Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Membangun Brand Equity di Tengah Perkembangan Teknologi Digital

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 27 Agustus 2021 | 21:40 WIB
Membangun Brand Equity di Tengah Perkembangan Teknologi Digital
Indonesia Digital Popular Brand Award 2021 Fase 3.

Suara.com - Di tengah gempuran pandemi covid-19 pemerintah terus mendorong pengembangan ekosistem digital untuk meningkatkan produktivitas masyarakat. Digitalisasi bisnis yang masuk ke aplikasi perdagangan elektronik kini terus bertambah.

Arto Soebiantoro, Founder and Owner GambaranBrand, dalam webinar Branding Hari Ini mengungkapkan, di Indonesia saat ini ada 62 juta unit usaha yang bersiap untuk masuk ke ranah digital. Caranya pun sangat mudah, hanya dengan membayar paling sedikit Rp15 ribu, sebuah brand sudah dapat berkomunikasi dengan pasar.

Ada berbagai platform media sosial yang dapat digunakan oleh pelaku brand dan bisnis, diantaranya instagram, facebook, dan youtube, dan lainnya. Di media sosial tersebut, setidaknya terdapat 62 juta pengguna instagram dan 170 juta pengguna facebook.

Di sisi lain, brand di Indonesia terus tumbuh, sebelum pandemi ada 120 ribu brand baru, dan di masa pandemi ada 30-40 ribu brand baru. Menariknya, brand kecil dapat berdiri sejajar dengan brand-brand besar.

Namun, di tengah perkembangan teknologi digital, semua brand berpikir teknologi digital menjadi satu-satunya solusi. Padahal, menurut Arto, platform digital hanya tools untuk menyampaikan satu brand ke konsumennya. Sementara, konsumen dapat banyak informasi, cenderung akan menolak produk yang tidak penting atau tidak ada relevansi dengan kebutuhan konsumen.

“Kata kunci dari semua produk itu harus punya nilai plus. Dan ada hal yang menarik, yang berhubungan dengan kebiasaan masyarakat hari ini,” ujar Arto, Jumat (27/8/2021).

Bagaimana memanfaatkan platform media sosial, seperti dilakukan oleh Debellin, brand terkemuka yang menawarkan produk cookware dengan teknologi granite coating Greblon dari Jerman, yang memperkenalkan produknya dengan memanfaatkan berbagai platform sosial media, seperti instagram, facebook dan youtube untuk menyebarkan edukasi dan kesadaran pentingnya masakan rumah dan memilih alat masak yang tepat untuk menunjang kesehatan.

“Selain media sosial, kami juga memanfaatkan platform penjualan seperti Marketplace dan website Debellin.com masyarakat dapat mendapatkan produk Debellin dengan lebih cepat dan mudah,” ujarnya, Andrew Tanda, CEO Debellin.

Sementara itu, Entrasol dikanl sebagai produk susu untuk tulang, yang menyasar segmen dewasa dan lansia, memanfaatkan platform digital untuk melakukan webinar dan edukasi menarik soal Entrasol dan kehidupan jangka panjang. Entrasol melakukan live Instagram untuk lebih bisa langsung memasuki pasar dan mendapatkan respon langsung dari konsumen.

“Salah satu kegiatan seperti mengajak masyarakat rutin berolahraga selama 30 menit per hari, untuk menjaga kesehatan dan imun di masa pandemi,” ujar Shintia Dewi, Brand Manager Entrasol.

Sementara, untuk mengukur brand-brand yang sukses membangun popularitas di ranah digital, TRAS N CO Indonesia sebagai perusahaan yang mendedikasikan pada penelitian dan perkembangan brand di Indonesia, telah merekam aktivitas digital di ranah internet dari waktu ke waktu. Selanjutnya untuk mengakomodir perkembangan tersebut, TRAS N CO Indonesia bekerjasama dengan INFOBRAND.ID sebagai Indonesia number one brand media menghadirkan Indonesia Digital Popular Brand Award yang rutin digelar setiap tahun.

Penyelenggaraan Indonesia Digital Popular Brand Award 2021 Fase 3, merupakan hasil dari riset ke-23 yang dilakukan kepada 150 kategori produk dan lebih dari 1.000 brand teriset di Indonesia pada bulan Mei-Juli 2021. Adapun parameter penilaian yang digunakan yakni, Search Engine Based, Social Media Based dan Website based.

Tri Raharjo, CEO TRAS N CO Indonesia dan penggagas Indonesia Digital Popular Brand Award 2021 menjelaskan, dari riset yang dilakukan TRAS N CO Indonesia bekerjasama dengan IMFocus Digimarketing Consultant Certified Google Partner, menemukan 10 kategori yang banyak di ulas di internet berdasarkan hasil riset digital popular brand index 2021 - fase 3, yaitu; Creambath (9,2 juta), Sepatu Sport (7,6 juta), Setrika (7,1 juta), Keju (6,5 juta), Gadai (4,8 juta), Aplikasi Konsultasi Dokter (3,9 juta), Air Purifier (3,8 juta), Internet Berlangganan (3,6juta), Air Conditioner (3,5 juta), Bumbu Penyedap (3,4 juta).

