Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.090

Kondisi Keuangan Garuda Indonesia Diprediksi Masih Berat Hingga 2022

Chandra Iswinarno | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Minggu, 15 Agustus 2021 | 18:10 WIB
Kondisi Keuangan Garuda Indonesia Diprediksi Masih Berat Hingga 2022
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia. (Shutterstock)

Suara.com - PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) Tbk atau GIAA sedang mengalami kesulitan keuangan imbas kesalahan pengelolaan manajemen masa lalu dan dampak pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Utang perseroan hingga kini terus menumpuk hingga mencapai Rp 70 triliun, tak hanya itu beban bunga utang setiap bulan juga mencapai Rp 1 triliun.

Kondisi sulit ini diprediksi masih akan terus terjadi hingga tahun 2022, pandemi yang tak kunjung usai menjadi penyebab lambatnya proses pemulihan keuangan maskapai plat merah tersebut.

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, kinerja Garuda berkaitan erat dengan pemulihan mobilitas masyarakat dan pembukaan tempat wisata serta perjalanan luar negeri.

"Nampaknya sampai 2022 pun untuk rebound masih berat melihat situasi saat ini tekanan pandemi masih tinggi," kata Bhima kepada Suara.com, Minggu (15/8/2021).

Apalagi, jika dilihat dari program vaksinasi untuk mencapai herd immunity yang masih panjang karena saat ini baru 19.4 persen yang mendapatkan dosis pertama dan 9.8 persen yang vaksin lengkap.

Vaksinasi, kata dia, berkaitan dengan syarat penerbangan yang diwajibkan pemerintah bagi setiap penumpang pesawat.

"Kenapa vaksinasi penting? Karena syarat penerbangan perlu menunjukkan kartu vaksin. Itu turut jadi tantangan utama pendapatan dari sisi penumpang maskapai," katanya.

Kondisi keuangan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) yang sedang carut marut membuat dua komisarisnya harus mundur dari 5 kursi yang ada, yakni Peter F. Gontha selaku komisaris yang mewakili pemegang saham publik dan Yenny Wahid putri dari mantan Presiden RI Gus Dur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komisaris Garuda Indonesia Ramai-ramai Mundur, Ekonom: Menuju Pailit

Komisaris Garuda Indonesia Ramai-ramai Mundur, Ekonom: Menuju Pailit

Bisnis | Minggu, 15 Agustus 2021 | 17:39 WIB

Yenny Wahid Mundur dari Komisaris Garuda Indonesia, Said Didu: Garuda Akan Terkubur

Yenny Wahid Mundur dari Komisaris Garuda Indonesia, Said Didu: Garuda Akan Terkubur

Bogor | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 08:35 WIB

Yenny Wahid Mundur dari Komisaris Garuda, NU Dinilai Hanya Jadi Bumper Pemerintah

Yenny Wahid Mundur dari Komisaris Garuda, NU Dinilai Hanya Jadi Bumper Pemerintah

Jawa Tengah | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 07:52 WIB

Terkini

Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup

Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 03:31 WIB

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 22:25 WIB

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 20:29 WIB

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 18:25 WIB

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:59 WIB

Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi

Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:55 WIB

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:30 WIB

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 16:05 WIB

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 15:20 WIB

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 14:10 WIB