Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Daya Beli Petani Sawit di Kaltim Kalahkan Sektor Lain Selama Agustus

M Nurhadi

Senin, 06 September 2021 | 09:46 WIB
Daya Beli Petani Sawit di Kaltim Kalahkan Sektor Lain Selama Agustus
Dokumen-Pekerja sedang mengumpulkan TBS sawit yang baru dipanenkan [ANTARA]

Suara.com - Nilai tukar petani (NTP) di Kalimantan Timur (Kalimantan Timur) pada Agustus lalu mengalami kenaikan sebesar 1,14 dibandingkan bulan sebelumnya menjadi 120,53 persen. 

Meski begitu, hanya subsektor tanaman perkebunan rakyat atau petani kelapa sawit yang mampu membukukan kenaikan sebesar 3,75 persen. 

Sementara, empat sektor lainnya mengalami penurunan yakni subsektor tanaman pangan (-0,29 persen), hortikultura (-2,68 persen), peternakan (-2,29 persen), dan perikanan (-0,69 persen).

Berdasarkan catatan BPS, hanya satu NTP yang mengalami peningkatan jika dilihat dari subsektornya, yakni subsektor tanaman perkebunan rakyat (3,75 persen).

Disampaikan Kepala BPS Kalimantan Timur, Anggoro Dwitjahyono, NTP menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

Sehingga dengan makin tinggi-nya, NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan atau daya beli petani.

“Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan di enam kabupaten di Kaltim, NTP Kaltim pada Agustus 2021 sebesar 120,53 yang berarti petani mengalami surplus atau peningkatan daya beli karena harga yang mereka terima mengalami kenaikan yang lebih cepat dari pada harga yang mereka bayar,” kata dia, dikutip dari Warta Ekonomi.

Melansir dari Warta Ekonomi --jaringan Suara.com, data ini juga menunjukkan bahwa kemampuan petani perkebunan yang didominasi kelapa sawit tengah menikmati peningkatan harga jual.

Hal ini juga turut dikomentari Ketua GAPKI Kaltim, Muhammadsjah Djafar yang mengatakan, sektor kelapa sawit jadi salah satu sektor yang bisa bertahan di tengah pandemi.

baca juga

Bahkan, pada tingkat petani terjadi peningkatan jumlah panen dan harga tandan buah segar (TBS) yang menyentuh level Rp2.248 per kilogram.

“Dengan harga TBS yang tinggi menandakan petani lebih sejahtera saat ini. Hal ini yang membuat nilai tukar petani perkebunan jadi lebih tinggi,” pungkasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Jokowi Bisa Jual Separuh Pulau Kaltim untuk Ibu Kota Negara Baru?

CEK FAKTA: Jokowi Bisa Jual Separuh Pulau Kaltim untuk Ibu Kota Negara Baru?

Bekaci | Senin, 06 September 2021 | 08:01 WIB

Cek Fakta: Jokowi Klaim Bisa Jual Separuh Pulau Kaltim untuk Ibu Kota Baru, Benarkah?

Cek Fakta: Jokowi Klaim Bisa Jual Separuh Pulau Kaltim untuk Ibu Kota Baru, Benarkah?

News | Senin, 06 September 2021 | 07:10 WIB

Buron 3 Tahun, Kejagung Tangkap DPO Penggelapan Cangkang Sawit Bengkulu

Buron 3 Tahun, Kejagung Tangkap DPO Penggelapan Cangkang Sawit Bengkulu

News | Minggu, 05 September 2021 | 02:05 WIB

Borneo FC Tetap Waspadai Persebaya Meskipun Tanpa Amunisi Asingnya

Borneo FC Tetap Waspadai Persebaya Meskipun Tanpa Amunisi Asingnya

Kaltim | Jum'at, 03 September 2021 | 19:50 WIB

Kasus Covid-19 di Kutai Kartanegara Masih Tinggi, Tapi yang Sembuh Banyak

Kasus Covid-19 di Kutai Kartanegara Masih Tinggi, Tapi yang Sembuh Banyak

Kaltim | Jum'at, 03 September 2021 | 19:24 WIB

Potensi Beri Pemasukan Besar Negara, Pemerintah Akan Buat UU Khusus Komoditas Perkebunan

Potensi Beri Pemasukan Besar Negara, Pemerintah Akan Buat UU Khusus Komoditas Perkebunan

Bisnis | Jum'at, 03 September 2021 | 13:12 WIB

Terkini

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 22:44 WIB

Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja

Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 21:57 WIB

Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru

Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 21:06 WIB

Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru

Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH

Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:34 WIB

Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah

Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:10 WIB

Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:50 WIB

Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya

Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:37 WIB

Lagi-lagi SLIK Biang Masalah, Bikin Susah MBR Punya Rumah Murah

Lagi-lagi SLIK Biang Masalah, Bikin Susah MBR Punya Rumah Murah

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:32 WIB

Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan

Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:26 WIB

×