Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

SCNP Masuk ke Bisnis Alat Kesehatan di Tengah Pandemi

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 24 Juni 2021 | 14:36 WIB
SCNP Masuk ke Bisnis Alat Kesehatan di Tengah Pandemi
PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) tetap produktif dalam kegiatan manufaktur dan bisnis pada masa pandemi covid-19 dan resesi. [Suara.com/Achmad Fauzi]

Suara.com - PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) perusahaan manufaktur memasuki bisnis di sektor kesehatan pada masa Pandemi Covid-19. Salah satunya, dengan memproduksi alat-alat kesehatan.

PR Corporate SCNP, Ayu Aprilia mengatakan, terdapat dua alat kesehatan yang akan diproduksi, yaitu NIVA dan Air Purifier Turbo.

"SCNP mendiversifikasikan produk untuk memacu pertumbuhan bisnis, salah satunya adalah dengan merambah dunia medical equipment atau alat kesehatan," ujar Ayu dalam keterangannya, Kamis (24/6/2021).

Adapun, NIVA adalah alat yang dapat digunakan untuk mendeteksi dini penyakit jantung atau kardiovaskular, project ini bekerjasama dengan Universitas Institut Teknologi Bandung (ITB).

Rencananya alat kesehatan itu akan di produksi pada kuartal ketiga di tahun 2021.

"NIVA akan fokus berproduksi pada pasar dalam negeri, tetapi tidak menutup kemungkinan akan merambah pasar export di Amerika Serikat seperti vacuum cleaner Bissell," kata Ayu.

Sedangkan, lanjut Ayu, Manfaat air purifier adalah menyaring dan membersihkan udara dari berbagai polutan, bakteri, dan virus dengan filter High-Efficiency Particulate Arrenstant (HEPA), sinar UVC, dan Ionizer, sehingga udara yang telah disaring dan dibersihkan tersebut menjadi lebih aman.

"Dirancang secara khusus, Turbo Air Purifier mampu membersihkan udara dalam ruangan secara maksimal, dimana ragam virus dapat menyebar melalui udara," tuturnya.

Untuk diketahui, sepanjang 2020 hingga awal kuartal 2021, perseroan melakukan pengembangan infrastruktur dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi perseroan dan subsidiari, termasuk ekspor untuk memenuhi tuntutan permintaan pasar perangkat home appliances tersebut ke USA.

Perseroan gencar melakukan terobosan baik dari sisi market supply maupun dari sisi demand. Ekspor ke USA merupakan kontribusi nyata bagi perekonomian Indonesia dengan menambah devisa bagi negara.

Pada kuartal pertama, rugi yang dapat diatribusikan kepada Perusahaan sebesar Rp 1,96 Miliar dan penjualan sebesar Rp 85,36 Miliar.

SCNP optimis bahwa perekonomian akan kembali pulih secara bertahap. Dengan adanya dukungan nyata dari Pemerintah, proses pemulihan ekonomi dan industri domestik tentunya akan berlangsung lebih cepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selama Pandemi, Penjualan Produk dan Alat Kesehatan Meningkat 6 Kali Lipat

Selama Pandemi, Penjualan Produk dan Alat Kesehatan Meningkat 6 Kali Lipat

Press Release | Kamis, 03 Juni 2021 | 19:31 WIB

Kejaksaan Negeri Pinrang Eksekusi 4 Terpidana Kasus Alat Kesehatan

Kejaksaan Negeri Pinrang Eksekusi 4 Terpidana Kasus Alat Kesehatan

Sulsel | Kamis, 03 Juni 2021 | 08:52 WIB

Pentingnya Memilih Alat Kesehatan Dalam Menghadapi New Normal

Pentingnya Memilih Alat Kesehatan Dalam Menghadapi New Normal

Bisnis | Rabu, 02 Juni 2021 | 07:59 WIB

Terkini

Dompet Siaga! Harga Tiket Pesawat Domestik Terancam Naik hingga 50%

Dompet Siaga! Harga Tiket Pesawat Domestik Terancam Naik hingga 50%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:15 WIB

Purbaya Klaim Danantara Sepakat Tukar Guling PNM dan Geo Dipa

Purbaya Klaim Danantara Sepakat Tukar Guling PNM dan Geo Dipa

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:41 WIB

Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Seller

Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Seller

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:41 WIB

Harga Cabai Meledak Nyaris 19 Persen, Beras dan Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Cabai Meledak Nyaris 19 Persen, Beras dan Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:36 WIB

Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon

Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:29 WIB

Purbaya Akui Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar APBN 2 Tahun

Purbaya Akui Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar APBN 2 Tahun

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:27 WIB

Utang Indonesia Hampir Rp 10 Ribu Triliun, Purbaya: Masih Aman, Harusnya Anda Puji Kita

Utang Indonesia Hampir Rp 10 Ribu Triliun, Purbaya: Masih Aman, Harusnya Anda Puji Kita

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:12 WIB

Danantara Klaim Transformasi Pengelolaan Aset BUMN Mulai Berbuah Laba

Danantara Klaim Transformasi Pengelolaan Aset BUMN Mulai Berbuah Laba

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:33 WIB

Setelah Baja, Industri Rokok Juga Ikut Terancam Gulung Tikar

Setelah Baja, Industri Rokok Juga Ikut Terancam Gulung Tikar

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:23 WIB

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:15 WIB