Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Mentan Salurkan Bantuan Pertanian Senilai Rp19,43 Miliar untuk Masyarakat Merauke

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Minggu, 05 September 2021 | 06:10 WIB
Mentan Salurkan Bantuan Pertanian Senilai Rp19,43 Miliar untuk Masyarakat Merauke
Mentan, Syahrul Yasin Limpo saat berkunjung ke Kabupaten Merauke. (Dok: Kementan)

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menyalurkan bantuan pertanian untuk masyarakat di Kabupaten Merauke senilai Rp19,43 miliar.

Bantuan pertanian yang disalurkan yakni, bantuan benih padi hibrida sawah, padi biofortifikasi, kedelai dan benih jagung serta bantuan benih bawang merah, cabai rawit dan benih sawi hijau. Bantuan lainnya yakni bibit durian, kelengkeng, 3 unit bangunan pengolahan hortikultura, alat mesin pertanian, 60 ekor sapi, 120 ekor kambing dan bantuan 4.500 ekor ayam. Bantuan ini guna meningkatkan sektor pertanian di sana.

"Bapak Bupati lahanmu ini bagus sekali dan saya bersyukur kita bisa bertemu dalam situasi seperti ini. Bertani itu membutuhkan kesabaran, ketenangan untuk memikirkan kenapa matahari kita sama di mana-mana dengan daerah lain seperti Jawa. Air kita juga sama. Kalau begitu, kenapa orang di sana bisa lebih cepat. Nah, itu kan tantangannya dan saya bersama Bapak Bupati, TNI, Komisi IV siap untuk mem-backup ini," ucap pria yang akrab disapa SYL itu saat memberikan arahan usai menyaksikan panen padi di Disktrik Tanah Miring, Merauke, Jumat, (3/9/2021).

SYL meminta Merauke melakukan cluster pada setiap lahan pertanian yang ada dengan pengembangan diversifikasi komoditas tanaman hortikultura maupun perkebunan seperti melakukan tumpang sari padi dengan pisang, jagung, kelapa, kopi dan lainnya. Hal ini juga bertujuan membangun ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

"Jadi nanti petani bisa panen jagung, bisa panen pisang. Jika misalnya dalam setiap 1.000 hektar padi misalnya kita tumpang sari-kan dengan kelapa, ujungnya kan bisa menjadi pabrik sabuk, tempurung, VCO, Nata De Coco. Jadi, dalam satu hamparan kita konsentrasikan dan rencanakan bersama," sebutnya.

Di sisi lain, SYL juga menerangkan terkait ketersediaan pupuk subsidi. Dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) itu, kebutuhan pupuk bersubsidi mencapai 24 juta ton. Namun, kemampuan pemerintah untuk menyediakan pupuk bersubsidi hanya mencapai 9 juta ton, sehingga menyebabkan kurangnya stok pupuk bersubsidi.

"Jadi memang jauh sekali dari 24 juta ke 9 juta ton. Tetapi hari ini kalau 13 ribu ton saja yang masuk ke Merauke, tambah lagi-lah Pak Dirjen PSP. Jangan buat malu saya dan Bapak Bupati," tuturnya.

"Jadi apa yang diminta Pak Bupati hari ini, saya berikan. Kita bangun RMU modern dan kita tambah alokasi pupuk untuk Merauke. Saya sangat bangga dengan semangat Pak Bupati. Kita bisa sama-sama memajukan pertanian di Papua ini," tambah SYL.

Perlu diketahui, pertanian adalah salah satu sektor yang mampu memberikan kontribusi positif pada perekonomian nasional di tengah kondisi pandemi wabah Covid-19. Sesuai data BPS, PDB pertanian tumbuh 16,24 persen pada triwulan-II 2020 (q to q), bahkan ekspor pertanian Indonesia telah mencapai Rp451,8 triliun di sepanjang 2020 atau naik 15,79 persen dari periode sebelumnya yaitu Rp390,16 triliun.

"Di saat pandemi, tidak ada yang bisa jalan selain pertanian, karena semua orang butuh makan. Oleh karena itu, upaya kita harus terus jalan dan kita tingkatkan apa yang sudah ada," sebut SYL.

"Seperti kondisi di sini, kita akan mewujudkan keinginan bupati untuk membangun RMU modern yang menghasilkan beras kualitas premium dengan memanfaatkan pangsa pasar ekspor negeri tetangga," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Bupati Merauke, Romanus Mbaraka menyambut baik kunjungan Mentan SYL beserta rombongan di daerahnya. Romanus mengapresiasi dukungan Menteri Pertanian untuk membangun RMU modern berkapasitas besar dan menambah alokasi pupuk bersubsidi guna meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani.

"Lahan pertanian di Marauke sudah sangat bagus dari sarana dan prasarana. Namun Pak Mentan, kami meminta dua kebutuhan mendasar saat ini untuk petani Merauke yaitu penambahan kuota pupuk bersubsidi dan RMU Modern," tutur Romanus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkuat Ekosistem Bisnis Berkelanjutan, Market Share Kredit Pertanian BRI Capai 28%

Perkuat Ekosistem Bisnis Berkelanjutan, Market Share Kredit Pertanian BRI Capai 28%

Jatim | Minggu, 22 Agustus 2021 | 19:22 WIB

Menyambut Hari Tani Nasional: Kenali Industri Agromaritim Indonesia

Menyambut Hari Tani Nasional: Kenali Industri Agromaritim Indonesia

Your Say | Minggu, 22 Agustus 2021 | 10:51 WIB

Pupuk Indonesia Gelar Kompetisi Riset Pertanian untuk Milenial

Pupuk Indonesia Gelar Kompetisi Riset Pertanian untuk Milenial

Bisnis | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 07:55 WIB

Pertanian Tanpa Menggunakan Pestisida, Bisakah Tetap Produktif?

Pertanian Tanpa Menggunakan Pestisida, Bisakah Tetap Produktif?

Video | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 10:00 WIB

Presiden Jokowi Dorong Industri Porang Siap Ekspor Produk Olahan

Presiden Jokowi Dorong Industri Porang Siap Ekspor Produk Olahan

Bisnis | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 08:41 WIB

Peneliti UI: Sektor Pertanian Merupakan Penyelamat Ekonomi di Masa Pandemi

Peneliti UI: Sektor Pertanian Merupakan Penyelamat Ekonomi di Masa Pandemi

Bisnis | Kamis, 19 Agustus 2021 | 17:06 WIB

Terkini

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:30 WIB

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:23 WIB

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:17 WIB

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:14 WIB

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:57 WIB

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:51 WIB

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:47 WIB

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:32 WIB

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:25 WIB