Gernas BBI NTT Dimulai, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Kamis, 24 Juni 2021 | 18:11 WIB
Gernas BBI NTT Dimulai, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora
Dok: Telkom

Suara.com - Puncak acara Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) edisi Juni 2021 telah terlaksana dengan baik. Mengusung tema Kilau Digital Permata Flobamora, acara puncak Gernas BBI Juni 2021 diselenggarakan secara daring dan luring terbatas di Puncak Waringin, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat lalu (18/6/2021).

Sebagai perusahaan telekomunikasi terdepan di Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) turut serta mendukung sukses jalannya acara ini, mulai dari dukungan infrastruktur jaringan dan penyelenggaraan hingga dukungan untuk digitalisasi ekosistem wisata, UMKM, pertanian, dan perikanan, digitalisasi sistem pembayaran serta big data analytic di wilayah Flores, Sumba, Timor, dan Alor.

Puncak acara Kilau Digital Permata Flobamora dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investas,  Luhut Binsar Pandjaitan; Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, Gubernur NTT, Victor Bungtilu Laiskodat dan Direktur Strategic Portfolio Telkom, Budi Setyawan Wijaya.

Kilau Digital Permata Flobamora merupakan program yang membawa semangat untuk mengangkat ekonomi dan budaya NTT melalui pemanfaatan digital di bidang UMKM, pertanian dan perikanan, pariwisata, serta pendidikan, agar bangkit, berkembang, berjaya, menjadi tuan rumah di negeri sendiri, dan berkilau ke penjuru dunia sebagai permata dari Asia Tenggara. Selain digital ekosistem tersebut, dukungan Telkom lainnya dalam menyukseskan program Gernas BBI Kilau Digital Permata Flobamora adalah penyediaan platform Virtual Expo (https://ve.kilaudigitalflobamora.id) yang dilaksanakan pada 1 - 30 Juni 2021.

Kegiatan Virtual Expo Kilau Digital Permata Flobamora diikuti oleh 100 UMKM di bidang pangan, craft, dan fashion di seluruh NTT yang telah terkurasi oleh Telkom, Bank Indonesia, Badan Pengelola Otorita Labuan Bajo dan Flores, serta marketplace nasional. Transaksi pembelian di virtual expo ini menggunakan metode pembayaran digital QR Indonesian Standard (QRIS) yang sudah distandarisasikan oleh Bank Indonesia.

“Tidak dapat kita pungkiri bahwa perkembangan teknologi yang begitu cepat ditambah dengan adanya pandemi yang mempercepat adopsi masyarakat terhadap digital menjadi trigger bagi Telkom untuk terus menghadirkan infrastruktur, produk dan layanan digital terbaik bagi masyarakat, sejalan dengan langkah transformasi menjadi digital telco yang tengah Telkom jalankan. Adanya virtual expo merupakan wujud dukungan Telkom untuk membentuk ekosistem UMKM yang siap go digital, sehingga nantinya akan semakin banyak muncul pebisnis-pebisnis berdaya saing tinggi dan memiliki usaha berskala global dari Indonesia” ungkap Direktur Strategic Portfolio Telkom, Budi Setyawan Wijaya dalam keterangannya di Jakarta pada Kamis, (24/6/2021).

Budi menambahkan, Telkom telah memberikan pelatihan kepada ratusan UMKM di NTT yang sebelumnya tidak terbiasa melakukan penjualan secara online untuk bergabung ke platform marketplace dan juga Pasar Digital (PaDi) UMKM yang telah dibangun oleh Kementerian BUMN yaitu marketplace bagi BUMN untuk belanja kebutuhan operasional BUMN terhadap produk-produk UMKM.

UMKM yang belum bisa berpartisipasi pada event virtual expo tetap akan dibekali kemampuan dan akses komersialisasi ke berbagai marketplace, termasuk PaDi UMKM. Adapun pelatihan kepada UMKM ini telah dilakukan di berbagai wilayah di NTT, seperti Labuan Bajo, Maumere, dan Kupang.

Selain itu, juga dilakukan implementasi transaksi digital menggunakan QRIS kerjasama Telkom, Bank Indonesia dan Pemda NTT pada 200 seller di tiap pasar.

baca juga

“Berbagai bantuan dan pendampingan yang kami lakukan untuk UMKM tidak hanya terbatas di provinsi NTT saja tapi hingga seluruh Indonesia. Diharapkan kekuatan para pelaku ekonomi lokal ini akan memperkuat ekonomi digital Indonesia nantinya,” ujar Budi.

Tak hanya mendukung ekosistem UMKM, Telkom juga akan tetap konsisten mendukung upaya pemerintah membentuk ekosistem pertanian & perikanan, pendidikan, serta pariwisata yang terdigitalisasi. Pada ekosistem digitalisasi pertanian & perikanan, Telkom memiliki platform Agree yang mengintegrasikan dari hulu ke hilir seluruh stakeholder pertanian dan perikanan secara nasional melalui layanan Agree Partner, Agree Assistant, Agree Modal, dan Agree Market. Kabupaten Sikka menjadi piloting project digitalisasi ekosistem perikanan di NTT dan di Indonesia, yang selanjutnya diikuti dengan implementasi di Kabupaten Ngada Flores.

Telkom juga terlibat dalam upaya digitalisasi dan pembentukan ekosistem pariwisata melalui pemanfaatan platform Wonderin.id dalam aplikasi Jaringan Pariwisata (JP Hub) bersama dengan BAKTI Kominfo dan program Desa Wisata Go Digital. Desa Wisata Watublapi adalah program kolaborasi Telkom dan BAKTI yang berperan aktif mendukung dan mengembangkan desa menjadi salah satu destinasi wisata dengan sentuhan literasi digital.

