Tapering, Harga Emas Dunia Justru Dekati Level Tertingginya

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 07 September 2021 | 09:59 WIB
Tapering, Harga Emas Dunia Justru Dekati Level Tertingginya
Ilustrasi emas batang dan uang Dolar AS [Shutterstock]

Suara.com - Harga emas dunia melemah pada perdagangan Senin karena dolar AS yang menguat, tetapi spekulasi terbaru bahwa Federal Reserve mungkin akan mempertahankan langkah-langkah dukungan ekonomi yang didorong pandemi membuat emas mendekati level tertingginya dalam 2,5 bulan.

Mengutip CNBC, Selasa (6/9/2021) harga emas di pasar spot turun 0,2 persen menjadi 1.822,86 dolar AS per ounce, Pada akhir pekan lalu harga mencapai level tertinggi sejak 16 Juni di 1.833,80 dolar AS. Perdagangan relatif sepi karena libur Hari Buruh di Amerika, Senin.

Sementara, emas berjangka Amerika Serikat menyusut 0,5 persen menjadi 1.825,10 dolar AS per ounce.

Indeks Dolar (Indeks DXY) naik, berpotensi meredupkan selera bagi mereka yang memegang mata uang lainnya.

Data Departemen Tenaga Kerja, Jumat, menunjukkan non-farm payrolls Amerika meningkat 235.000 pekerjaan bulan lalu, jauh di bawah ekspektasi ekonom 728.000.

"Setelah data tenaga kerja mengecewakan pasar, investor melihat lebih sedikit tekanan pada Jerome Powell untuk mulai melakukan tapering ," kata Carlo Alberto De Casa, analis Kinesis.

"Proses tapering tersebut dapat dimulai mungkin hanya pada Desember dan ini adalah elemen pendukung bagi harga emas," kata De Casa, menambahkan bahwa emas akan tetap di atas 1.800 dolar AS dalam waktu dekat.

Chairman The Fed Powell, bulan lalu, mengisyaratkan bahwa pemulihan lapangan kerja yang kuat adalah prasyarat bagi bank sentral untuk mulai mengurangi pembelian asetnya.

Beberapa investor memandang emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang mungkin mengikuti langkah-langkah stimulus, sementara suku bunga yang lebih rendah mengurangi opportunity cost memegang logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.

baca juga

Namun, emas melemah di awal pekan yang baru dengan harga diperdagangkan mendekati level support 1.825 dolar AS, analis teknikal ActivTrades, Pierre Veyret.

Logam lainnya perak sedikit berubah di 24,68 dolar AS per ounce, platinum turun 0,5 persen menjadi 1.020,46 dolar AS per ounce, sementara paladium anjlok hampir 1 persen menjadi 2.402,48 dolar AS per ounce.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Terus Turun ke Rp 940.000 per Gram

Harga Emas Antam Terus Turun ke Rp 940.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 07 September 2021 | 09:48 WIB

Harga Emas Dunia Melemah Terdampak Penguatan Dolar

Harga Emas Dunia Melemah Terdampak Penguatan Dolar

Bisnis | Selasa, 07 September 2021 | 06:46 WIB

Harga Emas Antam Awal Pekan Ini Turun Lagi Jadi Rp 942.000 per Gram

Harga Emas Antam Awal Pekan Ini Turun Lagi Jadi Rp 942.000 per Gram

Bisnis | Senin, 06 September 2021 | 12:07 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Batal Resmikan Pabrik BYD dengan Investasi Rp 11,7 Triliun

Presiden Prabowo Batal Resmikan Pabrik BYD dengan Investasi Rp 11,7 Triliun

Otomotif | Kamis, 03 September 2026 | 15:51 WIB

Tarif Rp5.000 LRT Kelapa Gading-Manggarai Cuma Berlaku 2 Bulan

Tarif Rp5.000 LRT Kelapa Gading-Manggarai Cuma Berlaku 2 Bulan

News | Kamis, 03 September 2026 | 15:50 WIB

Media Rusia Laporkan Kemunculan Fenomena Alam Saat Putin Pidato di Hadapan Prabowo

Media Rusia Laporkan Kemunculan Fenomena Alam Saat Putin Pidato di Hadapan Prabowo

News | Kamis, 03 September 2026 | 15:49 WIB

Nestapa Warga Kalibaru: Sudah Bayar Mahal, Masih Harus Antre Demi Air Bersih

Nestapa Warga Kalibaru: Sudah Bayar Mahal, Masih Harus Antre Demi Air Bersih

News | Kamis, 03 September 2026 | 15:48 WIB

Kondisi Terkini ASEAN Jadi Korban Kebakaran Hutan Kalimantan 3 September 2026, Separah Apa?

Kondisi Terkini ASEAN Jadi Korban Kebakaran Hutan Kalimantan 3 September 2026, Separah Apa?

News | Kamis, 03 September 2026 | 15:45 WIB

Cadev RI Tembus Rp2.583 Triliun, Tapi Bos BI Anyar Kasih Sinyal Bahaya

Cadev RI Tembus Rp2.583 Triliun, Tapi Bos BI Anyar Kasih Sinyal Bahaya

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 15:42 WIB

70 Mitra Driver Gojek Berangkat Tunaikan Ibadah Umrah

70 Mitra Driver Gojek Berangkat Tunaikan Ibadah Umrah

News | Kamis, 03 September 2026 | 15:41 WIB

Galaxy Book6 Pro: Laptop Andalan Baru Samsung, Bawa Intel Panther Lake

Galaxy Book6 Pro: Laptop Andalan Baru Samsung, Bawa Intel Panther Lake

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 15:40 WIB

Bomber Haus Gol Kroasia Tinggalkan Varazdin, Persija Makin Dekat dengan Ivan Mamut

Bomber Haus Gol Kroasia Tinggalkan Varazdin, Persija Makin Dekat dengan Ivan Mamut

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 15:39 WIB

Karhutla Hancurkan 60 Persen Habitat Orang Utan Kalimantan

Karhutla Hancurkan 60 Persen Habitat Orang Utan Kalimantan

News | Kamis, 03 September 2026 | 15:35 WIB

×