Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.500,187
LQ45 746,355
Srikehati 345,870
JII 522,139
USD/IDR 17.117

Menteri Investasi Pastikan Ada Lapangan Kerja di Proyek Industri Baterai Listrik Karawang

Chandra Iswinarno | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 15 September 2021 | 17:00 WIB
Menteri Investasi Pastikan Ada Lapangan Kerja di Proyek Industri Baterai Listrik Karawang
Presiden Jokowi saat melakukan groundbreaking pembangunan industri baterai di Karawang, Rabu (15/9/2021). [Dok. BPMI Setpres]

Suara.com - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia memastikan ketersediaan lapangan pekerjaan buat masyarakat dalam pembangunan pabrik industri baterai kendaran listrik, PT HKML Baterai Indonesia di Karawang, Jawa Barat.

Bahlil menjelaskan, ketersediaan lapangan pekerjaan itu sudah termasuk dalam perjanjian atau MoU dengan pihak Korea. 

"Di dalam MoU, kami sudah tekankan kepada mereka bahwa lapangan pekerjaan harus seluas-luasnya untuk dalam negeri," ujar Bahlil dalam sambutannya saat groundbreaking pabrik, Rabu (15/9/2021).

Menurut Mantan Ketua Umum Hipmi ini, dalam perjanjian tersebut, lapangan pekerjaan hanya dikhususkan untuk masyarakat di dalam negeri, sehingga tidak ada lapangan pekerjaan untuk asing.

"Tapi, luar negeri boleh selama memenuhi sepesifikasi-spesifikasi khusus dan jabatan-jabatan tertentu, dan waktu kami bicara dengan menko-nya di Korea, sepakat bahwa lapangan pekerjaan akan diprioritaskan dalam negeri," ucapnya.

Bahlil menambahkan, dalam pembangunan industri baterai listrik juga harus adanya kolaborasi dengan perusahaan BUMN maupun UMKM.

"Waktu kami bicara dengan Menkonya di Korea sepakat bahwa lapangan pekerjaan akan diprioritaskan dalam negeri, dan juga kolaborasi antara BUMN, LG group, UMKM dan pengusaha nasional yang ada di daerah, ini sebagai bentuk arahan Bapak Presiden baik secara lisan tertulis maopun dalam UU Cipta Kerja pasal 90," ungkap dia.

Sebelumnya, pada Rabu (15/9/2021), Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan groundbreaking pabrik industri baterai kendaran listrik PT HKML Baterai Indonesia di Karawang, Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi meletakkan batu pertama pembangunan industri baterai Tanah Air bersama konsorsium Hyundai dan LG.

Tampak turut hadir adalah Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri BUMN Erick Thohir, serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Presiden Jokowi menyebutkan bahwa pabrik yang akan dibangun memiliki nilai investasi 1,1 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 15,6 triliun. Bakal menjadi pabrik industri baterai kendaraan listrik pertama di Asia Tenggara.

"Kita patut bersyukur hari ini bisa menyaksikan groundbreaking pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik di Indonesia dan bahkan yang pertama di Asia Tenggara dengan nilai investasi sebesar USD 1,1 miliar," kata Presiden Jokowi.

Beliau menambahkan bahwa pembangunan pabrik ini merupakan wujud keseriusan pemerintah untuk melakukan hilirisasi industri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Jokowi Groundbreaking Pabrik Baterai Mobil Listrik di Karawang

Presiden Jokowi Groundbreaking Pabrik Baterai Mobil Listrik di Karawang

Bekaci | Rabu, 15 September 2021 | 13:45 WIB

Groundbreaking Pabrik Baterai EV Karawang, Ini Sambutan Hyundai Motor dan LG

Groundbreaking Pabrik Baterai EV Karawang, Ini Sambutan Hyundai Motor dan LG

Otomotif | Rabu, 15 September 2021 | 12:59 WIB

Groundbreaking Ceremony Hyundai-LG di Karawang Jawa Barat, Indonesia Siap Produksi Baterai

Groundbreaking Ceremony Hyundai-LG di Karawang Jawa Barat, Indonesia Siap Produksi Baterai

Otomotif | Rabu, 15 September 2021 | 11:17 WIB

Terkini

IHSG Terus Terbang, Tembus Level 7.600 Pagi Ini

IHSG Terus Terbang, Tembus Level 7.600 Pagi Ini

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 09:16 WIB

Ritual Aneh Investor Agar Cuan: Dari Punggung Sakit George Soros Hingga Ramalan Bintang

Ritual Aneh Investor Agar Cuan: Dari Punggung Sakit George Soros Hingga Ramalan Bintang

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:52 WIB

18 Saham Ditendang dari Bursa, BEI: Itu Peringatan Buat Emiten

18 Saham Ditendang dari Bursa, BEI: Itu Peringatan Buat Emiten

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:52 WIB

Transaksi Digital Melonjak, Bank Mega Syariah Raup DPK Rp709 Miliar

Transaksi Digital Melonjak, Bank Mega Syariah Raup DPK Rp709 Miliar

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:42 WIB

Prabowo Temui Vladimir Putin saat Menhan Teken Kesepakatan Menteri Perang AS

Prabowo Temui Vladimir Putin saat Menhan Teken Kesepakatan Menteri Perang AS

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:42 WIB

Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik

Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:11 WIB

Emiten PPRO Keluarkan Strategi Gali Pendapatan Berulang di Kawasan Hunian

Emiten PPRO Keluarkan Strategi Gali Pendapatan Berulang di Kawasan Hunian

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:07 WIB

Wall Street Masih Terbang Setelah Trump Pede Bisa Damai dengan Iran

Wall Street Masih Terbang Setelah Trump Pede Bisa Damai dengan Iran

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:01 WIB

OJK Izinkan Punya Utang di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Ini Aturan Barunya

OJK Izinkan Punya Utang di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Ini Aturan Barunya

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 07:32 WIB

Biaya Asuransi Masih Mahal, OJK Sebut Masyarakat Keluarkan Dana Rp 175 T

Biaya Asuransi Masih Mahal, OJK Sebut Masyarakat Keluarkan Dana Rp 175 T

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 07:29 WIB