Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Semangat Hari Anak Nasional 2021, Pupuk Kaltim Wujudkan Pendidikan Layak bagi Anak

Iwan Supriyatna | Suara.com

Sabtu, 24 Juli 2021 | 08:09 WIB
Semangat Hari Anak Nasional 2021, Pupuk Kaltim Wujudkan Pendidikan Layak bagi Anak
Pupuk Kaltim memberikan pendidikan yang layak bagi anak berprestasi di Kota Bontang.

Suara.com - Peningkatan kualitas pendidikan dalam menciptakan SDM terampil, profesional dan berkompetensi, menjadi salah satu komitmen PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) atau Pupuk Kaltim dengan memberikan pendidikan yang layak bagi anak berprestasi di Kota Bontang, khususnya dari keluarga kurang mampu secara finansial.

Sesuai misi Perusahaan untuk memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan, pendidikan dinilai sebagai faktor utama pengembangan kapasitas masyarakat, yang diimplementasikan melalui program PKT Peduli Pendidikan (PKTPP) yang dicetuskan sejak 2008.

Program beasiswa ini memberi keleluasaan bagi penerima untuk memilih jurusan dan perguruan tinggi yang diminati, dengan pembiayaan penuh mulai awal masuk hingga lulus.

Tak tanggung-tanggung, hampir seluruh kebutuhan perkuliahan difasilitasi oleh PKT, mulai dari biaya tes sebelum masuk perguruan tinggi hingga tugas akhir, biaya akomodasi, buku dan sebagainya. Bahkan PKT juga memberi bantuan biaya penelitian bagi mahasiswa tingkat akhir, agar mereka dapat menyelesaikan studi tepat waktu.

PKT telah bekerjasama dengan 15 universitas terkemuka di tanah air, diantaranya Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Institut Teknologi Bandung (ITB), Insititut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Padjajaran (Unpad), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Brawijaya (Unibraw), Universitas Mulawarman (Unmul), Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Institut Seni Indonesia (ISI), Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) dan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia.

“Program PKTPP merupakan bentuk kepedulian PKT terhadap pendidikan di kota Bontang, guna mendorong terciptanya generasi penerus dengan daya saing tinggi dan berkompetensi di bidangnya,” ujar Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi dalam keterangannya, ditulis Sabtu (24/7/2021).

Sejak 2016, program beasiswa PKTPP dilakukan penyesuaian dan pengembangan dengan menyasar pendidikan anak, mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga SMA, dimana anak berprestasi dari keluarga kurang mampu di sekitar Perusahaan, difasilitasi menempuh pendidikan di Yayasan Pupuk Kaltim (YPK), yang merupakan sekolah swasta terbaik di Kaltim.

“Beasiswa bagi anak mulai tingkat SD sengaja disasar, agar ada kesinambungan proses pendidikan di setiap jenjang,” tandas Rahmad.

Sejalan dengan semangat Hari Anak Nasional (HAN) 2021, PKT menilai pendidikan bagi anak harus berkesinambungan, guna terwujudnya generasi penerus yang cerdas terliterasi, sekaligus kreatif dan informatif.

Sesuai tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”, PKT terus meningkatkan kontribusi PKTPP untuk memberi ruang dan kesempatan bagi anak untuk mendapatkan pendidikan yang lebih layak.

Tahun ini beasiswa PKTPP dikucurkan bagi 36 anak di Kota Bontang, terdiri dari 10 siswa tingkat SD, 8 siswa tingkat SMP, 8 siswa tingkat SMA dan 10 penerima tingkat perguruan tinggi.

Beasiswa PKTPP merupakan wujud dukungan PKT terhadap visi misi Pemkot Bontang yang Hebat dan Beradab, agar SDM lokal lebih berdaya saing, sehingga kesejahteraan dan pembangunan masyarakat mampu terwujud melalui dukungan pendidikan yang berkualitas.

