Ekonomi Era Jokowi Selalu Tumbuh Stagnan 5 Persen, Kok Bisa?

Senin, 30 Agustus 2021 | 18:43 WIB
Ekonomi Era Jokowi Selalu Tumbuh Stagnan 5 Persen, Kok Bisa?
Ilustrasi pasar [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Sejak menjadi orang nomor satu di Indonesia dari tahun 2014 hingga saat ini, pertumbuhan ekonomi di bawah kendali Presiden Joko Widodo selalu stagnan pada angka 5 persen.

Kondisi ini menjadi sorotan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.

Dia mengatakan, rata-rata pertumbuhan ekonomi setelah krisis finansial Asia lebih rendah dibandingkan rata-rata sebelum krisis.

"Kita bisa lihat ini setiap 5 tahun sejak krisis 1998, kemudian RPJMN 2005-2009, RPJMN 2010-2014, dan RPJMN 2015-2019, relatif kita bermain di angka 5 persen," kata Suharso dalam rapat kerja dengan Komisi XI pada Senin (30/8/2021).

Pertumbuhan yang hanya mentok pada angka 5 persen ini, berada di bawah angka potensial ekonomi Indonesia. Kondisi ini diperparah dengan krisis akibat pandemi covid-19.

"Setelah ada covid-19, pertumbuhan ekonomi potensial diperkirakan di bawah 5 persen, jika tidak ada upaya ekstra atau hanya business as usual," katanya.

Dengan kondisi pertumbuhan yang hanya sebesar itu, Suharso pun sedikit mengkhawatirkan soal kesenjangan pendapatan per kapita di Tanah Air.

Menurutnya, jika dibiarkan terus menerus kesenjangan tersebut akan semakin lebar. Dengan kata lain, orang kaya akan semakin kaya dan orang miskin malah makin miskin.

Tak hanya itu, posisi Indonesia yang sudah lama terjebak dalam negara berpendapatan rendah atau middle income trap akan semakin sulit teratasi.

Baca Juga: Bos Parpol Koalisi Puji Pemerintah Jokowi, PKS: Kontras dengan Kritik Mural Rakyat

Oleh karena itu, pertumbuhan ekonomi harus diupayakan rata-rata 6 persen melalui redesain transformasi ekonomi, sehingga dapat memperkecil gap pendapatan per kapita, dan mendekati trajectory visi Indonesia 2045 sebelum pandemi Covid-19.

"Jika tetap dengan business as usual, maka tekanan Indonesia untuk kembali ke upper-middle income tergeser cukup jauh ke belakang."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI