Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Obligasi AS Terus Melemah, Harga Emas Dunia Kembali Bersinar

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 08 Juli 2021 | 09:30 WIB
Obligasi AS Terus Melemah, Harga Emas Dunia Kembali Bersinar
Ilustrasi emas batang dan uang Dolar AS [Shutterstock]

Suara.com - Harga emas dunia menguat di atas 1.800 dolar AS per ounce karena imbal hasil obligasi AS yang terus melemah.

Mengutip CNBC, Kamis (8/7/2021) harga emas di pasar spot memperpanjang kenaikan setelah rilis risalah itu dengan meningkat 0,4 persen menjadi 1.804,16 dolar AS per ounce, sehingga mencapai level tertinggi sejak 17 Juni di 1.814,78 dolar AS per ounce.

Sedangkan emas berjangka patokan Amerika Serikat ditutup menguat 0,4 persen lebih tinggi menjadi 1.802,10 dolar AS per ounce.

Emas memperpanjang kenaikan di atas 1.800 dolar AS per Ounce.

"Karena risalah tersebut secara luas sejalan dengan ekspektasi pasar, ketimbang menghadirkan kejutan hawkish tambahan," kata Suki Cooper, analis Standard Chartered.

"Ambang batas untuk tapering belum terpenuhi dan kenaikan inflasi sebagian besar mencerminkan faktor sementara, dan pelemahan yang dihasilkan dalam imbal hasil berkontribusi pada penguatan emas," ujar Cooper.

Bulan lalu, pejabat The Fed merasa kemajuan substansial lebih lanjut pada pemulihan ekonomi secara umum terlihat belum terpenuhi, meski para peserta memperkirakan progres akan berlanjut.

Kemiringan hawkish yang mengejutkan oleh The Fed bulan lalu menyebabkan emas merosot 7 persen pada periode Juni.

Sementara itu, imbal hasil US Treasury 10-tahun mencapai level terendah dalam lebih dari empat bulan.

Emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga Amerika, yang meningkatkan opportunity cost memegang logam kuning yang tidak memberikan bunga.

"Meningkatnya ketidakpastian seputar kebijakan moneter, inflasi, dan kenaikan risiko volatilitas pasar ekuitas akan mendukung permintaan emas safe-haven," kata analis ANZ.

Logam lainnya, perak stabil di kisaran 26,14 dolar AS per ounce, platinum turun 0,5 persen menjadi 1.086,32 dolar AS per ounce, sementara paladium melambung 2,6 persen menjadi 2.865,27 dolar AS per ounce.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 939.000 per Gram di Masa PPKM Darurat

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 939.000 per Gram di Masa PPKM Darurat

Bisnis | Selasa, 06 Juli 2021 | 10:21 WIB

Dolar AS Menguat Lagi, Harga Emas Dunia Ambles

Dolar AS Menguat Lagi, Harga Emas Dunia Ambles

Bisnis | Selasa, 06 Juli 2021 | 08:27 WIB

Awal Pekan PPKM Darurat, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 941.000 per Gram

Awal Pekan PPKM Darurat, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 941.000 per Gram

Bisnis | Senin, 05 Juli 2021 | 09:03 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB