Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kemenhub Bakal Siapkan Kapal Isoter untuk Pasien Covid-19 di Lampung dan Babel

Dwi Bowo Raharjo, Achmad Fauzi

Kamis, 19 Agustus 2021 | 17:51 WIB
Kemenhub Bakal Siapkan Kapal Isoter untuk Pasien Covid-19 di Lampung dan Babel
Kapal pesiar PT Pelni dijadikan tempat isolasi pasien Covid-19 di Lampung. [Lampungpro.co/Kominfotik Provinsi Lampung]

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal kembali menyediakan kapal untuk isolasi terpusat dan terapung (isoter) bagi pasien Covid-19. Setelah di Makassar, kali ini kapal isoter akan tersedia di Lampung dan Bangka Belitung (Babel).

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Agus Purnomo menerangankan, saat ini Kemenhub dengan PT Pelni (Persero) telah mempersiapkan penempatan kapal isoter di lima wilayah, yakni di Bitung, Minahasa Utara, Medan, Sorong, dan Jayapura.

"Di Lampung sedang disiapkan terus dalam waktu dekat lagi tambah akan ada di Babel," kata Agus dalam sebuah Webinar, Kamis (19/8/2021).

Mantan Bos PT INKA ini menuturkan, kapal-kapal yang digunakan untuk isoter merapakan kapal-kapal milik Pelni yang masuk dalam program subsidi dari pemerintah.

Agus melanjutkan, kapal-kapal yang dijadikan isoter adalah armada yang tidak dioperasikan sementara waktu.

"PPKM level 3 dan 4 orang masih belum bisa bergerak sehingga kapal Pelni, kapal-kapal yang disubsidi ini, ada port stay kemudian diinisiasi oleh Pak Walikota Makassar awalnya," jelas Agus.

Agus menambahkan, Kemenhub juga tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan kapal-kapal perintis untuk dijadikan kapal isoter.

"Nanti juga mungkin kalau ada daerah yang tidak terlalu besar kebutuhannya disiapkan kapal-kapal perintis yang juga port stay untuk mendukung isolasi terpusat terapung," tutur Agus.

Sebelumnya pertengahan bulan Juli lalu Menhub sudah membantu satu unit kapal ke Makassar yakni KM Umsini, sehingga seluruhnya berjumlah lima kapal, kata Kepala PT Pelni Jayapura Whendy Imkotta kepada Antara, di Jayapura.

Dijelaskannya, untuk KM Tidar dijadwalkan tiba di pelabuhan Jayapura Sabtu (14/8), mendatang dan setibanya akan langsung dibenahi sebelum digunakan sebagai tempat isolasi terpusat bagi pasien COVID-19.

Kemungkinan pekan depan baru dioperasionalkan secara penuh setelah berbagai persiapan selesai dilakukan.

Belum dipastikan berapa lama kapal tersebut digunakan sebagai tempat isolasi terpusat COVID-19, kata Imkotta. Kapal tersebut nantinya berada di perairan Jayapura.

Lima kapal Pelni yang dijadikan tempat isolasi terpusat adalah KM Tatamailau di Bitung, KM Sirimau di Sorong, KM Bukit Raya di Medan, KM Tidar di Jayapura dan KM Umsini di Makassar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerahkan 50 Pekerja, KM Lawit Siap Tampung Pasien COVID-19 di Lampung

Kerahkan 50 Pekerja, KM Lawit Siap Tampung Pasien COVID-19 di Lampung

Lampung | Kamis, 19 Agustus 2021 | 17:03 WIB

Senam Semangat, Cara Pasien Covid-19 RSUP M Djamil Padang Rayakan Kemerdekaan RI

Senam Semangat, Cara Pasien Covid-19 RSUP M Djamil Padang Rayakan Kemerdekaan RI

Sumbar | Kamis, 19 Agustus 2021 | 17:03 WIB

Hari Ini, Positif Covid-19 RI Tambah 22.053 Orang, Angka Kematian Tembus 1.492 Jiwa

Hari Ini, Positif Covid-19 RI Tambah 22.053 Orang, Angka Kematian Tembus 1.492 Jiwa

News | Kamis, 19 Agustus 2021 | 16:52 WIB

Pemerintah Didesak untuk Menjamin Semua Pembiayaan Pasien Covid-19

Pemerintah Didesak untuk Menjamin Semua Pembiayaan Pasien Covid-19

News | Kamis, 19 Agustus 2021 | 11:23 WIB

Terus Berkurang, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.346 Orang Pasien Covid-19

Terus Berkurang, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.346 Orang Pasien Covid-19

News | Kamis, 19 Agustus 2021 | 10:00 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB