Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Luhut Curhat 4 Hari Dilarang Keluar Hotel saat Berada di China

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 10 Juni 2021 | 11:49 WIB
Luhut Curhat 4 Hari Dilarang Keluar Hotel saat Berada di China
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat mengunjungi Apple Academy di BSD Tangerang Selatan, Jumat (21/5/2021). (Antara/Dok Kemenko Kemaritiman dan Investasi)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta semua pihak untuk meniru China dalam menangani pandemi Covid-19.

Pasalnya, Luhut menilai China sangat disiplin dalam penanganan pandemi kepada mayarakat. Sehingga, katanya, penyebaran kasus Covid-19 bisa dikendalikan.

Hal tersebut ia nyatakan setelah ia berkunjung ke China beberapa waktu lalu.

"China dengan penduduk 1,4 miliar itu mereka super disiplin, sehingga mereka bisa meng contain covid-19 di daerah mereka. Nah kita harus mencontoh dengan sekarang kelihatan ada covid menaik ke atas, ayo kita semua harus saling mengingatkan. Yang merasa jadi pemimpin ayo kita bekerja dengan hati dan juga menyampaikan pesan-pesan ini karena ini menyangkut kemanusiaan," ujar Luhut dalam sebuah webinar, Kamis (10/6/2021).

Mantan Menkopolhukam ini pun bercerita, saat dirinya berkunjung ke China untuk melakukan dialog dengan pemerintah setempat, beberapa waktu lalu.

Luhut bilang, penanganan Covid-19 di China super ketat, bahkan Ia tidak bisa keluar hotel selama empat hari.

Selain itu, tambah Luhut, jika terdapat pejabat yang melanggar protokol, maka konsekuensinya akan dicopot dari jabatannya.

"Jadi jangan hanya kita pidato saja, tadi pidato saya dengar dari semua sudah paten. Pelaksanaannya berapa persen yang kita bisa lakukan? dah ujung-ujungnya saya lapor pak presiden juga, katakan pada orang yang tidak disiplin melaksanakan ketentuan yang sudah kita buat ini," tegas Luhut.

Luhut menambahkan, saat ini pemerintah tengah berusaha mempercepat pelaksanaan vaksinasi. Ia mendapat laporan, saat ini pelaksanaan vaksinasi bisa mencapai 600 ribu orang per hari.

baca juga

Namun, ungkapnya, Presiden RI Joko Widodo meminta pelaksanaan vaksinasi harus mencapai 1 juta orang per hari.

"Kita harus semua kompak, dan ini sekarang masalah covid ini masalahnya, masalah kemanusiaan. Jadi jangan ada yang bermain-main dengan peristiwa seperti ini. Kita harus semua memberikan contoh dan membuat keteladanan dan bekerja dengan hati sehingga kita ini bisa semua berjalan dengan baik," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TWK KPK Jadi Sorotan Media Asing, Materi Tes soal Tionghoa Dinilai Diskriminatif

TWK KPK Jadi Sorotan Media Asing, Materi Tes soal Tionghoa Dinilai Diskriminatif

News | Rabu, 09 Juni 2021 | 17:32 WIB

Sejarah Orang Tionghoa di Kalimantan Barat, Perang Kongsi di Kota Tambang Emas

Sejarah Orang Tionghoa di Kalimantan Barat, Perang Kongsi di Kota Tambang Emas

Kalbar | Rabu, 09 Juni 2021 | 15:19 WIB

Bikin Heran, Bule Makan Bersama di Restoran China dengan Cara Begini

Bikin Heran, Bule Makan Bersama di Restoran China dengan Cara Begini

Lifestyle | Rabu, 09 Juni 2021 | 11:12 WIB

Terkini

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:14 WIB

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Sumsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Tokyo Schoolgirl Karya Osamu Dazai: Potret Kecemasan Remaja yang Mengusik

Tokyo Schoolgirl Karya Osamu Dazai: Potret Kecemasan Remaja yang Mengusik

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern

Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:09 WIB

BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

Bekaci | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Cushion YSL Pink dan Hitam Apa Bedanya? Ini Perbandingan Formula hingga Review Pengguna

Cushion YSL Pink dan Hitam Apa Bedanya? Ini Perbandingan Formula hingga Review Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:08 WIB

BRI Peduli Perkuat Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting dan Kesehatan Anak

BRI Peduli Perkuat Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting dan Kesehatan Anak

Bogor | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:04 WIB

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:03 WIB

BRI Peduli Hadirkan Posyandu Matahari untuk Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

BRI Peduli Hadirkan Posyandu Matahari untuk Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:01 WIB

×