Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Mantab! BI Mulai Rancang Penggunaan Blockchain untuk Pengembangan Rupiah Digital

M Nurhadi

Senin, 20 September 2021 | 11:40 WIB
Mantab! BI Mulai Rancang Penggunaan Blockchain untuk Pengembangan Rupiah Digital
Bank Indonesia. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Bank Indonesia secara resmi mengumumkan rencana untuk menggunakan teknologi blockchain untuk mengembangkan Central Bank Digital Currency (CBDC) atau uang digital bank sentral. 

Hal ini disambut baik oleh berbagai kalangan hingga diharapkan penggunaan blockchain dalam pengembangan CBDC turut meningkatkan efesiensi dalam pendistribusian rupiah digital.

Dari sudut pandang finansial, teknologi blockchain dianggap sebagai referensi sistem untuk menjalankan platform aset digital.

Hal ini pulalah yang membuat startup litedex.io untuk mengadopsi beberapa teknologi blockchain. Tak tanggung-tanggung, litedex.io akan mengadopsi 7 blockchain popular global.

“Penggunaan blockchain popular ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem yang besar dan menjaring market secara global, serta mempermudah para holder untuk melakukan swap,” ujar COO Litedex.io, M. Ridho, dikutip dari Warta Ekonomi.

Tujuh teknologi blockchain popular yang akan diadopsi litedex.io adalah Binance Smart Chain, Ethereum Network, Huobi Eco Chain, Polygon Matic Network, Tron Network, Polkadot Network and Solana Network.

Teknologi blockchain saat ini telah berkembang luas, tak hanya untuk tujuan finansial, tetapi telah merambah ke berbagai sektor bisnis.

Adopsi teknologi blockchain dalam dunia bisnis bertujuan untuk meningkatkan layanan, seperti keamanan bisnis dan transparansi.

Tidak hanya kecepatan transaksi dan kemampuan menghilangkan peran pihak ketiga yang kurang begitu efisien juga menjadi keunggulan tersendiri dari teknologi ini.

baca juga

Aplikasi teknologi blockchain juga wajib disertai upaya keamanan yang ketat. Sehingga, litedex.io telah melakukan mitigasi dengan menggunakan auditor ternama di level global seperti CertiK.

Dengan adanya kemitraan ini, CertiK akan menjadi auditor pada setiap smart contract di litedex.io. Fungsi smart contract pada sebuah platform bursa terdesentralisasi sangatlah krusial.

Hal itu karena smart contract merupakan kunci yang terhubung dengan blockchain untuk menjalankan proyek yang ada pada platform seperti staking, farming, NFT dan lain-lain.

“Selain menggunakan CertiK, litedex.io juga akan mengadakan program bug bounty dan smart contract insurance sebagai rangkaian memitigasi resiko ancaman peretasan,” ujar Co-Founder dari Litedex.io, Firza al Ariq.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Rancang Gunakan Blockchain untuk Rupiah Digital, Ini Penjelasannya

BI Rancang Gunakan Blockchain untuk Rupiah Digital, Ini Penjelasannya

Sumsel | Minggu, 19 September 2021 | 09:08 WIB

Penyaluran Kredit UMKM di Sumut Masih Tumbuh

Penyaluran Kredit UMKM di Sumut Masih Tumbuh

Sumut | Sabtu, 18 September 2021 | 06:05 WIB

Kripto Cardano Runtuh Usai Cetak Rekor Harga Berutur-turut, Pakar Malah Sarankan Beli

Kripto Cardano Runtuh Usai Cetak Rekor Harga Berutur-turut, Pakar Malah Sarankan Beli

Bisnis | Kamis, 16 September 2021 | 16:57 WIB

Belum Dibuka untuk Umum, Wisata Kota Tua Hanya untuk Warga Berolahraga

Belum Dibuka untuk Umum, Wisata Kota Tua Hanya untuk Warga Berolahraga

Jakarta | Rabu, 15 September 2021 | 16:50 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp5.924 Triliun, Pemerintah Janji Belanja Prioritas

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp5.924 Triliun, Pemerintah Janji Belanja Prioritas

Bisnis | Rabu, 15 September 2021 | 11:30 WIB

Modal Asing Mulai Masuk ke Dalam Negeri, BI Catat Hingga Saat Ini Capai Rp32,88 T

Modal Asing Mulai Masuk ke Dalam Negeri, BI Catat Hingga Saat Ini Capai Rp32,88 T

Bisnis | Jum'at, 10 September 2021 | 17:37 WIB

Terkini

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:52 WIB