Ide Usaha Budidaya Gutta Percha, Pohon Mudah Tumbuh Dengan Harga Daun Jutaan Rupiah

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 15 September 2021 | 17:59 WIB
Ide Usaha Budidaya Gutta Percha, Pohon Mudah Tumbuh Dengan Harga Daun Jutaan Rupiah
Pengolahan Gutta Percha, Tjipetir (Antara)

Lempengan bundar itu dihargai Rp3,5 juta hingga Rp4 juta per kg tergantung permintaan pasar.

Pabrik Cipetir masih berproduksi, meski hanya beroperasi beberapa kali dalam satu tahun. Ekspor Gutta Perca juga masih dilakukan oleh PTPN VIII ke berbagai negara seperti Korea Selatan, Jepang, dan Jerman. Hanya saja memang diekspor berdasarkan permintaan yang paling cepat setahun sekali, atau biasanya dua tahun sekali.

"Jepang, Korea, dan Jerman biasanya memesan 200 kilogram Gutta Percha satu atau dua tahun sekali. Digunakan untuk keperluan medis," kata Mandor Besar atau Pengawas Pengelolaan Pabrik Gutta Percha Cipetir Budi Prayudi.

Pengolahan daun pohon Gutta Percha untuk menjadi lempengan getah masih menggunakan cara dan alat yang sama dengan yang dilakukan pada tahun 1800-an. Daun digiling menggunakan batu bundar raksasa yang berputar-putar. Konon, batu penggiling tersebut didatangkan langsung dari Italia. Terdapat lima batu penggiling di pabrik Cipetir, namun saat ini hanya dioperasikan satu atau dua saja.

Dari 1 ton daun Gutta Percha dapat menghasilkan 13 kg produk jadi. Setelah penggilingan, daun Gutta Percha yang sudah halus kemudian direbus dan diekstraksi sehingga menjadi getah.

Getah tersebut kemudian dipanaskan dengan suhu tinggi sehingga membentuk cairan kental. Cairan getah tersebut kemudian dapat dibentuk apapun selama masih panas. Ketika dingin, getah karet panas tersebut akan mengeras seperti plastik kokoh yang bisa dibuat menjadi berbagai macam bentuk.

Lantaran Gutta Percha sudah tergantikan dengan material plastik sintetis, hingga saat ini kebanyakan Gutta Percha hanya diandalkan untuk keperluan medis seperti gips, gigi palsu, penambal gigi dan lain-lain karena sifatnya yang berbahan dasar alami.

Asisten Kepala Wakil Manajer PTPN VIII Unit Perkebunan Sukamaju Dadan Ramdan mengatakan pihaknya terus membudidaya pohon Gutta Percha di lahan konservasi yang sudah disediakan.

"Dari 21.252 hektare lahan yang dimiliki PT PN VIII, 333 hektare lahan di antaranya sengaja kami tanami Pohon Gutta Percha. Selain untuk menjaga ekosistem alam, ini juga sebagai upaya kami melestarikan sejarah," pungkas Dadan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PTPN X Gandeng Petrokimia Gresik Gelar Tanam Perdana Tebu di Desa Sidonganti

PTPN X Gandeng Petrokimia Gresik Gelar Tanam Perdana Tebu di Desa Sidonganti

Bisnis | Jum'at, 10 September 2021 | 15:08 WIB

2 Cara Mudah Membuat Lumpia dengan 3 Bahan, Dijamin Nggak Gampang Sobek

2 Cara Mudah Membuat Lumpia dengan 3 Bahan, Dijamin Nggak Gampang Sobek

Lifestyle | Kamis, 09 September 2021 | 09:39 WIB

Moeldoko Minta Konflik Agraria PTPN Cepat Diselesaikan

Moeldoko Minta Konflik Agraria PTPN Cepat Diselesaikan

Sumsel | Rabu, 08 September 2021 | 18:23 WIB

Moeldoko Minta Sengketa Tanah PTPN dan Warga Sulsel Diselesaikan Dengan Cepat

Moeldoko Minta Sengketa Tanah PTPN dan Warga Sulsel Diselesaikan Dengan Cepat

Sulsel | Rabu, 08 September 2021 | 14:16 WIB

Penghuni Lapas Sukamiskin Bandung Bertambah 1 Orang Koruptor Hari Ini

Penghuni Lapas Sukamiskin Bandung Bertambah 1 Orang Koruptor Hari Ini

Jabar | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 16:59 WIB

WALHI Sulsel: Pelanggar HAM Tidak Layak Mendapatkan Sertifikasi RSPO

WALHI Sulsel: Pelanggar HAM Tidak Layak Mendapatkan Sertifikasi RSPO

Sulsel | Selasa, 24 Agustus 2021 | 17:16 WIB

Terkini

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:38 WIB

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:25 WIB

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:39 WIB

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:52 WIB

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:41 WIB

Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi

Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:18 WIB

Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik  Harga

Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Harga

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:56 WIB

Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo

Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:46 WIB

BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam

BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:10 WIB

[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan

[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:31 WIB