Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.501,585
LQ45 638,736
Srikehati 310,420
JII 390,270
USD/IDR 17.774

Semangat Hari Anak Nasional 2021, Pupuk Kaltim Wujudkan Pendidikan Layak bagi Anak

Iwan Supriyatna

Sabtu, 24 Juli 2021 | 08:09 WIB
Semangat Hari Anak Nasional 2021, Pupuk Kaltim Wujudkan Pendidikan Layak bagi Anak
Pupuk Kaltim memberikan pendidikan yang layak bagi anak berprestasi di Kota Bontang.

Suara.com - Peningkatan kualitas pendidikan dalam menciptakan SDM terampil, profesional dan berkompetensi, menjadi salah satu komitmen PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) atau Pupuk Kaltim dengan memberikan pendidikan yang layak bagi anak berprestasi di Kota Bontang, khususnya dari keluarga kurang mampu secara finansial.

Sesuai misi Perusahaan untuk memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan, pendidikan dinilai sebagai faktor utama pengembangan kapasitas masyarakat, yang diimplementasikan melalui program PKT Peduli Pendidikan (PKTPP) yang dicetuskan sejak 2008.

Program beasiswa ini memberi keleluasaan bagi penerima untuk memilih jurusan dan perguruan tinggi yang diminati, dengan pembiayaan penuh mulai awal masuk hingga lulus.

Tak tanggung-tanggung, hampir seluruh kebutuhan perkuliahan difasilitasi oleh PKT, mulai dari biaya tes sebelum masuk perguruan tinggi hingga tugas akhir, biaya akomodasi, buku dan sebagainya. Bahkan PKT juga memberi bantuan biaya penelitian bagi mahasiswa tingkat akhir, agar mereka dapat menyelesaikan studi tepat waktu.

PKT telah bekerjasama dengan 15 universitas terkemuka di tanah air, diantaranya Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Institut Teknologi Bandung (ITB), Insititut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Padjajaran (Unpad), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Brawijaya (Unibraw), Universitas Mulawarman (Unmul), Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Institut Seni Indonesia (ISI), Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) dan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia.

“Program PKTPP merupakan bentuk kepedulian PKT terhadap pendidikan di kota Bontang, guna mendorong terciptanya generasi penerus dengan daya saing tinggi dan berkompetensi di bidangnya,” ujar Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi dalam keterangannya, ditulis Sabtu (24/7/2021).

Sejak 2016, program beasiswa PKTPP dilakukan penyesuaian dan pengembangan dengan menyasar pendidikan anak, mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga SMA, dimana anak berprestasi dari keluarga kurang mampu di sekitar Perusahaan, difasilitasi menempuh pendidikan di Yayasan Pupuk Kaltim (YPK), yang merupakan sekolah swasta terbaik di Kaltim.

“Beasiswa bagi anak mulai tingkat SD sengaja disasar, agar ada kesinambungan proses pendidikan di setiap jenjang,” tandas Rahmad.

Sejalan dengan semangat Hari Anak Nasional (HAN) 2021, PKT menilai pendidikan bagi anak harus berkesinambungan, guna terwujudnya generasi penerus yang cerdas terliterasi, sekaligus kreatif dan informatif.

baca juga

Sesuai tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”, PKT terus meningkatkan kontribusi PKTPP untuk memberi ruang dan kesempatan bagi anak untuk mendapatkan pendidikan yang lebih layak.

Tahun ini beasiswa PKTPP dikucurkan bagi 36 anak di Kota Bontang, terdiri dari 10 siswa tingkat SD, 8 siswa tingkat SMP, 8 siswa tingkat SMA dan 10 penerima tingkat perguruan tinggi.

Beasiswa PKTPP merupakan wujud dukungan PKT terhadap visi misi Pemkot Bontang yang Hebat dan Beradab, agar SDM lokal lebih berdaya saing, sehingga kesejahteraan dan pembangunan masyarakat mampu terwujud melalui dukungan pendidikan yang berkualitas.

“Meski dihadang pandemi, PKT berkomitmen untuk terus berperan dalam peningkatan kapasitas SDM melalui pendidikan, karena anak berhak untuk mendapat kesempatan belajar lebih tinggi, agar menjadi generasi penerus bangsa yang terampil dan berkompeten,” lanjut Rahmad.

Selama 13 tahun berjalan, PKT telah mengalokasikan sekira Rp23 Miliar untuk program beasiswa PKTPP. Sebanyak 188 mahasiswa di Bontang dan Kaltim telah menerima manfaat dengan jumlah mahasiswa aktif saat ini sebanyak 62 orang, dimana selebihnya telah lulus dan bekerja sesuai bidang masing-masing.

Begitu pula untuk tingkat SD hingga SMA, beasiswa PKTPP telah mengakomodir 126 anak dan 53 diantaranya sudah lulus serta melanjutkan ke jenjang lebih tinggi.

“Selain bentuk stewardship, beasiswa PKTPP merupakan upaya PKT menciptakan ikatan moril dengan masyarakat di sekitar operasional Perusahaan. Sebab pendidikan merupakan faktor utama penunjang kesejahteraan dan PKT mewujudkan itu dengan memberi pendidikan yang layak bagi anak,” pungkas Rahmad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

HAN 2021, Kemendikbudristek Selenggarakan Panggung Anak Indonesia Merdeka

HAN 2021, Kemendikbudristek Selenggarakan Panggung Anak Indonesia Merdeka

News | Sabtu, 24 Juli 2021 | 05:51 WIB

60 Juta Anak Indonesia Kehilangan Masa Indahnya

60 Juta Anak Indonesia Kehilangan Masa Indahnya

Kaltim | Sabtu, 24 Juli 2021 | 06:40 WIB

Dokter Reisa: 60 Juta Anak Indonesia Kehilangan Masa Indah di Sekolah

Dokter Reisa: 60 Juta Anak Indonesia Kehilangan Masa Indah di Sekolah

Riau | Jum'at, 23 Juli 2021 | 22:07 WIB

Terkini

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

Perempuan UMKM Harus Berani Naik Kelas, Belajar Branding hingga Strategi Bisnis

Perempuan UMKM Harus Berani Naik Kelas, Belajar Branding hingga Strategi Bisnis

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:47 WIB

Cara Mencari Diagonal Belah Ketupat Jika Diketahui Luasnya

Cara Mencari Diagonal Belah Ketupat Jika Diketahui Luasnya

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Cara Mencari Alas Segitiga: Lengkap dengan Rumus dan Contoh Soalnya

Cara Mencari Alas Segitiga: Lengkap dengan Rumus dan Contoh Soalnya

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:44 WIB

5 Rekomendasi Eyeliner Tahan Air Terbaik, Mata On Point Seharian dan Anti Luntur

5 Rekomendasi Eyeliner Tahan Air Terbaik, Mata On Point Seharian dan Anti Luntur

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA

Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BPK Audit Kinerja MK dalam Penanganan PHPU 2024 Meski Raih Opini WTP

BPK Audit Kinerja MK dalam Penanganan PHPU 2024 Meski Raih Opini WTP

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:35 WIB

8 dari 10 Anak Indonesia Kekurangan DHA, Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

8 dari 10 Anak Indonesia Kekurangan DHA, Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban

Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:23 WIB

×