“Selanjutnya untuk 10 kategori produk yang banyak dicari di internet berdasarkan hasil riset digital popular brand index 2021 - fase 3 adalah; Internet Berlangganan (575,6 ribu), TV Berlangganan (575,6 ribu), Jasa Pengiriman Uang Non Tunai (320,2 ribu), Obat Jerawat (312,1 ribu), Toko Donat (282,6 ribu), Vitamin C (251,9 ribu), Gadai (230,1 ribu), Sepeda Dewasa (219,4), Toko Buku (198 ribu), Air Minum Dalam Kemasan (181,7 ribu),” ungkap Tri Raharjo, yang dikenal sebagai peneliti dan pengamat brand di Indonesia.

Adapun brand-brand yang berhasil menjadi juara digital dan meraih penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2021 Fase 3 antara lain; Pacific (Sepeda Lipat dan Sepeda Dewasa), Debellin (Granite Fry Pan dan Granite Casserole), Tekiro (Hand Tools dan Kunci Gembok), Ryu (Power Tools), Prenagen (Susu Ibu Hamil), Sweety (Popok Bayi), Campina (Toko Es Krim), Entrasol (Susu Untuk Tulang), Natur E (Vitamin E), Milkita (Permen Susu), MyRepublic (Internet Berlangganan), BAF (Pembiayaan Fleet dan Pembiayaan Mesin Pertanian), Shop & Drive (Bengkel dan Aksesoris Mobil), Herborist (Minyak Zaitun Perawatan Tubuh dan Lulur Kecantikan), Cap Kapal (Garam Dapur), Good Day (Kopi Dalam Kemasan Siap Minum), Oxone, (Pisau Dapur, Panci Presto, Mixer, Juicer, dan Pemanggang Roti), Pegadaian dan Pegadaian Syariah (Gadai), Confidence (Adult Diapers), dan Mandiri Utama Finance (Pembiayaan Fleet).

“Selain brand-brand tersebut, masih banyak brand-brand lain yang berhasil menjadi pemenang dalam Indonesia Digital Popular Brand Award 2021 ini,” tutup Tri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wow! Babe Cabita dan Marshel Widianto Nampang di Billboard Times Square New York City

Wow! Babe Cabita dan Marshel Widianto Nampang di Billboard Times Square New York City

Malang | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 20:30 WIB

Brand Kosmetik Korea Selatan Ini Klaim Ciptakan Makeup yang Bisa Timbulkan Rasa Bahagia

Brand Kosmetik Korea Selatan Ini Klaim Ciptakan Makeup yang Bisa Timbulkan Rasa Bahagia

Lifestyle | Kamis, 26 Agustus 2021 | 14:02 WIB

Mate Rimac Jadi Pemimpin Brand Otomotif Mewah, Disebut-sebut The Next Elon Musk

Mate Rimac Jadi Pemimpin Brand Otomotif Mewah, Disebut-sebut The Next Elon Musk

Bali | Rabu, 25 Agustus 2021 | 22:56 WIB

Terkini

BTN Tawarkan 10.000 Hunian Second Dengan Harga di Bawah Pasar Pada Lelang Akbar BTN 2026

BTN Tawarkan 10.000 Hunian Second Dengan Harga di Bawah Pasar Pada Lelang Akbar BTN 2026

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 13:49 WIB

PaDi UMKM dan Danantara Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Pengadaan BUMN dan UMKM

PaDi UMKM dan Danantara Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Pengadaan BUMN dan UMKM

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 13:37 WIB

Saham Diborong, Smelter Dibangun: Inilah Tentakel Nikel Haji Isam

Saham Diborong, Smelter Dibangun: Inilah Tentakel Nikel Haji Isam

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 13:24 WIB

IHSG Mulai Bangkit di Level 6.200 pada Sesi I, 540 Saham Hijau

IHSG Mulai Bangkit di Level 6.200 pada Sesi I, 540 Saham Hijau

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 13:12 WIB

IHSG Anjlok ke Level 6.000, OJK Beri Pesan untuk Investor

IHSG Anjlok ke Level 6.000, OJK Beri Pesan untuk Investor

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 13:01 WIB

Kemenkeu Buktikan Indonesia Jauh dari Krisis Ekonomi ala 1998, Ini Datanya

Kemenkeu Buktikan Indonesia Jauh dari Krisis Ekonomi ala 1998, Ini Datanya

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 12:41 WIB

Listrik Sumatra Kembali Normal, Penyelidikan Polri dan PLN Ungkap Temuan Baru

Listrik Sumatra Kembali Normal, Penyelidikan Polri dan PLN Ungkap Temuan Baru

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 12:27 WIB

Ekspor CPO hingga Batu Bara Bakal Lewat Satu Pintu, Aturannya Rampung Hari Ini

Ekspor CPO hingga Batu Bara Bakal Lewat Satu Pintu, Aturannya Rampung Hari Ini

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 12:05 WIB

Ekonom Senior Wanti-wanti Pemerintah Soal Potensi Monopoli Ekspor SDA

Ekonom Senior Wanti-wanti Pemerintah Soal Potensi Monopoli Ekspor SDA

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 12:05 WIB

Ekspor Lewat PT DSI, Beban Pungutan hingga Bea Keluar Tak Lagi Ditanggung Eksportir

Ekspor Lewat PT DSI, Beban Pungutan hingga Bea Keluar Tak Lagi Ditanggung Eksportir

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:58 WIB