KNKT Puji Inovasi Berkelanjutan SmartMT Pertamina Patra Niaga

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 11 Juni 2021 | 14:24 WIB
KNKT Puji Inovasi Berkelanjutan SmartMT Pertamina Patra Niaga
KNKT memuji inovasi Smart Moda Transportasi (SmartMT) yang berkelanjutan dari Pertamina Patra Niaga.

Suara.com - Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memuji inovasi Smart Moda Transportasi (SmartMT) yang berkelanjutan dari Pertamina Patra Niaga.

Inovasi ini menyempurnakan sistem keamanan dan keselamatan transportasi angkutan distribusi bahan bakar minyak (Safety and Security Fleet Management).

Ada sepuluh unit mobil tangki SmartMT yang menjadi proyek percontohan di Fuel Terminal Ujung Berung.

Pujian itu meluncur dari Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono dalam acara rapat dengan KNKT, di Terminal BBM Pertamina Ujung Berung, Bandung, Jawa Barat, Kamis (10/6/2021).

"Awalnya kami melakukan investigasi terhadap truk Pertamina yang terbakar. Diawali oleh ban terbakar lalu kami teliti, ternyata akibat tromol mengunci dan mengerem terus, ban mengalami pirolisis hingga terjadi insiden api, dan terbakarlah tangki beserta muatan BBM yang dibawa. Itu kejadian tahun 2017. Lalu mereka mengembangkan ini (SmartMT). Jadi ini inisiatif dan kepedulian Perwira Pertamina Patra Niaga," ujar Soerjanto.

SmartMT diciptakan memang tidak lepas dari kasus-kasus kecelakaan lalu lintas mobil tangki dikarenakan kelelahan saat mengemudi, kegagalan sistem pengereman, tekanan angin pada ban, jarak aman berkendara, perawatan mobil tangki, kehandalan performansi mobil tangki (overheat pada tromol), peningkatan keamanan produk BBM, optimalisasi konsumsi BBM, masih rendahnya tingkat kepuasan dan keluhan pelanggan, dan dampak finansial akibat kecelakaan lalu lintas.

"Manusia penuh kelemahan. Tapi kita melihat untuk menjadikan lebih sempurna adalah dengan teknologi," kata Isabella Hutahaean selaku Direktur SDM dan Penunjang Bisnis Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading.

Menurut Isabella, SmartMT adalah inovasi digitalisasi pada moda transportasi darat, khususnya mobil tangki guna meningkatkan standar keselamatan dan keamanan (Safety and Security Fleet Management).

Inovasi ini diinisiasi dan diujicoba sejak 2018. Semula dengan tiga fitur yakni tromol sensor, elektronik data recorder, safety voice induction yang diujikan di Fuel Terminal Jakarta Group.

baca juga

"SmartMT saat ini terintegrasi dengan sistem eksisting (TAS-NewIFMS/SIOD, ODI, GPS Fleetsight, CCTV kabin mobil tangki) dan kedepan juga akan integrasi dengan Digitalisasi SPBU, serta pendukung terkait lainnya di lingkungan Pertamina untuk meningkatkan implementasi HSSE (Health, Safety, Security and Environment) dan efisiensi biaya operasional untuk meningkatkan kepuasan pelanggan," kata Isabella.

Isabella menyebut SmartMT adalah terobosan luar biasa. Beberapa tahun belakangan, Pertamina Patra Niaga kesulitan dalam memantau kondisi pada sistem pengereman mobil tangki yang beroperasi. Potensi terjadinya kecelakaan masih cukup besar. Digitalisasi mobil tangki menjadi kunci.

SmartMT terbaru untuk mobil tangki memiliki 15 fitur, antara lain untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, monitoring kondisi pengemudi (fatigue), monitoring losses produk yang diangkut, tracking posisi, pengemudi sesuai mobil tangki yang dikendarai, dan lain-lain. "Ini bisa menjadi jawaban. Selama ini kecelakaan sering terjadi. Namanya manusia, sopir bisa saja capek lalu ada kecelakaan. Tapi dengan adanya SmartMT ini bisa dideteksi dan bahkan ke depan bisa di-upgrade lagi bisa mengecek detak jantung," kata Isabella.

Pengembangan teknologi SmartMT ini menggunakan sensor-sensor sebagai pengindera kondisi mobil tangki yang akan diolah secara terpusat oleh microcontroller. Data yang telah diolah akan diubah menjadi informasi yang mudah dipahami oleh awak mobil tangki, sehingga jika terjadi anomali pada mobil tangki dapat segera ditangani.

Sistem akan secara otomatis mengecek sendiri (self checking) dari sistem pemakaian bahan bakar, sistem pengereman, sistem electrical. Semua parameter tersebut dibuat daring yang terintegrasi ke data center Pertamina Patra Niaga melalui perangkat Internet of Thing (IoT) sebagai Early Warning System (EWS).

"Ini bisa mengurangi kecelakaan. Selain meningkatkan efisiensi, biaya juga berkurang. Tak kalah pentingnya TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri), material dalam negeri, alat kerja dalam negeri, pekerjanya pun dalam negeri," imbuh Isabella.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bakti Pertamina Patra Niaga: Sumiyati Kini Inspirator Kuliner Ibu-ibu PKK

Bakti Pertamina Patra Niaga: Sumiyati Kini Inspirator Kuliner Ibu-ibu PKK

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2020 | 22:31 WIB

Pertamina Patra Niaga Salurkan Sembako untuk Keluarga Awak Mobil Tangki

Pertamina Patra Niaga Salurkan Sembako untuk Keluarga Awak Mobil Tangki

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2020 | 11:30 WIB

Lawan Wabah Corona, Pertamina Patra Niaga Pasok Bantuan ke Warga Plumpang

Lawan Wabah Corona, Pertamina Patra Niaga Pasok Bantuan ke Warga Plumpang

News | Jum'at, 03 April 2020 | 18:45 WIB

Terkini

My Tomorrow, Your Yesterday: Ketika Hari Pertama Kita Jadi Hari Terakhirnya

My Tomorrow, Your Yesterday: Ketika Hari Pertama Kita Jadi Hari Terakhirnya

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Polda Metro Jaya Bakal Dalami Teh Kemasan Kotak Berbusa di Aksi 28 Oktober

Polda Metro Jaya Bakal Dalami Teh Kemasan Kotak Berbusa di Aksi 28 Oktober

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Daihatsu Gran Max Kuasai Pasar Kendaraan Niaga di Jateng hingga Nusa Tenggara

Daihatsu Gran Max Kuasai Pasar Kendaraan Niaga di Jateng hingga Nusa Tenggara

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:05 WIB

2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak

2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Urutan Skincare Hanasui Pagi dan Malam untuk Kencangkan Wajah di Usia 40 Tahun

Urutan Skincare Hanasui Pagi dan Malam untuk Kencangkan Wajah di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:51 WIB

×