Pengunjung Bertanda Hitam di Aplikasi PeduliLindungi Dilarang Masuk Mal

Agung Sandy Lesmana, Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 12 September 2021 | 11:20 WIB
Pengunjung Bertanda Hitam di Aplikasi PeduliLindungi Dilarang Masuk Mal
Pengunjung Bertanda Hitam di Aplikasi PeduliLindungi Dilarang Masuk Mal. Pengunjung Summarecon Mall Bekasi, Selasa (31/8/2021). [Suara.com/Aulia Ivanka Rahmana]

Suara.com - Ribuan orang yang berkeliaran di mal terdeteksi positif Covid-19. Bukti itu didapatkan dari hasil penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Sebelumnya, pemerintah menyatakan bahwa ada ribuan orang positif Covid-19 yang terdeteksi melalui aplikasi PeduliLindungi ketika hendak masuk ke Pusat Perbelanjaan, ribuan orang tersebut mendapatkan notifikasi warna hitam pada saat memindai QR Code di pintu masuk Pusat Perbelanjaan.

"Berdasarkan ketentuan bahwa notifikasi warna hitam adalah kategori yang dilarang untuk masuk ke Pusat Perbelanjaan," kata Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphozus Widjaja dalam keterangan persnya, Minggu (12/9/2021).

Alphonzus bilang dengan ditolaknya ribuan orang dengan notifikasi warna hitam tersebut maka semakin menegaskan bahwa Pusat Perbelanjaan selalu memberlakukan dan menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat, disiplin dan konsisten yang mana menjadikan Pusat Perbelanjaan sebagai salah satu fasilitas masyarakat yang semakin aman dan semakin sehat untuk dikunjungi dan berbelanja.

Menurut di,a penanganan orang yang terpapar Covid- 19 harus sungguh mendapat perhatian khusus dari pemerintah karena mereka seharusnya melakukan isolasi di tempat khusus dan pemerintah harus memastikan bahwa mereka tidak bebas berkeliaran di tempat-tempat umum sehingga tidak merepotkan dan tidak membahayakan masyarakat umum lainnya.

"Pusat Perbelanjaan telah terbukti memiliki kemampuan untuk menolak dan mencegah orang-orang yang terpapar Covid-19 untuk memasuki Pusat Perbelanjaan," katanya.

Saat ini, kata dia Pusat Perbelanjaan berlakukan 2 ( dua ) lapis protokol Covid-19, tak hanya itu Pusat Perbelanjaan diberlakukan protokol tambahan yaitu Protokol Wajib Vaksinasi yang penerapan pemeriksaannya dilakukan melalui aplikasi PeduliLindungi.

"Protokol Wajib Vaksinasi tidak meniadakan dan tidak mengurangi serta tidak menggantikan Protokol Kesehatan yang sudah diberlakukan sejak awal terjadinya pandemi yaitu seperti keharusan menggunakan masker, jaga jarak, mencuci tangan dan lain sebagainya," pungkasnya. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Scan QR Code di Aplikasi PeduliLindungi untuk Naik KRL

Cara Scan QR Code di Aplikasi PeduliLindungi untuk Naik KRL

Bekaci | Minggu, 12 September 2021 | 08:05 WIB

Awas, PeduliLindungia.com Situs Palsu! Yang Resmi Milik Satgas Covid-19 Pedulilindungi.id

Awas, PeduliLindungia.com Situs Palsu! Yang Resmi Milik Satgas Covid-19 Pedulilindungi.id

Health | Minggu, 12 September 2021 | 07:45 WIB

Menghilang 2 Bulan, Chandra Liow Positif COVID, "Gua Hampir Mati"

Menghilang 2 Bulan, Chandra Liow Positif COVID, "Gua Hampir Mati"

Your Say | Sabtu, 11 September 2021 | 17:46 WIB

Update 11 September: Covid-19 di Indonesia Tambah 5.001 Kasus, 7.586 Orang Sembuh

Update 11 September: Covid-19 di Indonesia Tambah 5.001 Kasus, 7.586 Orang Sembuh

News | Sabtu, 11 September 2021 | 17:31 WIB

Terkini

IHSG Semakin Anjlok ke Level 5.900 Pagi Ini, Pantau Saham ASII

IHSG Semakin Anjlok ke Level 5.900 Pagi Ini, Pantau Saham ASII

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Stop Ubah Hobi Jadi Side Hustle! Beri Ruang untuk Hal yang Membahagiakan

Stop Ubah Hobi Jadi Side Hustle! Beri Ruang untuk Hal yang Membahagiakan

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Dari Pelantang ke Telinga Istana, Ujian Baru Komunikasi Pemerintahan Prabowo

Dari Pelantang ke Telinga Istana, Ujian Baru Komunikasi Pemerintahan Prabowo

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:18 WIB

Andien Temukan Benjolan di Payudara saat Remaja, Pengalaman Ini Bikin Pola Makannya Berubah

Andien Temukan Benjolan di Payudara saat Remaja, Pengalaman Ini Bikin Pola Makannya Berubah

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:18 WIB

Apakah Matcha Mengandung Kafein? Ini Perbandingannya dengan Kopi

Apakah Matcha Mengandung Kafein? Ini Perbandingannya dengan Kopi

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Rudy Mas'ud Viral Lagi, Kali Ini Kedapatan di Singapura saat Kaltim Karhutla

Rudy Mas'ud Viral Lagi, Kali Ini Kedapatan di Singapura saat Kaltim Karhutla

Kaltim | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Debit Air Menyusut, Hamparan Sedimen Muncul di Waduk Wonorejo

Debit Air Menyusut, Hamparan Sedimen Muncul di Waduk Wonorejo

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Ted Lasso Season 4: Menghadirkan Pesan Kehidupan di Balik Taktik Lapangan

Ted Lasso Season 4: Menghadirkan Pesan Kehidupan di Balik Taktik Lapangan

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Industri Event Siapkan Kalkulator Ekonomi untuk Hitung Kontribusi ke PDB Indonesia

Industri Event Siapkan Kalkulator Ekonomi untuk Hitung Kontribusi ke PDB Indonesia

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:43 WIB

IHSG Diguncang Isu MSCI dan Politik, Volatilitas Pasar Modal Gejolak Ekstrem

IHSG Diguncang Isu MSCI dan Politik, Volatilitas Pasar Modal Gejolak Ekstrem

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:42 WIB

×