Pandemi Masih Membayangi Market, Pilih Wait and See atau Atur Strategi Lain?

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 25 Agustus 2021 | 07:10 WIB
Pandemi Masih Membayangi Market, Pilih Wait and See atau Atur Strategi Lain?
Ilustrasi saham (unsplash)

Suara.com - Salah satu anak usaha dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) di bawah naungan MNC Group yang bergerak dalam industri reksa dana yaitu MNC Asset Management (MNC AM), kembali menggelar webinar market update untuk periode kuartal IV-2021.

Pada market outlook kali ini, tema yang diangkat yaitu “Mampukah Indonesia Bertahan di Tengah Gempuran Covid-19?"

Tema tersebut diangkat lantaran menjelang akhir kuartal III-2021, Indonesia kembali dilanda gelombang pandemi Covid-19 dengan munculnya varian baru. Menyikapi hal itu, pemerintah pun telah mengambil kebijakan dengan memberlakukan PPKM, mulai dari PPKM darurat hingga PPKM dengan level tertentu, seperti level 1, 2, 3 dan 4.

Dengan adanya kebijakan PPKM tersebut tentunya mempengaruhi proyeksi pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan pemerintah pada awal tahun. Tak hanya itu, beberapa sektor juga terdampak akibat PPKM yang masih diterapkan hingga kini.

Di sisi lain, pemerintah juga tengah menggenjot percepatan vaksinasi guna mencapai herd immunity nasional sedini mungkin guna mengantisipasi varian baru dari Covid-19 yang terus bermunculan.

Dengan adanya sentimen tersebut, tentu saja akan mengubah kondisi market di kuartal akhir 2021.

“Saat ini indikasi kasus Covid-19 kembali meningkat di beberapa negara Eropa, Asia serta USA. Di samping itu, masih diterapkannya PPKM di Indonesia membuat indikasi proyeksi market akan ada perubahan," kata Dimas Aditia Ariadi selaku CMO MNC AM, ditulis Rabu (25/8/2021).

Menurut Dimas, dengan ketidakpastian tersebut sangat tepat agar para investor memahami kondisi market terkini dan proyeksi terbaru pada kuartal IV-2021. Oleh karena itu MNC AM menggelar webinar market outlook ini agar para investor memiliki view terbaru dari kondisi terkini.

Hadir memberikan paparan dan inspirasi investasi ialah Direktur Utama MNC Asset Management Frery Kojongian, Direktur MNC AM Edwin Sebayang, CMO MNC AM Dimas Aditia Ariadi, Head of Investment Ipan Samuel, dan Fixed Income Fund Manager Muhamad Sugiarto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Brand Ini Bantu Oppo Salip Apple pada Mei 2021

Dua Brand Ini Bantu Oppo Salip Apple pada Mei 2021

Tekno | Rabu, 21 Juli 2021 | 07:30 WIB

Viral Kata-kata Motivasi Dijual di Marketplace, Sepele tapi Banyak Peminat

Viral Kata-kata Motivasi Dijual di Marketplace, Sepele tapi Banyak Peminat

News | Selasa, 13 Juli 2021 | 18:25 WIB

Viral Chat Pembeli Tak Dibalas Penjual, Duka Mendalam Terkuak di Kolom Komentar

Viral Chat Pembeli Tak Dibalas Penjual, Duka Mendalam Terkuak di Kolom Komentar

News | Senin, 12 Juli 2021 | 14:38 WIB

Terkini

Jangan Terlena Konflik Timur Tengah, Ada Bom Waktu di Laut Cina Selatan, RI Bisa Kena Getahnya

Jangan Terlena Konflik Timur Tengah, Ada Bom Waktu di Laut Cina Selatan, RI Bisa Kena Getahnya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:38 WIB

Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas

Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:45 WIB

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:03 WIB

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:58 WIB

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:52 WIB

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:49 WIB

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:37 WIB