WFH, Jangan Sampai Orang Terkasih Jadi Perokok Pasif

Iwan Supriyatna Suara.Com
Rabu, 01 September 2021 | 05:47 WIB
WFH, Jangan Sampai Orang Terkasih Jadi Perokok Pasif
Ilustrasi perokok pasif. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi Covid-19 memaksa banyak orang untuk tetap berada di rumah. Hal ini bertujuan untuk menekan laju penyebaran virus corona yang tak kunjung usai. Tapi tahukah kamu bahwa masih ada sejumlah risiko lainnya yang perlu diperhatikan selama beraktivitas di rumah? Salah satunya adalah potensi meningkatnya paparan asap rokok bagi perokok pasif.

Terkait perokok pasif, mengutip dari Kyodo News, lebih dari 30% orang di Jepang yang tinggal dengan perokok mengatakan bahwa mereka telah terpapar lebih banyak asap rokok sejak awal pandemi lantaran meningkatnya pola kerja dari rumah (Work from Home/WFH). Hal ini diungkapkan oleh Pusat Kanker Nasional Jepang yang telah melakukan survei sejak Maret 2021 lalu.

Pusat Kanker Nasional Jepang mengungkapkan, di antara 1.000 responden yang terdiri dari perokok dan non-perokok, terjadi peningkatan paparan asap rokok pada 33,7% responden bukan perokok yang tinggal dengan perokok.

“Orang menghabiskan lebih banyak waktu di rumah menimbulkan kekhawatiran tentang efek kesehatan yang merugikan bagi perokok pasif yang berisiko terkena berbagai penyakit,” ujar Kimiyasu Hirani, seorang peneliti di Pusat Kanker Nasional Jepang seperti dikutip dari Kyodonews, ditulis Rabu (1/9/2021).

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) asap rokok merupakan hasil dari pembakaran yang dihisap dan dihembuskan oleh perokok. Asap rokok mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia, yang ratusan di antaranya beracun dan berpotensi menyebabkan kanker.

Tidak heran jika Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan setiap tahun ada sekitar 600.000 kematian terkait dengan paparan asap rokok pada perokok pasif.

Asap rokok menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada manusia, terlebih mereka yang berusia lanjut, dalam keadaan mengandung, serta anak di bawah umur dan juga bayi.

Lantas, apa yang bisa dilakukan agar anak, pasangan, orang tua, atau saudara yang bukan perokok di rumah terbebas dari risiko paparan asap rokok? Kamu bisa mempertimbangkan sejumlah upaya di bawah ini:

Cold Turkey

Baca Juga: Tempat Ngopi di Jakarta, Cocok Kalau Bosan WFH di Kost

Meskipun tidak mudah, cold turkey atau berhenti sepenuhnya menjadi cara paling baik. Bukan hanya untuk saudara, orang tua, pasangan, atau anak terkasih di rumah, metode ini juga tentunya akan sangat baik bagi perokok sendiri. Dengan berhenti sepenuhnya, tentu paparan asap rokok, baik bagi perokok aktif maupun orang lain juga akan terhenti.

Berhenti Perlahan

Jika berhenti total dirasa sulit, kamu juga bisa mencoba untuk berhenti mengonsumsi rokok secara perlahan. Upaya ini bisa dilakukan dengan beragam cara seperti mengurangi jumlah konsumsi rokok secara perlahan dan intensitas merokok.

Menjauh

Jika kamu memang tidak bisa menahan diri untuk merokok, setidaknya jangan merokok di sekitar orang terkasihmu. Mengutip dari berbagai sumber, Praktisi Kesehatan Anak, dr. Achmad Rafli SPA menyebutkan bahwa selain paparan asap langsung dari perokok aktif, asap rokok yang tertinggal pada baju orang tua perokok berpotensi menyebabkan pneumonia pada anak yang menghirupnya. Jadi selain menjauh, usahakan untuk tidak merokok di dalam ruangan.

Beralih ke Alternatif Lebih Rendah Risiko

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI