

Selain itu, tambah Luhut, jika terdapat pejabat yang melanggar protokol, maka konsekuensinya akan dicopot dari jabatannya.

"Jadi jangan hanya kita pidato saja, tadi pidato saya dengar dari semua sudah paten. Pelaksanaannya berapa persen yang kita bisa lakukan? dah ujung-ujungnya saya lapor pak presiden juga, katakan pada orang yang tidak disiplin melaksanakan ketentuan yang sudah kita buat ini," tegas Luhut.

Luhut menambahkan, saat ini pemerintah tengah berusaha mempercepat pelaksanaan vaksinasi. Ia mendapat laporan, saat ini pelaksanaan vaksinasi bisa mencapai 600 ribu orang per hari.

Baca Juga: Sejarah Orang Tionghoa di Kalimantan Barat, Perang Kongsi di Kota Tambang Emas

Namun, ungkapnya, Presiden RI Joko Widodo meminta pelaksanaan vaksinasi harus mencapai 1 juta orang per hari.

Komentar