“Meski dihadang pandemi, PKT berkomitmen untuk terus berperan dalam peningkatan kapasitas SDM melalui pendidikan, karena anak berhak untuk mendapat kesempatan belajar lebih tinggi, agar menjadi generasi penerus bangsa yang terampil dan berkompeten,” lanjut Rahmad.

Selama 13 tahun berjalan, PKT telah mengalokasikan sekira Rp23 Miliar untuk program beasiswa PKTPP. Sebanyak 188 mahasiswa di Bontang dan Kaltim telah menerima manfaat dengan jumlah mahasiswa aktif saat ini sebanyak 62 orang, dimana selebihnya telah lulus dan bekerja sesuai bidang masing-masing.

Begitu pula untuk tingkat SD hingga SMA, beasiswa PKTPP telah mengakomodir 126 anak dan 53 diantaranya sudah lulus serta melanjutkan ke jenjang lebih tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

HAN 2021, Kemendikbudristek Selenggarakan Panggung Anak Indonesia Merdeka

HAN 2021, Kemendikbudristek Selenggarakan Panggung Anak Indonesia Merdeka

News | Sabtu, 24 Juli 2021 | 05:51 WIB

60 Juta Anak Indonesia Kehilangan Masa Indahnya

60 Juta Anak Indonesia Kehilangan Masa Indahnya

Kaltim | Sabtu, 24 Juli 2021 | 06:40 WIB

Dokter Reisa: 60 Juta Anak Indonesia Kehilangan Masa Indah di Sekolah

Dokter Reisa: 60 Juta Anak Indonesia Kehilangan Masa Indah di Sekolah

Riau | Jum'at, 23 Juli 2021 | 22:07 WIB

Terkini

Beras Murah Naik Tajam, Harga Minyakita dan Cabai Bikin Emak-Emak Menjerit

Beras Murah Naik Tajam, Harga Minyakita dan Cabai Bikin Emak-Emak Menjerit

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 10:23 WIB

Mudah dan Cepat, JKN Bantu Amalia Sehat

Mudah dan Cepat, JKN Bantu Amalia Sehat

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 10:12 WIB

Dolar AS Menggila, Rupiah Tersungkur ke Level Rp17.658

Dolar AS Menggila, Rupiah Tersungkur ke Level Rp17.658

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 09:25 WIB

IHSG Langsung Tersungkur Setelah Libur Panjang, DSSA Kena ARB

IHSG Langsung Tersungkur Setelah Libur Panjang, DSSA Kena ARB

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 09:19 WIB

Emas Antam Lagi Nyungsep, Hari Ini Dibanderol Rp 2.764.000/Gram

Emas Antam Lagi Nyungsep, Hari Ini Dibanderol Rp 2.764.000/Gram

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 09:02 WIB

Tabel Angsuran KUR BRI Terbaru 2026, Cicilan 12 Sampai 60 Bulan

Tabel Angsuran KUR BRI Terbaru 2026, Cicilan 12 Sampai 60 Bulan

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 08:51 WIB

Upaya Damai AS - Iran Mandek, Harga Minyak Dunia Naik Kembali

Upaya Damai AS - Iran Mandek, Harga Minyak Dunia Naik Kembali

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 08:36 WIB

Produk Tembakau Alternatif Makin Dilirik, Akademisi Bicara Soal Harm Reduction

Produk Tembakau Alternatif Makin Dilirik, Akademisi Bicara Soal Harm Reduction

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 08:28 WIB

Harga Minyak Mentah Kembali Melambung, Ancaman Perang AS-Iran Bikin Pasar Panik!

Harga Minyak Mentah Kembali Melambung, Ancaman Perang AS-Iran Bikin Pasar Panik!

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 08:25 WIB

Libur Panjang, Trafik Penumpang-Kendaraan di Merak-Bakauheni Membludak

Libur Panjang, Trafik Penumpang-Kendaraan di Merak-Bakauheni Membludak

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 08:13 WIB