Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Bank Dunia: Pemulihan Ekonomi di Asia Timur dan Pasifik Hadapi Perlambatan

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 28 September 2021 | 11:34 WIB
Bank Dunia: Pemulihan Ekonomi di Asia Timur dan Pasifik Hadapi Perlambatan
Ilustrasi Penurunan Perekonomian Indoensia (pixabay)

Suara.com - Pemulihan ekonomi di kawasan Asia Timur dan Pasifik terkendala oleh penyebaran varian Delta COVID-19 yang menerjang beberapa negara tersebut hingga saat ini.

Kondisi ini pun memperpanjang kesulitan perusahaan dan rumah tangga, sehingga dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi dan memperluas kesenjangan.

Aktivitas ekonomi mulai melambat pada kuartal kedua 2021, dan prediksi pertumbuhan telah dikurangi bagi kebanyakan negara di kawasan Asia Timur dan Pasifik (EAP), menurut laporan Bank Dunia East Asia and Pacific Fall 2021 Economic Update.

Meskipun Tiongkok diproyeksikan akan bertumbuh sebesar 8,5%, negara-negara lain di kawasan EAP diprediksi akan bertumbuh 2,5%, hampir 2 poin persentase lebih rendah daripada yang diperkirakan pada April 2021.

Angka tenaga kerja dan partisipasi tenaga kerja mengalami penurunan, dan sebanyak 24 juta penduduk tidak dapat lepas dari kemiskinan pada tahun 2021.

“Pemulihan ekonomi negara-negara berkembang di Asia Timur dan Pasifik kini berubah,” kata Wakil Presiden Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik Manuela Ferro dalam konfrensi pers virtualnya, Selasa (28/9/2021).

Walaupun pada tahun 2020 kawasan EAP berhasil mengendalikan COVID-19 ketika kawasan-kawasan lainnya di dunia sedang berjuang, peningkatan angka COVID-19 di tahun 2021 telah mengurangi prospek pertumbuhan untuk 2021.

"Namun demikian, kawasan ini muncul secara lebih kuat dari krisis sebelumnya dan dengan kebijakan yang tepat, dapat melakukannya kembali," katanya.

Kerusakan akibat melonjaknya kembali dan bertahannya COVID-19 kemungkinan akan menghambat pertumbuhan dan menambah kesenjangan selama jangka panjang, demikian temuan dalam Laporan ini.

baca juga

"Kegagalan dari perusahaan-perusahaan yang seharusnya sehat menyebabkan hilangnya aset tak berwujud yang berharga, sedangkan perusahaan-perusahaan yang masih bertahan menunda investasi yang produktif. Perusahaan-perusahaan yang lebih kecil mengalami dampak terparah," katanya.

Meskipun sebagian besar perusahaan menghadapi kesulitan, perusahaan-perusahaan yang lebih besar kemungkinan akan mengalami penurunan yang lebih kecil dalam penjualan mereka.

"Perusahaan-perusahaan ini kemungkinan besar mengadopsi teknologi canggih dan menerima dukungan dari pemerintah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 Melandai, Menko Airlangga: Jangan Kasih Kendor

Kasus Covid-19 Melandai, Menko Airlangga: Jangan Kasih Kendor

Bisnis | Senin, 27 September 2021 | 11:20 WIB

Usaha Pemulihan Ekonomi, Pengelola Apotek Diminta Menyediakan Ruang Untuk Produk UMKM

Usaha Pemulihan Ekonomi, Pengelola Apotek Diminta Menyediakan Ruang Untuk Produk UMKM

Bisnis | Senin, 27 September 2021 | 10:25 WIB

Percepat Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Izinkan Pesta dan Konser Musik Berskala Besar

Percepat Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Izinkan Pesta dan Konser Musik Berskala Besar

Jabar | Senin, 27 September 2021 | 08:51 WIB

Terkini

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

×