Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Dicky Prastya | Suara.com

Kamis, 16 April 2026 | 08:18 WIB
Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Managing Director IMF Kristalina Georgieva saat melakukan pertemuan di Amerika Serikat. [Dok. Kemenkeu]
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dana IMF guna menghadapi ketidakpastian ekonomi global saat ini.
  • Pemerintah Indonesia dinilai mampu bertahan karena memiliki cadangan Saldo Anggaran Lebih sebesar Rp420 triliun untuk menghadapi krisis.
  • Kebijakan fiskal yang diubah sejak akhir 2025 berhasil mempercepat pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ketahanan nasional terhadap guncangan global.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim Indonesia tidak membutuhkan dana bantuan dari International Monetary Fund (IMF) untuk menghadapi ketidakpastian global buntut perang Amerika Serikat vs Iran.

Tawaran utang ini disampaikan Menkeu Purbaya usai melakukan kunjungan kerja dengan IMF, Bank Dunia (World Bank), lembaga pemeringkat, hingga 18 investor global seperti HSBC Global Asset Management, Lazard AM, Blackrock, Lord Abbett, TD Asset Management, Goldman Sachs Asset Management (GSAM), hingga Fidelity di Amerika Serikat.

Dalam pertemuan dengan Managing Director IMF Kristalina Georgieva, Purbaya menjelaskan kalau pembahasan itu menyangkut ketidakpastian global masih akan tetap tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

"Karena perang juga tidak jelas hasilnya akan seperti apa. Jadi kita akan menghadapi ketidakpastian," katanya dalam keterangan video, dikutip Kamis (16/4/2026).

Bendahara Negara lalu menanyakan Kristalina apakah IMF memiliki kebijakan khusus untuk menghadapi ketidakpastian global. Bos IMF menjawab kalau mereka tidak memiliki otoritas untuk melakukan hal tersebut.

Hanya saja IMF bisa menyediakan dana bantuan untuk negara-negara terdampak krisis global. Tapi Purbaya menilai kalau Indonesia tidak membutuhkan bantuan IMF karena memiliki dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) milik Pemerintah sebesar Rp 420 triliun.

"Tentu saja Indonesia tidak membutuhkan karena anggaran kita cukup baik dan kita masih punya bandaran yang cukup besar, yaitu Rp 420 triliun yang saya bilang sebelumnya," lanjutnya.

Purbaya juga menjelaskan kalau IMF bingung dengan kondisi ekonomi Indonesia yang bisa bertahan di tengah krisis global. Ia mengungkapkan kalau strategi kebijakan fiskal RI sudah diubah sejak akhir 2025.

"Ya mereka agak bingung sebetulnya tadinya, kenapa kita bisa bertahan di tengah keadaan global yang seperti ini. Tapi saya jelaskan bahwa memang kita sudah mengubah kebijakan sejak akhir tahun lalu dan dampaknya sudah jelas," paparnya.

Lebih lanjut Purbaya meyakinkan IMF kalau pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami percepatan di tengah kenaikan harga minyak dunia. Ia juga memastikan IMF senang dengan kondisi ekonomi RI.

"Jadi ekonomi kita sudah mengalami percepatan ketika ada tambahan shock dari ketidakpastian global dari harga minyak yang tinggi. Sehingga kita bisa menyerap shock yang terjadi. Dan dia kelihatannya senang dengan keadaan seperti itu," beber dia.

"Tapi mereka tidak akan melakukan kebijakan khusus untuk membantu negara-negara lain. Tapi yang jelas mereka akan memberitahukan ke seluruh dunia negara-negara mana saja yang performanya bagus," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB

Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia

Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:56 WIB

Temui 18 Investor Besar di AS, Purbaya: Mereka Bingung Kenapa Kita Tumbuh Cepat

Temui 18 Investor Besar di AS, Purbaya: Mereka Bingung Kenapa Kita Tumbuh Cepat

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:41 WIB

IMF Puji RI Jadi Titik Terang' Ekonomi Dunia, Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Rahasianya

IMF Puji RI Jadi Titik Terang' Ekonomi Dunia, Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Rahasianya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:28 WIB

Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar

Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:49 WIB

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Terkini

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:15 WIB

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB

Produksi Listrik EBT Tembus 8.743 GWh, Pertamina Genjot Transisi Energi

Produksi Listrik EBT Tembus 8.743 GWh, Pertamina Genjot Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:06 WIB

BTN Cetak Laba Bersih Rp 1,1 Triliun di Kuartal I-2026

BTN Cetak Laba Bersih Rp 1,1 Triliun di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:59 WIB

Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia

Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:56 WIB

IFG Life Rampungkan Pembayaran Klaim Nasabah Eks Jiwasraya

IFG Life Rampungkan Pembayaran Klaim Nasabah Eks Jiwasraya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:52 WIB

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Naik Semua! Kembali Tembus Rp 3 Jutaan

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Naik Semua! Kembali Tembus Rp 3 Jutaan

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:52 WIB

Harga Plastik Bikin Pedagang Pusing, Daya Beli Masyarakat Terancam?

Harga Plastik Bikin Pedagang Pusing, Daya Beli Masyarakat Terancam?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:45 WIB

Negosiasi AS-Iran Berjalan Positif, Donald Trump Malah Tebar Ancaman

Negosiasi AS-Iran Berjalan Positif, Donald Trump Malah Tebar Ancaman

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:44 WIB

Temui 18 Investor Besar di AS, Purbaya: Mereka Bingung Kenapa Kita Tumbuh Cepat

Temui 18 Investor Besar di AS, Purbaya: Mereka Bingung Kenapa Kita Tumbuh Cepat

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:41 WIB