alexametrics

Indonesia Dapat Kiriman Konsentrator Oksigen dari Hong Kong, Diterima Erick Thohir

Dwi Bowo Raharjo | Achmad Fauzi
Indonesia Dapat Kiriman Konsentrator Oksigen dari Hong Kong, Diterima Erick Thohir
Menteri BUMN, Erick Thohir. (Dok: Kominfo KPCPEN)

Pemerintah RI mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi atas bantuan tersebut.

Suara.com - Bantuan terus mengalir di tengah mewabahnya pandemi Covid-19 di Indonesia. Kali ini, bantuan datang dari salah satu diaspora Indonesia yang juga merupakan pengusaha di Hong Kong.

Benevolence Charity Hall Ltd Hong Kong, sebuah lembaga sosial di Hong Kong telah menyumbangkan 60 (enam puluh) unit Oxygen Concentrator (OC) kapasitas 10 liter senilai USD30,600 atau setara Rp444.500.000,00 kepada Pemerintah Indonesia.

Menteri BUMN, Erick Thohir, mewakili Pemerintah RI mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi atas bantuan tersebut.

"Kementerian BUMN akan mendistribusikan bantuan dimaksud melalui Yayasan BUMN untuk Indonesia kepada rumah sakit yang membutuhkan di tanah air," ujar Erick dalam keterangannya, Jumat (30/7/2021).

Baca Juga: Jokowi Blusukan ke Kampung Saat PPKM Darurat; Semuanya Menjerit Minta Dibuka

Sebelumnya, sebagai salah satu bentuk upaya membantu Pemerintah Indonesia dalam penanganan pendemi, KJRI Hong Kong telah melakukan pendekatan kepada beberapa mitra di wilayah kerjanya untuk memperoleh pasokan OC guna membantu pasien Covid-19 di berbagai rumah sakit rujukan Covid-19 di Indonesia.

Upaya KJRI Hong Kong tersebut mendapat respon positif dari Benevolence Charity Hall Ltd Hong Kong, yang merupakan sebuah lembaga sosial yang sering memberikan bantuan dan hibah kepada berbagai negara di Asia.

OC tersebut dipesan melalui produsen Guangdong OWGELS Science dan Technology Co, Ltd yang berlokasi di Kota Guangzhou, China.

KJRI Hong Kong berkomunikasi dengan pihak Kementerian BUMN terkait pengaturan pengiriman bantuan dimaksud dari Guangzhou ke Indonesia.

Pengiriman bantuan tersebut difasilitasi dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia di Guangzhou.

Baca Juga: Akhir Agustus, Hyundai Produksi Oksigen Kebutuhan Pasien COVID-19 di Indonesia

Komentar