Di sektor pendidikan, Telkom memiliki platform Pijar sebagai fasilitas belajar daring bagi UMKM dan masyarakat umum dalam peningkatan kompetensi dan kapabilitasnya. Sejalan dengan BBI ini Bakti Kominfo bekerjasama dengan Telkom melakukan pelatihan ToT (Training for the Trainer) bagi penggiat di sektor wisata yang diharapkan kemudian dilanjutkan dengan pelatihan bagi pelaku UKM sektor wisata untuk onboarding di aplikasi JP (Jaringan Pariwisata) HUB platform Indonesia Tourism Exchange yang mengintegrasikan seluruh inventory, seller dan buyer di sektor wisata.

Kemudian, upaya mendorong digitalisasi transaksi dilakukan Telkom dengan membantu kesiapan teknologi pembayaran digital (QRIS) dan melakukan training of trainer (ToT) kepada pedagang-pedagang di pasar tradisional. Terakhir, Telkom turut mendukung Pemda NTT dalam menganalisa sentimen-sentimen/trending issue yang sedang hangat diperbincangkan oleh masyarakat NTT yang dapat dijadikan Pemda NTT untuk policy making menggunakan big data analytic.

Dukungan Telkom untuk mendigitalisasi berbagai sektor industri dan ekosistem tidak akan berhenti di sini.

"Kami berkomitmen mendukung segala upaya pemerintah melakukan digitalisasi dan tranformasi model bisnis masyarakat, seiring perkembangan zaman yang terjadi, karena kami meyakini dengan optimalisasi digital, kita bisa menjadikan Indonesia lebih baik lagi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Geger, Neny Temukan Barang Tak Terduga saat Renovasi Rumah

Bikin Geger, Neny Temukan Barang Tak Terduga saat Renovasi Rumah

Sulsel | Minggu, 06 Juni 2021 | 13:00 WIB

Buron Sejak Lama, Komplotan Pencuri Kabel Telkom Seharga Rp1 Milyar Akhirnya Ditangkap

Buron Sejak Lama, Komplotan Pencuri Kabel Telkom Seharga Rp1 Milyar Akhirnya Ditangkap

Batam | Kamis, 03 Juni 2021 | 16:06 WIB

Internet Masih Terganggu, Telkom Gratiskan Tagihan Bulan Mei untuk Pelanggan di Jayapura

Internet Masih Terganggu, Telkom Gratiskan Tagihan Bulan Mei untuk Pelanggan di Jayapura

Tekno | Rabu, 02 Juni 2021 | 22:10 WIB

Beroperasi Sejak 2019, Investasi Bodong Ini Kumpulkan Uang Rp 28 M dari 1.800 Nasabah

Beroperasi Sejak 2019, Investasi Bodong Ini Kumpulkan Uang Rp 28 M dari 1.800 Nasabah

Kaltim | Rabu, 02 Juni 2021 | 14:47 WIB

Polemik Abdee Slank Jadi Komisaris Telkom, Erick Thohir Beri Pembelaan

Polemik Abdee Slank Jadi Komisaris Telkom, Erick Thohir Beri Pembelaan

Bisnis | Rabu, 02 Juni 2021 | 12:09 WIB

Mensos Risma Targetkan Pemulihan NTT Karena Badai Siklon Tropis Seroja Dikerjakan Juni

Mensos Risma Targetkan Pemulihan NTT Karena Badai Siklon Tropis Seroja Dikerjakan Juni

News | Selasa, 01 Juni 2021 | 14:58 WIB

Terkini

Kasus Proyek PUTR, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Ditahan KPK

Kasus Proyek PUTR, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Ditahan KPK

Foto | Selasa, 22 September 2026 | 17:40 WIB

Kabut Asap Mereda, Siswa di Pekanbaru Kembali Masuk Sekolah Besok

Kabut Asap Mereda, Siswa di Pekanbaru Kembali Masuk Sekolah Besok

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 17:40 WIB

Review Film Brave Citizen: Berani Melawan saat Semua Orang Memilih Diam

Review Film Brave Citizen: Berani Melawan saat Semua Orang Memilih Diam

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:40 WIB

Prabowo Minta Bea Cukai Perketat Perbatasan dan Wilayah Pesisir

Prabowo Minta Bea Cukai Perketat Perbatasan dan Wilayah Pesisir

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:39 WIB

Tangkap Sirajudin dalam Hotel di Jakarta, KPK Temukan Uang Rp 130 Juta

Tangkap Sirajudin dalam Hotel di Jakarta, KPK Temukan Uang Rp 130 Juta

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:37 WIB

Daftar Shio yang Paling Berani Ambil Risiko dalam Investasi

Daftar Shio yang Paling Berani Ambil Risiko dalam Investasi

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 17:35 WIB

Harga Minyak Tembus US$100, Neraca Dagang RI Terancam Jebol

Harga Minyak Tembus US$100, Neraca Dagang RI Terancam Jebol

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:35 WIB

Gus Lilur Sebut Dugaan Aliran Rp 480 Miliar ke Muktamar NU, Sebut Nama Nusron Wahid

Gus Lilur Sebut Dugaan Aliran Rp 480 Miliar ke Muktamar NU, Sebut Nama Nusron Wahid

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:33 WIB

Setelah MBG, Prabowo Disebut Ingin Program Sepatu untuk Siswa Miskin

Setelah MBG, Prabowo Disebut Ingin Program Sepatu untuk Siswa Miskin

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:33 WIB

Bea Cukai Gagalkan Impor Garam, Beras, & Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp 27 Miliar

Bea Cukai Gagalkan Impor Garam, Beras, & Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp 27 Miliar

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:33 WIB

×