Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Presiden Jokowi: Sektor Pertanian Mampu Bertahan dari Hantaman Pandemi Covid-19

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Minggu, 15 Agustus 2021 | 14:34 WIB
Presiden Jokowi: Sektor Pertanian Mampu Bertahan dari Hantaman Pandemi Covid-19
Presiden Jokowi, saat membuka Merdeka Ekspor 2021, Jakarta, Sabtu (14/8/2021). (Dok: Kementan)

Suara.com - Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang mampu bertahan dari hantaman pandemi Covid-19. Hal ini dikemukakan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), saat mengapresiasi kegiatan "Merdeka Ekspor", yang diinisiasi Kementerian Pertanian (Kementan), di 17 pintu utama yang tersebar di 17 Provinsi Indonesia.

"Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang mampu bertahan dari hantaman pandemi Covid-19, dimana ekspor pada tahun 2020 mencapai Rp451,8 triliun, atau naik 15,79 persen jika dibandingkan tahun 2019, yang hanya Rp390,6 triliun," ujar Jokowi, saat membuka Merdeka Ekspor 2021, Jakarta, Sabtu (14/8/2021).

Menurut Presiden, kegiatan ini penting dilakukan, apalagi pertanian adalah sektor yang tangguh dan memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Presiden mengatakan, ekspor pertanian pada semester pertama tahun 2021, yakni dari Januari sampai Juli juga cukup membanggakan, yaitu mencapai Rp282,86 triliun atau naik 14,05 persen, jika dibandingkan periode yang sama tahun 2020 yang hanya Rp202,05 triliun.

Peningkatan ekspor pertanian, kata Presiden juga dinilai cukup memuaskan, karena sejauh ini mampu berdampak besar terhadap peningkatan kesejahteraan. Hal ini bisa dilihat dari angka Nilai Tukar Petani (NTP) nasional yang mencapai 99,60 pada Juni 2020, dan secara konsisten meningkat hingga Desember 2020 sebesar 103,25 serta Juni 2021 mencapai 103,59.

"Ini sebuah kabar yang baik yang bisa memacu semangat petani-petani kita untuk tetap produktif di masa pandemi. Tadi juga disampaikan oleh Pak Menteri (Syahrul Yasin Limpo) bahwa kegiatan ekspor beras sudah dimulai ke Arab Saudi," katanya.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menyampaikan terimakasih atas perhatian kepala negera terhadap sektor pertanian Indonesia, terutama dalam mendukung kegiatan Merdeka Ekspor di 17 pintu ekspor yang memiliki nilai devisa Rp7,2 triliun.

"Sesuai arahan Presiden bahwa investasi dan ekspor merupakan faktor kunci dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Sehubungan dengan hal tersebut, kami terus berupaya mendorong ekspor produk pertanian ke berbagai negara," katanya.

Mentan, Syahrul Yasin Limpo, saat membuka Merdeka Ekspor 2021, Jakarta, Sabtu (14/8/2021). (Dok: Kementan)
Mentan, Syahrul Yasin Limpo, saat membuka Merdeka Ekspor 2021, Jakarta, Sabtu (14/8/2021). (Dok: Kementan)

Mentan menjelaskan, kegitan merdeka ekspor merupakan implementasi dari berbagai program yang ada, termasuk program Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks) untuk mempercepat ekspor produk pertanian, serta menggerakan provinsi, kabupaten dan kota untuk mengakselerasi ekspor.

Adapun ekspor yang akan dilepas pada kesempatan ini sebanyak 627.399 ton, senilai Rp7,29 triliun, yang meliputi komoditas perkebunan 564.550 ton, tanaman pangan 4.277 ton, hortikultura 7.230 ton, peternakan 4.013 ton, dan beberapa komoditas lainnya.

"Kami juga memulai dan mendorong lebih cepat ekspor produk pertanian seperti komoditas porang, sarang burung walet, lipan, maggot serta komoditas potensial ekspor lainnya," kata Syahrul.

Pelepasan ekspor dilakukan antara lain di Pelabuhan Tanjung perak yang memiliki nilai devisa sebesar Rp1,3 triliun, Pelabuhan Laut Dwikora Pontianak Rp194,31 miliar, Pelabuhan Dumaj Rp1 triliun, Pelabuhan Belawan Rp431,6 miliar, Pelabuhan Tanjung Priok Rp435,1 miliar dan Tanjung Emas Semarang sebesar Rp400 miliar lebih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Minta Harga Tes PCR Diturunkan ke Rp 450.000 hingga Rp 550.000

Jokowi Minta Harga Tes PCR Diturunkan ke Rp 450.000 hingga Rp 550.000

Video | Minggu, 15 Agustus 2021 | 14:28 WIB

Curhat Penjual Bendera: Banyak Pesaing sampai Pindah Tempat, Segini Omzetnya

Curhat Penjual Bendera: Banyak Pesaing sampai Pindah Tempat, Segini Omzetnya

Kalbar | Minggu, 15 Agustus 2021 | 09:40 WIB

Komisi II DPR Minta Jokowi Beri Semangat ke Nakes di Pidato Kenegaraan

Komisi II DPR Minta Jokowi Beri Semangat ke Nakes di Pidato Kenegaraan

News | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 19:56 WIB

Bareng Komunitas Moge, Wika Salim Terjun Langsung Beri Vaksinasi Gratis untuk Warga

Bareng Komunitas Moge, Wika Salim Terjun Langsung Beri Vaksinasi Gratis untuk Warga

Lifestyle | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 17:24 WIB

Dijamu Jokowi di Istana, Greysia-Apriyani: Harus Cetak Prestasi Buat Bertemu Presiden

Dijamu Jokowi di Istana, Greysia-Apriyani: Harus Cetak Prestasi Buat Bertemu Presiden

News | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 22:54 WIB

Kala Jokowi Main Bulutangkis Bareng Ginting dan Greysia-Apriyani

Kala Jokowi Main Bulutangkis Bareng Ginting dan Greysia-Apriyani

News | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 22:41 WIB

Terkini

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:51 WIB

Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya

Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi

IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:17 WIB

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:15 WIB

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:00 WIB

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:48 WIB

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:45 WIB

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:18 WIB

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:15 WIB